Just for Katarsis

Joined November 2021
217 Photos and videos
Salut sih sama keoptimisan mas Elon ini. Dia mengasumsikan bahwa kita bisa mencapai tahap itu (manufaktur di Bulan, mass driver, infrastruktur luar angkasa, dll). Namun secara realistis, hal itu masih butuh puluhan tahun dan banyak terobosan teknologi. Ada juga risiko yang harus dipertimbangkan, seperti; siapa yang mengendalikan AI super-intelligent tersebut? Apa dampaknya terhadap manusia kalau AI jauh lebih pintar dari kita semua? Ini bisa menjadi renungan buat kita akan berpikir dalam skala yang jauh lebih besar dari biasanya. Bukan cuma soal “AI akan menggantikan pekerjaan”, tapi soal potensi peradaban manusia kalau kita berhasil menaklukkan energi bintang.
It is humbling to consider that if we harness just 1 millionth of the Sun’s power for AI, that will be much more than a million times the intelligence of all of humanity
9
Meski bagus sebagai reminder, ketiga mantra ini bisa terasa agak pasif kalau diterapkan secara ekstrem. Misalnya: —Kadang “Let Them” perlu dibarengi dengan batasan (boundary) yang tegas, bukan cuma diam saja. —Ada situasi yang memang butuh aksi, bukan cuma nunggu “waktu menjawab”. —Untuk trauma berat atau masalah sistemik, ini bisa terasa kurang cukup tanpa dukungan profesional. Twit ini positif dan membantu sebagai pengingat ringan untuk menjaga kesehatan mental kita. Cocok buat dibaca ulang saat lagi emosional atau bingung. Namun bukan solusi segala masalah, tapi alat bantu yang bagus untuk hidup lebih tenang.
Jun 15
3 Mantra Hidup : 1. Let Them (Biarkan Mereka) Berhenti mengontrol tindakan orang lain. Ketenanganmu terlalu mahal utk itu. 2. It Will Pass (Ini Akan Berlalu) Kecewa, rasa sakit, lelahmu hari ini tidak abadi, ini hanya tamu sementara. 3. Time Will Tell (Waktu Akan Menjawab) Kamu tidak harus paham semua alasan dibalik takdir yg patah hari ini. Letakkan dlu kepalamu yg bising, biarkan waktu yg bekerja merapikan apa yg blm sempat kamu mengerti.
39
“Jangan merasa lebih tinggi dari orang lain, jangan juga merasa lebih rendah.” Orang-orang yang punya privilege pun tetap punya tantangan sendiri. Fokus pada usaha dan rezeki masing-masing. Membanggakan tidak harus menjadi besar, hal-hal kecil yang bermanfaat bagi keluargamu sudah cukup membuat mereka bangga.
1
1
239
Baskara Putra pernah bilang; “Gak akan pernah ada kata 'sempurna' kalau lu sendiri belum mulai.” Banyak orang gagal bukan karena tidak mampu, tapi karena terlalu lama menunggu waktu yang tepat. Perbaikan datang dari proses, bukan dari lamunan. Lebih baik mulai dengan hasil yang “jelek” daripada tidak mulai sama sekali. “Mulai saja dulu, karena action over perfection.”
26
“Jangan terlalu serius menjalani hidup ini!” Dunia ini diibaratkan sebagai tempat bermain (seperti arena bermain atau sandiwara). Kalau kamu terlalu serius, kamu hanya akan membuat diri sendiri capek dan kelelahan. Santai saja, nikmati prosesnya, jangan membebani diri dengan keseriusan berlebih.
51
Salah kaprah akan kata “SABAR”. Banyak orang mengira sabar itu hanya diam, menunggu pasif, menahan diri, atau bertahan saja sambil berharap keadaan berubah dengan sendirinya. Sabar itu adalah kekuatan mental yang aktif, bukan pasif. Sabar melibatkan tindakan terus-menerus meski hasil belum terlihat.
1
60
Seperti petani yang menanam padi, tidak hanya diam saja, tapi terus memupuk, menyiram, membersihkan rumput, mengatasi hama, dll. meski cuaca tidak pasti. Intinya: “Sabar sama dengan konsistensi aktif ditambah ketahanan mental, sambil terus berproses dan beradaptasi, bukan sekadar duduk manis menunggu keajaiban.”
36
Ohar Bus Haetam retweeted
Jun 14
Cara terkuat memprogram ulang hidup? Bukan meditasi 1 jam. Bukan journaling. Bukan afirmasi 500x sehari. Caranya? Terjadi 2x sehari, gratis, dan semua orang bisa melakukannya.
12
406
3,544
238,011
Menurutku jangan distop sih MBG tuh, karena kalo distop kerugiannya akan lebih besar lagi. Sebenarnya yang jadi masalah bukan program MBG nya, tapi siapa yang pegang kendali atasnya, karena sekarang program MBG sudah tidak berjalan di jalurnya, dan malah jadi lahan basah korupsi.
Respons Demo Mahasiswa, Istana Tegaskan Tak akan Setop MBG
63
Pendidikan di negara kita tidak punya perencanaan jangka panjang (long-term planning) dalam pengembangan pendidikan, khususnya membangun universitas berkelas dunia. Contoh dari China: China tidak langsung membangun universitas kelas dunia. Mereka mengirim banyak orang ke luar negeri untuk belajar dan bekerja, mengumpulkan pengalaman membangun institusi berkualitas tinggi. Setelah itu, mereka pulang secara massal dan membangun ekosistem universitas di dalam negeri.
