Filter
Exclude
Time range
-
Near
A B retweeted
Please meet my new friend - titli tokas @Iyervval
48
16
290
23,418
MH fez minha carta do TOKAS em black page e eu chorei aaaaaaaaaaaaaaaaaaaa 🤍
8
ola deimon , oy ez mi cumple i te keria imbitar haci tokas con loz vlur, mi direcion ez argentina tero violado grasias demonio 99 te ezpero
"He dresses incorrectly, no one told him where to go, but he just don't get out enough" Jubilee performed for MTV in 1994.
1
15
294
🎉 Wishing 𝗚𝗮𝘂𝗿𝗮𝘃 𝗧𝗼𝗸𝗮𝘀 a very 𝗛𝗮𝗽𝗽𝘆 𝗕𝗶𝗿𝘁𝗵𝗱𝗮𝘆! 🎂 May your day be filled with success and memorable moments. Wishing you a year ahead full of growth, achievements, and endless opportunities. Have a fantastic celebration! #HappyBirthday #SpectrumDigital
6
East African Youth Network retweeted
TOKAS International Creator Residency 2027 in Japan (Fully Funded) Duration: 3 months - No Application Fee Link: scholarshipscorner.website/t… Benefits: ✅ Round-trip Airfare ✅ Free Accommodation ✅ Daily Living Allowance ✅ Project Grant ✅ Shared Studio Space Eligibility: ✔ Open to creators living outside Japan ✔ 5 Years Experience ✔ English Communication Skills ✔ PhD Candidates Eligible >> Fields of visual arts, design, and architecture Credit: Tokyo Arts and Space (TOKAS) Disclaimer: This post is shared for informational purposes only. Scholarships Corner does not own or manage this opportunity. Please visit the official TOKAS website for complete and updated details. #ScholarshipsCorner #artist #art #artistresidency #japan
1
2
301
Replying to @unfiltered_AS
Rajat tokas ki baat hi alag hai bhai..and after that siya ke ram wale hero
3
400
Petani Papua Antusias Sambut Program Cetak Sawah Rakyat Jayapura, 15 Juni 2026 — Program Cetak Sawah Rakyat (CSR) dari Kementerian Pertanian mendapat sambutan antusias dari petani di berbagai wilayah Papua. Di Kampung Tokas, Distrik Moswaren, Kabupaten Sorong Selatan, warga menyambut baik pembukaan 3.700 hektare lahan sawah yang siap ditanami pada 2026. Kepala Kampung Tokas, Markus Homer, mengatakan program ini sangat penting untuk ketahanan pangan masyarakat Papua ke depan. Sementara di Kampung Swentab, Kabupaten Jayapura, Kelompok Tani Teguh Apmin mulai menanam di lahan 50 hektare meski masih membutuhkan bantuan alat panen modern. Pemerintah menargetkan pencetakan 80 ribu hektare sawah di Papua hingga 2026 dengan alokasi anggaran Rp5 triliun. Program ini diharapkan mendorong kemandirian pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di Bumi Cenderawasih.
47
okimikaren retweeted
#TOKAS本郷】TOKAS-Emerging 2026 第2期|明日6/14(日)まで! 総勢186組から選出された、岸本望、袁鑠涵(エンシャクカン)、沖見かれんによる個展も、いよいよ明日まで。新たな才能に触れる機会をお見逃しなく! tokyoartsandspace.jp/archive…
2
7
299
okimikaren retweeted
TOKAS-Emerging 2026 袁 鑠涵(エンシャクカン)、沖見かれん、岸本 望 トーキョーアーツアンドスペース 2026年5月16日–6月14日
1
1
4
111
okimikaren retweeted
#TOKAS本郷】TOKAS-Emerging 2026 第2期|本日6/14(日)最終日! 袁鑠涵(エンシャクカン)、沖見かれん、岸本望、今後も活躍が期待される3名の新進アーティストによる個展を、TOKAS本郷で開催しています。本日19:00まで。 tokyoartsandspace.jp/archive…
1
265
okimikaren retweeted
沖見かれん「噴火、その残像」をトーキョーアーツアンドスペース本郷で見た。硫黄、蜜蝋、天然樹脂、黒鉛、油彩などで描いた絵画作品群。ゴム版の作品なども。京都市立芸術大学大学院絵画専攻(油画)出身の新進作家。TOKAS-Emerging 2026の展示。6/14まで。
2
11
1,645
Dekthe hai kya hotha hai ekta ne rajat tokas ko laya hai s1 and s3 main yamini s1,s2 and s6. so repeat karthi hai woh
65
Kunwar Nihal Singh Takshak (Tokas), Jagirdar of Baghvi (Bhiwani), brother-in-law of Kunwar Nanak Chand Jakhad of Alwar Nihal - PEPSU MLA & Minister Children had land grant & founded few villages in Mewat & Gurgaon (Takshakgarh)
17
