Seniman,teater,puisi

Joined June 2022
12 Photos and videos
Tubuh ini bukan skadar daging, bukan hanya nafas yg singgah sejenak, namun rumah suci tempat Tuhan berdiam, bait kudus yg hidup dlm ksihNya. Roh Kudus tinggal direlung jiwa, menerangi hati yg kadang glap, menguatkan langkah yg sering goyah, membimbing hidup dlm terang kekal.
13
Yesus pengasih, penuh belas kasih, Memanggil jiwa yang letih dan sedih. Dengan tangan terbuka, hati yang lembut, Menyambut insan dalam kasih yang lembut.
Dalam firman yang penuh pengharapan, tersimpan janji kekal, teguh tak tergoyahkan. Kasih Allah nyata bagi umat pilihan, menguatkan hati dalam perjalanan iman. Saudara terkasih, jangan menjadi lemah, tetaplah setia walau dunia berubah.
4
Petani yang tekun mengolah ladang, Bangun pagi menyambut mentari datang. Mencangkul tanah dengan setia, Menanam benih penuh percaya. Tak ada panen dalam sekejap waktu, Semua bertumbuh melalui proses yang satu. Keringat menetes membasahi bumi, Menjadi saksi kerja yg tak henti.
12
Bukan perintah baru yang disampaikan, Melainkan firman lama yang tetap bertahan. Kasih yang diajarkan sejak semula, Menjadi pelita bagi jiwa yang percaya.
5
Dipersimpangan hidup yg penuh tanda tanya, Saat langkah gontai mencari arah tujuan, Terdengar suara penuh kasih & kuasa: "Akulah Jln, Kebenaran,& Hidup," Firman yg menuntun setiap perjalanan. Banyak jln tampak indah di mata manusia, Namun tak semuanya membawa pada keselamatan.
2
Di saat badai mengguncang perahu kehidupan, dan ombak ketakutan menerjang tanpa ampun, aku belajar mengangkat wajah kepada Tuhan, Sumber kekuatan yg tak pernah runtuh. Bukan karena aku kuat, bukan karena aku hebat, melainkan karena tanganNya menopang langkahku, dan kasihNya kuat
2
Di antara riuh dunia yang berlari, ada jiwa yang tersesat sendiri. Jauh melangkah meninggalkan terang, terjebak dalam gelap yang panjang. Namun kasih Tuhan tak pernah lelah, mencari yang hilang dengan setia. Menembus lembah, melintasi badai, hingga yang tersesat kembali damai.
2
Pujilah Tuhan dengan nyanyian syukur, angkatlah suara dari hati yang jujur. Sebab Tuhan itu baik dan penuh kasih, layaklah Dia dipuji sepanjang hari. Dia membangun kembali yang runtuh, mengumpulkan yang tercerai dan jatuh.
5
Hati yang keras bagai batu, Terkadang enggan mendengar suara-Mu. Terbelenggu oleh luka dan dosa, Menjauh dari terang kasih yang mulia. Namun Tuhan penuh kasih setia, Mengulurkan tangan-Nya dengan kuasa. Mengangkat beban yang lama mengikat, Memulihkan jiwa yang lemah dan penat.
7
Dikala awan kelabu menyelimuti langit kehidupan,& langkah terasa berat menapaki jalan yg panjang, ada satu penghiburan yg tak pernah pudar: Tuhanbaik bagi stiaporang yg brharap kepadaNya. Harapan kpd Tuhan bukanlah angan yang kosong, melainkan keyakinan yg berakar dlm kasihNya.
6
Apakah yang engkau cari, wahai jiwa yang berjalan, di tengah hiruk-pikuk dunia yang terus berputar? Tuhan berseru dengan kasih yang abadi: "Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu."
2
Celaka bagi mereka yang menulis ketetapan lalim, yang mengukir hukum dengan tinta ketidakadilan, yang merampas hak orang lemah, dan membungkam suara mereka yang membutuhkan pertolongan.
Di depan pintu hatimu Tuhan berdiri, Dengan kasih yang tulus Ia memanggil diri. Bukan dengan paksaan atau suara mengancam, Namun dengan kelembutan yang menenangkan dan mendalam. "Sesungguhnya Aku berdiri di muka pintu dan mengetok," Firman-Nya yang hidup, penuh kasih dan peluk.
1
Mengucap syukur dalam segala perkara, Bukan hanya saat bahagia menyapa, Namun juga ketika air mata jatuh berderai, Sebab Tuhan tetap hadir dan menyertai. Syukur adalah nyanyian jiwa yang percaya, Bahwa kasih Tuhan tak pernah sirna, Di tengah badai, gelombang, dan pergumulan,
1
Dipuncak bukit yg sunyi dan mulia, Yesus berdiri menyapa muridNya. Dengan kuasa surga dan bumi di tanganNya, Ia mengutus mereka membawa kabar anugerahNya. “Pergilah,” firmanNya penuh wibawa, Menjangkau bangsa-bangsa di seluruh dunia. Membaptis mereka dlm Nama yg kudus,
7
Doa di Tengah Pergumulan Ya Tuhan, kepada-Mu aku berseru, di saat fajar belum menyingsing, di kala hati dibebani gelisah, aku menantikan kasih dan pertolongan-Mu.
2
Jangan sombong wahai manusia, karena hidup hanyalah anugerah semata. Langit tinggi bukan milikmu, nafas hari ini pun berasal dari Tuhanmu. Kesombongan meninggikan diri, namun perlahan meruntuhkan hati. Mulut yang angkuh mudah berbicara, tetapi lupa siapa pemberi kuasa.
2
Di tengah dunia yang penuh goncangan, Saat hati lemah dilanda pergumulan, Tuhan memanggil umat pilihan, Untuk tetap teguh dalam iman. Bangunlah dirimu diatas dasar benar, Jangan goyah oleh arus yang liar, Sebab iman kepada Kristus yg kekal, Menjadi pelita dlm hidup yang gagal.
3
Di pagi yang tenang mentari bersinar, Tuhan memberi hidup yang benar, Nafas yang ada bukanlah kebetulan, Semua karena kasih dan pemeliharaan. Bersyukurlah selalu dalam hidupmu, Walau badai datang mengganggumu, Sebab Tuhan tak pernah meninggalkan, Dia setia memberi pertolongan.
3