ENJOY SURABAYA, PERSIJA KE GBT TIDAK PERLU NAIK RANTIS
Bukan hanya Persebaya, puluhan ribu Bonek dan suporter yang memenuhi Stadion Gelora Bung Tomo adalah pemenang dari matchday 11 Liga 1 2024/2025. Tanpa kenal lelah, sepanjang 90 menit, mereka membakar semangat dua tim yang bertanding di lapangan, dengan sorakan yang menggelegar memecah angkasa.
Saat Persija mencetak gol pada akhir babak pertama, Bonek tetap setia, tidak patah semangat, terus memberikan dukungan pada Bruno Moreira dkk. Saat Persebaya balik unggul, pun demikian halnya.
Matur nuwun…! Terima kasih...! Atas perdamaian dan persahabatan yang ditunjukkan 27.190 suporter yang hadir di stadion. Angka yang menjadi rekor penonton terbanyak di stadion musim ini. Tentu saja, ada dulur-dulur dari Jakarta di dalamnya. Laki-laki, perempuan, tua, muda, anak-anak, semuanya nyaman menyaksikan pertandingan.
Tim Persija sendiri datang ke Stadion Gelora Bung Tomo dengan nyaman. Dari hotel mereka naik bus. Bukan naik kendaraan lapis baja, seperti yang harus mereka lakukan saat main di sejumlah klub yang ada di kawasan Bodetabek.
Musim lalu, seluruh tim tamu, termasuk Persija dan Arema, datang ke GBT naik bus, bukan mobil lapis baja!
Di segenap sudut kota Surabaya, pesan-pesan perdamaian suporter pun bermunculan. Muncul kesadaran untuk mengakhiri rivalitas tidak sehat. Di salah satu ruas jalan di Ketintang, satu kelurahan di kawasan Surabaya Selatan, tepatnya belakang Mapolda Jawa Timur, ada mural yang mengabadikan persahabatan Surabaya-Jakarta. Mural itu bertulisan: 031 X 021 Forever. 031 adalah kode wilayah Surabaya, 021 kode Jakarta.
Persebaya dan Bonek punya prinsip yang sama, football for humanity. Belum sempurna, masih ada kekurangan di sana-sini, namun kami akan terus berjuang untuk lebih baik lagi.
Sejatinya kita semua bersaudara. Rivalitas hanya 90 menit plus injury time, selebihnya kita adalah saudara.
WANI…!
Foto Slide kedua :
@Persija_Jkt
Note: Kami berharap
@PSSI tidak menghukum Persebaya dan Bonek karena upaya-upaya membumikan Football for Humanity