Petani Papua Dukung Program Cetak Sawah Rakyat untuk Penuhi Kebutuhan Pangan, Jawab Perubahan Zaman Jakarta – Di tengah perubahan pola konsumsi masyarakat Papua, program Cetak Sawah Rakyat (CSR) yang digagas pemerintah melalui Kementerian Pertanian disambut antusias oleh para petani. Mereka menilai program ini menjadi jawaban atas kebutuhan pangan yang terus berkembang, sekaligus membuka harapan baru bagi generasi muda di daerah. Bagi para petani di Papua, kehadiran sawah baru tidak hanya membuka peluang untuk meningkatkan produksi pangan, tetapi juga membantu masyarakat beradaptasi dengan perubahan kebutuhan konsumsi yang terjadi dari waktu ke waktu. Markus Homer, Kepala Kampung Tokas, di Distrik Moswaren, Kabupaten Sorong Selatan, Papua Barat Daya, mengatakan masyarakat di daerahnya menyambut baik pembukaan 3.700 hektare lahan sawah melalui program CSR. Menurut Markus yang juga Ketua Kelompok Tani Rata Jaya, pemanfaatan lahan baru dan optimalisasi lahan yang sebelumnya kurang produktif menjadi area persawahan memberikan harapan baru bagi masyarakat untuk memperkuat ketersediaan pangan, baik saat ini maupun di masa mendatang. “Jadi kami sangat luar biasa antusias (dengan) program yang diturunkan oleh Presiden kepada kami orang Papua. Kami sangat senang karena pangan ini, bagi kami masyarakat, untuk kehidupan kami masyarakat ke depan,” ujar Markus saat diwawancara. Markus menyampaikan hal tersebut saat menghadiri Konsolidasi Pembangunan Pertanian Wilayah Papua 2026 yang dipimpin Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, Kamis (11/6). Acara itu dihadiri sekitar 200 peserta dari Papua Selatan, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua Barat, Papua Barat Daya, dan Papua. Ia menilai perubahan zaman telah membawa perubahan pada pola konsumsi masyarakat, terutama generasi muda yang kini semakin akrab dengan beras sebagai makanan pokok. “Jadi generasi kami sudah berubah, sudah canggih. Generasi (sekarang) tidak bisa berada (mengonsumsi) makanan-makanan lokal. Mereka sudah adaptasi dengan makanan-makanan yang sudah disiapkan, mungkin nasi,” katanya. Selain perubahan pola konsumsi, Markus juga menyoroti perubahan cara masyarakat mengelola lahan. Jika dahulu masyarakat terbiasa berpindah-pindah lokasi berkebun setelah enam hingga sembilan bulan, kini pola tersebut semakin sulit dilakukan sehingga keberadaan lahan sawah menetap menjadi solusi yang dinilai relevan. “Karena sudah perkembangan sekarang, kita berkebun adalah (tanam) pangan di satu lokasi, satu tempat, kita hanya tinggal olah saja, tidak bisa dipindah-pindah lagi. Maka itu kemarin kami di Sorong Selatan, kami terima 3.700 hektare yang kemarin sudah dikerjakan di tahun 2025. Sudah percetakan sawah, di tahun 2026 kita siap mau tanam,” ucapnya. Elias R. Semih, Kepala Kampung Molase, di Distrik Klamono, Papua Barat Daya, juga menyampaikan hal senada. Dia menyebut masyarakat menerima program CSR dengan baik karena diyakini dapat membawa perubahan bagi perekonomian warga. “Program ini diterima, dikelola oleh masyarakat supaya ekonomi mereka itu ada perubahan,” ujar Elias. Elias sendiri merupakan pemilik tanah adat di wilayah pelaksanaan program. Ia mengatakan kebutuhan pangan masyarakat Papua hingga saat ini belum selalu dapat terpenuhi secara optimal. Karena itu, pengembangan lahan sawah dinilai penting untuk memperkuat ketersediaan pangan sekaligus membuka peluang peningkatan kesejahteraan masyarakat. Elias berharap program tersebut dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan taraf hidup warga di tingkat akar rumput. “Terima kasih untuk Bapak Presiden Prabowo yang begitu antusias untuk melihat masyarakat ekonomi akar rumput di bawah dan mereka punya hidup. Mudah-mudahan ke depan menjadi baik, menjadi perubahan,” tuturnya. #CetakSawahRakyat #PapuaMandiriPangan #PetaniPapua #PrabowoSubianto #KetahananPangan #KementerianPertanian #AmranSulaiman #PertanianPapua @prabowo
5
6
869