Digital Euro (CBDC) Regulasi Maju
"A great moment for Europe and for us" — kata Piero Cipollone, anggota Executive Board ECB — saat penandatanganan kesepakatan dengan tiga organisasi standar Eropa: ECPC, nexo standards, dan Berlin Group untuk memajukan regulasi dan pembayaran Digital Euro.
Digital Euro CBDC akan memiliki status LEGAL TENDER (alat pembayaran sah), sama seperti Euro fisik. Artinya, penerimaannya akan diwajibkan (dan mendorong adopsi) di seluruh Uni Eropa.
> “Manfaat dari standar digital euro akan terwujud "sebelum" digital euro diterbitkan. Begitu rekan legislatif Uni Eropa mengadopsi Regulasi digital euro, yang memberikan kepastian bahwa standar tersebut berlaku di seluruh wilayah euro berkat "status legal tender" digital euro, maka penyedia solusi pembayaran Eropa dapat memperluas skala melampaui batas negara.”
### Penjelasan Singkat
Pada 24 April 2026, ECB menandatangani kesepakatan dengan organisasi standar Eropa untuk menggunakan standar teknis yang sudah ada (seperti pembayaran online, tap-to-pay, koneksi merchant-PSP, dan pembayaran berbasis alias seperti nomor telepon).
Tujuan utamanya:
- Menciptakan alternatif pembayaran Eropa yang gratis dan terbuka.
- Mengurangi ketergantungan pada sistem kartu internasional (Visa/Mastercard).
- Memberikan kepastian investasi bagi merchant dan penyedia pembayaran.
### Status Legal Tender
Dengan status legal tender, merchant di wilayah euro "wajib" menerima Digital Euro untuk pembayaran (dengan beberapa pengecualian, misalnya jumlah sangat kecil atau alasan teknis). Hal ini bertujuan memastikan penerimaan yang luas dan mendorong adopsi.
### Timeline (per pertengahan 2026)
- Legislasi: Diperkirakan diadopsi pada tahun 2026.
- "Pilot": Kemungkinan pilot internal mulai pertengahan 2027 (selama 12 bulan).
- "Penerbitan": Kemungkinan tahun 2029 (keputusan akhir setelah legislasi selesai).
### Implikasi Utama
"Keuntungan menurut ECB":
- Interoperabilitas yang lebih baik antar negara Eropa.
- Biaya integrasi lebih rendah.
- Memperkuat kedaulatan moneter Eropa.
- Fitur privasi (termasuk kemungkinan pembayaran offline).
"Kekhawatiran dan Risiko":
- Potensi pengawasan pemerintah yang lebih besar.
- Pengurangan penggunaan uang tunai.
- Risiko disintermediasi bank (dana masyarakat berpindah ke CBDC).
- Kekhawatiran tentang kontrol dan “programmable money”.
ECB menekankan bahwa Digital Euro akan menjadi **pelengkap** uang tunai, bukan pengganti. Namun, banyak pihak tetap waspada terhadap potensi dampaknya terhadap privasi dan kebebasan finansial.
Apakah Anda ingin saya jelaskan bagian tertentu lebih detail dalam bahasa Indonesia? Misalnya implikasi ekonominya, perbandingan dengan CBDC negara lain, atau risiko privasinya?
Digital Euro (CBDC) Regulation Advances.
"A great moment for Europe and for us" - says European Central Bank (ECB) executive Piero Cipollone - about signing agreements with three European standard‑setting organisations – ECPC, nexo standards and the Berlin Group – to advance digital euro regulation and payments.
The Digital Euro CBDC will have a LEGAL TENDER status, just like the Euro, mandating its acceptance (and hence adoption) around the EU:
"The benefits of the digital euro standard will materialise ahead of digital euro issuance. Once EU co-legislators adopt the digital euro Regulation, providing certainty that the standards will apply across the euro area given the digital euro’s *legal tender status*, European payment solutions providers would be able to scale up beyond national borders."