1
29
Mengirim orang ke luar untuk belajar dan berkarier (bukan hanya kuliah singkat 2-3 tahun, tapi pengalaman mendalam sebagai ahli). Setelah itu bangun sistem pendidikan domestik yang kuat sehingga tidak perlu lagi mengirim terlalu banyak orang ke luar negeri, tapi mendatangkan turis untuk belajar di Indonesia. Beliau berpesan: Pendidikan butuh perencanaan jangka panjang yang konsisten. Tidak bisa terus-menerus membuat program jangka pendek yang berulang-ulang tanpa fondasi kuat. Harus ada komitmen jangka panjang agar tidak "selalu reinvent the wheel".
35
Memang betul harga BBM di Indonesia masih relatif murah daripada negara lain. Tapi... Itu hanya soal angka harga. Jika dilihat dari pertumbuhan ekonomi, inflasi dan gaji, jelas Indonesia tertinggal jauh sekali. Jadi, harga BBM di Indonesia walaupun relatif murah dari negara lain, masih terbilang mahal jika kita lihat dari faktor lainnya.
Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Teddy Indra Wijaya menegaskan, harga Pertamax atau bahan bakar minya (BBM) dengan oktan (RON) 92 di Indonesia masih jauh lebih murah dibandingkan negara lain. "Walaupun naik, harga Pertamax di Indonesia jauh lebih murah dibanding BBM RON 92/95 di negara lain," ujar Teddy dalam keterangannya, dikutip Minggu (14/6/2026). Teddy bilang di Indonesia, harga Pertamax yang merupakan RON 92 dipatok Rp 16.250 per liter. Sedangkan harga BBM RON 92/95 di Filipina bisa mencapai Rp 22.158, di Laos Rp 31.945, di Thailand Rp 28.910, di Myanmar Rp 25.085, sementara di Singapura menyentuh level Rp 42.971. Menurut Teddy, harga minyak dunia sudah naik drastis sejak Maret 2026. Namun, pemerintahan Presiden Prabowo Subianto sudah menahan kenaikan harga Pertamax selama berbulan-bulan. Penulis: Adhyasta Dirgantara Editor: Nawir Arsyad Akbar #SeskabTeddy #Pertamax Kebijakan
32
Seorang teman/sahabat menurut Reza Rahadian adalah teman yang berani mengingatkan saat kita salah, bukan hanya diam atau malah ikut-ikutan. Mereka bisa memberi nasihat dan mendorong perubahan positif pada kita, meski kadang terasa tidak nyaman. Hubungan pertemanan seharusnya saling menghargai keputusan masing-masing, tapi tetap saling menjaga dan mengarahkan ke arah yang lebih baik. Bukan teman yang selfish (hanya menerima tanpa memberi masukan), melainkan teman yang membangun satu sama lain.
1
81
Reza Rahadian menginginkan pada kita untuk memilih sahabat/teman dengan bijak karena mereka sangat memengaruhi hidup kita. Teman/sahabat membawa energi positif, motivasi, dan pertumbuhan, bukan sekadar hiburan atau “ikut-ikutan”.
67
Indonesia negara kaya, tapi tidak dengan rakyatnya. Kekayaan besar tidak otomatis bermanfaat kalau pengelolaannya tidak bijak, itulah yang terjadi di negara kita. “Negara kaya” bukan sekadar retorika belaka, tapi bagaimana mengelola kekayaan itu secara cerdas untuk masyarakat dan masa depan.
INDO PADAHAL NEGARA TROPIS TAPI KNPA BUAH BUAHANNYA MAHAL BGTTT JIRR?? KESELLL 😭😭
31
Americano itu khusus orang yang hidupnya udah manis kayak aku. Jadi supaya aku tetep bersyukur yaaaa minum americano, biar keinget ternyata ada kehidupan yang pait juga.
Masih nggak habis pikir, kok ada orang yang suka Americano. Pahit banget bjir 😭☕️
1
94
INDONESIA NEGARA KAYA Memang benar Indonesia adalah “negara kaya” yang sebenarnya jauh lebih kaya daripada yang biasa kita katakan. PERTANYAANNYA: apakah kita bisa mengelola kekayaan negara kita sendiri?
1
17
Salah satu contoh kekayaan alam Indonesia yang jarang dibahas adalah “lahan gambut”, Indonesia punya lahan gambut terbesar di dunia, serta “kapital kebudayaan” yang ilmu pengetahuannya sudah maju jauh sebelum metode sains modern ada. Kekayaan besar tidak otomatis bermanfaat kalau pengelolaannya tidak bijak. Banyak potensi yang terbuang atau malah menimbulkan masalah (misalnya emisi karbon dari gambut). Melihat potensi Indonesia dengan perspektif ilmiah yang lebih dalam, bukan sekadar retorika “negara kaya”, tapi bagaimana mengelola kekayaan itu secara cerdas untuk masa depan.
13
“Jadilah seperti pohon kelapa di tengah badai.” Pohon kelapa tidak melawan angin dengan kaku. Ia mengikuti arah tiupan angin, membiarkan badai menerpa dan lewat, lalu kembali tegak berdiri setelah badai usai.
1
18
Ini melambangkan cara menghadapi tantangan hidup, pekerjaan, atau krisis. Lentur & fleksibel (agility), tidak melawan secara frontal yang justru bisa membuat patah. Tetap kuat akarnya (resilience), tidak goyah identitas atau nilai inti. Bangkit kembali setelah kesulitan lewat.
14