Joined June 2026
68 Photos and videos
Pinned Tweet
Bayangkan menghabiskan berbulan-bulan berjuang melawan cedera demi satu mimpi terakhir. Lalu mimpi itu hancur hanya 3 hari sebelum dimulai. Itulah yang dialami Wataru Endo. ๐Ÿ‡ฏ๐Ÿ‡ต โค๏ธ Padahal selama berbulan-bulan, hidupnya hanya memiliki satu tujuan, bermain di Piala Dunia terakhirnya. Cedera datang pada Februari. Ia menjalani operasi, rehabilitasi, dan berpacu dengan waktu agar bisa pulih sebelum turnamen dimulai. Harapan sempat muncul ketika ia kembali bermain dalam laga uji coba melawan Islandia pada akhir Mei. Banyak yang mengira sang kapten berhasil memenangkan perlombaan melawan waktu, namun Tuhan berkata lain. Dan mimpi yang ia kejar selama berbulan-bulan runtuh hanya beberapa hari sebelum Piala Dunia dimulai. Yang membuat kisah ini lebih menyakitkan, Endo bukan sekadar pemain biasa. Ia adalah kapten generasi Jepang yang mengalahkan Jerman dan Spanyol di Piala Dunia 2022. Saat nama Kubo, Mitoma, dan Kamada sering menjadi sorotan, Endo adalah fondasi yang membuat semuanya berjalan. Kini Jepang memulai Piala Dunia tanpa pemimpinnya. Jika Jepang 2022 adalah awal revolusi, maka Wataru Endo adalah salah satu wajah dari revolusi itu. Terima kasih, Kapten. ๐Ÿ‡ฏ๐Ÿ‡ต
13
24
180
29,429
KELASS! AYARI! WHT A GOAL!
13
Football Index ID retweeted
Ini bukti nyata kalau sepak bola bukan cuma soal skor di papan digital, tapi juga tentang respect, kemanusiaan, dan persahabatan antar bangsa di atas lapangan hijau. โค๏ธ Skornya boleh sadis, tapi saling mneghargai bener-bener bikin adem! ๐Ÿ™Œ๐Ÿ‡ฉ๐Ÿ‡ช๐Ÿ‡จ๐Ÿ‡ผ
Momen indah โค๏ธ Setelah pertandingan, pemain timnas Jerman & Curacao berkumpul untuk berdoa bersama.
2
2
1
44
Football Index ID retweeted
Klub penyumbang kontribusi gol (Gol Assist) terbanyak di Piala Dunia 2026 sejauh ini: 4 - Liverpool 3 - Bayern Munchen 3 - Stuttgart 2 - Arsenal 2 - Monaco 2 - Real Madrid 2 - Frankfurt 2 - Feyenoord Liverpool sementara memimpin di depan! Pemain-pemain The Reds beneran langsung panas dan langsung jadi tumpuan di negaranya masing-masing begitu turnamen dimulai. ๐Ÿ”ฅ Menariknya, klub-klub Bundesliga kayak Bayern, Stuttgart, dan Frankfurt juga mendominasi di papan atas daftar ini (efek Jerman abis ngebantai Curacao 7-1 kemarin). ๐Ÿ’€๐Ÿ‡ฉ๐Ÿ‡ช Kira-kira sampai akhir turnamen nanti, klub mana yang bakal menyumbang G A paling banyak? [Squawka]
1
1
69
Football Index ID retweeted
Jepang Lagi-Lagi Bikin Dunia Kagum di Piala Dunia 2026! ๐Ÿ‡ฏ๐Ÿ‡ตโœจ Dua kali ketinggalan, dua kali juga mereka berhasil bangkit. Menghadapi Belanda yang jauh lebih unggul secara fisik dan penguasaan bola, Samurai Blue tetap berdiri tegak. Gol dari Nakamura dan drama menit akhir lewat Daichi Kamada jadi bukti nyata: tim ini haram hukumnya buat menyerah! ๐Ÿ”ฅ Meski harus puas dengan skor imbang 2-2, Jepang bermain dengan hati yang luar biasa besar. Kedisiplinan tinggi, transisi secepat kilat, dan mental baja mereka lagi-lagi sukses menyakiti tim raksasa Eropa yang lebih diunggulkan. Ini baru laga pertama di fase grup, tapi Jepang sudah kirim sinyal peringatan keras ke seluruh kontestan Piala Dunia. โš ๏ธ Melihat jalannya pertandingan yang intens banget semalam, menurut kalian Jepang yang sebenarnya layak menang atau hasil imbang ini udah paling adil buat kedua tim?
