Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata:
"Tidak pernah ada riwayat dari seorang pun dari salaf bahwa mereka merayakan malam pertama Muharram. Mereka tidak menganggapnya sebagai malam 'Id (hari raya), baik itu di Bashrah, Kufah, Madinah, maupun tempat lainnya."