12
2
12
2,631
Football Index ID retweeted
Jerman Versi Baru Langsung Gas Pol di Piala Dunia 2026! ๐Ÿ‡ฉ๐Ÿ‡ช๐Ÿ”ฅ Melihat Curacao digilas 7-1, memori kita auto ditarik mundur ke semifinal Piala Dunia 2014 pas Jerman ngebantai Brasil dengan skor yang sama persis. Vibe Jerman sebagai mesin penghancur yang dingin dan tanpa ampun resmi kembali! ๐Ÿ’€ Kemiripannya bukan cuma di skor, tapi di karakter mainnya: 2014: Punya Thomas Muller & Miroslav Klose yang efisien dan mematikan. 2026: Punya Jamal Musiala & Kai Havertz yang cair, kreatif, tapi sama-sama haus gol. Sama seperti era Kroos dan Schweinsteiger dulu, lini tengah Jerman sekarang yang dikomandoi Felix Nmecha dkk juga sukses mendominasi total aliran bola. Mereka gak cuma mau menang, tapi mau bikin mental lawan runtuh sejak menit awal. Mainnya cepat, tajam, dan bener-bener gak ngasih lawan napas. Mesin Panser yang sempat rusak di beberapa edisi terakhir, sekarang kelihatan udah diperbaiki dengan spek yang jauh lebih modern dan ganas. Apakah takdir skuad 2026 ini bakal sama seperti era 2014 yang pulang bawa trofi juara dunia, atau bantaian 7-1 ini cuma karena faktor lawan yang kelasnya berbeda?
8
3
9
1,060
Selamat pagi dan selamat hari Senin. โ˜€๏ธ Minggu baru berarti kesempatan baru. Tidak perlu langsung berlari kencang, yang penting terus melangkah. Semoga membawa kabar baik, rezeki yang lancar, dan hal-hal yang selama ini sedang diperjuangkan. ๐Ÿ’ชโœจ

2
59
Dear Indonesia, Melihat negara Asia kayak Jepang bisa tampil se-matang dan se-tenang itu di Piala Dunia 2026, jujur ada rasa iri sekaligus termotivasi buat sepak bola kita di Indonesia. ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ Jepang gak hebat dalam semalam. Mereka investasi besar-besaran di pembinaan usia dini, kompetisi sekolah yang rapi, dan sistem liga yang sehat sejak puluhan tahun lalu. Hasilnya? Sekarang mereka tinggal panen generasi emas yang mentalnya udah siap tempur di panggung dunia. Indonesia sebenarnya udah di jalur yang benar dengan pembenahan sana-sini akhir-akhir ini. Tapi kalau mau konsisten lolos dan bersaing di Piala Dunia ke depannya, cetak biru pembinaan usia dini dari Jepang ini emang WAJIB ditiru total. Gak ada yang instan di sepak bola. Semoga suatu saat nanti, giliran Garuda yang bikin dunia kagum di turnamen ini! ๐Ÿฆ…โค๏ธ
17
7
35
2,238
Football Index ID retweeted
Gol penentu juara Piala Dunia yang justru menjadi awal dari kehancuran karier seorang Mario Gotze. Tahun 2014. Final Piala Dunia. Menit ke-88, Joachim Loew membisikkan kalimat sakti di telinga bocah 22 tahun ini: "Tunjukkan pada dunia kamu lebih baik dari Messi." Menit ke-113, Gotze melakukannya. Kontrol dada, tendangan voli kaki kiri, GOL! Jerman juara dunia, Gotze menjadi pahlawan nasional yang dipuja bak dewa. Tapi malam itu ternyata bukan puncak karier Gotze. Itu adalah akhir dari segalanya. Ekspektasi publik langsung berubah menjadi monster yang mencekik lehernya. Setiap pekan di level klub, dia dituntut bermain sempurna layaknya "penyelamat Jerman". Tekanan gila itu merusak mentalnya, ditambah penyakit gangguan metabolisme langka yang merusak fisiknya. Hanya dalam beberapa tahun, bocah ajaib ini terasingkan, kehilangan tempat di klub, dan dilupakan timnas. Dia mencapai puncak tertinggi dunia di usia 22 tahun, hanya untuk jatuh ke titik terendah di sisa kariernya. Menurut kalian, apakah gol di Maracana itu adalah sebuah berkah, atau justru kutukan yang menghancurkan hidup Mario Gotze? ๐Ÿ‘‡
20
18
168
26,422
Real Madrid telah mencapai kesepakatan dengan Chelsea untuk merekrut Marc Cucurella. Bek kiri berusia 27 tahun itu bergabung dengan Real Madrid dari Chelsea dengan nilai transfer โ‚ฌ60 juta-โ‚ฌ55 juta sebagai pembayaran tetap ditambah โ‚ฌ5 juta dalam bentuk bonus. Kesepakatan ini diselesaikan dengan sangat cepat dan kini memasuki tahap pengurusan dokumen. [@David_Ornstein]
1
29
HERE WE GO! Real Madrid mencapai kesepakatan lisan untuk mendatangkan Marc Cucurella dari Chelsea. Kesepakatan lisan telah tercapai antara semua pihak, termasuk sang pemain, Cucurella adalah bek kiri yang diinginkan Mourinho. Marc Cucurella akan meninggalkan Chelsea dan bergabung dengan Madrid setelah Piala Dunia. [@FabrizioRomano]
1
30
Udi Neco: Wajah Hitam Putih, Simbol Kegilaan Cinta Turki di Piala Dunia 2026. ๐Ÿ‡น๐Ÿ‡ท Wajahnya dicat hitam pekat. Rambut dan janggutnya putih bersih. Dia bukan pemain, bukan juga pelatih. Dia cuma suporter biasa bernama Udi Neco, tapi di mata jutaan orang Turki, pria ini adalah legenda hidup. Setiap kali Turki berlaga, dia selalu ada. Di tribun, di tengah kerumunan, dengan energi yang gak pernah padam. Bahkan saat Turki kalah sekalipun, dia tetap bernyanyi, melompat, dan jadi api di antara ribuan orang. Dari Euro sampai Piala Dunia 2026 sekarang, Udi Neco menjelma jadi ikon suporter Turki yang paling dikenal dunia. Bukan karena uang atau followers, tapi karena cinta yang murni dan gila untuk negaranya. Dia adalah bukti nyata kalau di sepak bola, kadang seorang suporter bisa jauh lebih ikonik daripada pemain di lapangan itu sendiri. Respect! ๐Ÿ‡น๐Ÿ‡ท๐Ÿ™Œ
4
7
28
3,755
Duel Dua Kutub: Belanda vs Jepang! ๐Ÿ‡ณ๐Ÿ‡ฑโš”๏ธ๐Ÿ‡ฏ๐Ÿ‡ต Laga yang bakal menguji sejauh mana level sepak bola Asia saat berhadapan dengan raksasa tradisional Eropa. Ini bukan cuma soal adu taktik, tapi benturan dua identitas sepak bola yang sangat kontras. Belanda bakal mengandalkan fisik prima, keunggulan duel udara, dan pakem Total Football modern yang mengalirkan bola dari kaki ke kaki lewat bek-bek tangguh mereka. Tapi, jangan harap Jepang bakal minder. Samurai Blue adalah definisi dari disiplin tingkat tinggi. Mereka punya kecepatan transisi yang mematikan, pressing yang super rapat, dan kolektivitas tim yang bisa membuat lini belakang Belanda yang lambat kewalahan jika mereka lengah sedikit saja. Apakah taktik presisi khas Eropa milik De Oranje yang bakal dominan, atau justru kedisiplinan dan kecepatan para Samurai yang bakal bikin kejutan? Prediksi kalian skor berapa nih buat laga seru ini?
576
Football Index ID retweeted
Hakim Ziyech & Penyesalan Stamford Bridge ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡ฆ๐Ÿ’™ Piala Dunia 2022 akan selalu diingat sebagai panggung pembuktian seorang Hakim Ziyech. Dia memimpin dongeng keajaiban Maroko menembus semifinal, sejarah hebat yang belum pernah dilakukan negara Afrika mana pun sebelumnya. Bagi fans Chelsea, melihat momen itu rasanya sedikit pahit. Karena jauh di dalam hati, kualitas magis itu memang selalu ada di dalam dirinya. Hanya saja, Stamford Bridge tidak pernah benar-benar menjadi rumah yang ramah untuk melihat versi terbaik seorang Hakim Ziyech. Kini, meski jalannya sudah berbeda, magis sang penyihir Maroko di Qatar akan selalu jadi pengingat: bukan Ziyech yang kurang hebat, tapi London Barat yang gagal memahaminya. ๐Ÿช„
3
1
20
3,650
Football Index ID retweeted
๐ŸšจPenebusan Dosa Ruben Amorim. ๐Ÿ‡ต๐Ÿ‡น Enam bulan lalu, reputasi Ruben Amorim hancur lebur. Pria yang dulunya dipuja sebagai jenius taktik di Sporting CP, harus mengepak koper lebih cepat setelah didepak dari panasnya kursi kepelatihan Manchester United. Banyak yang mengira karier taktisnya di level tertinggi sudah selesai. Namanya tenggelam, digilas kejamnya industri sepak bola modern. Namun, takdir selalu punya cara unik untuk memutar roda nasib. Kini, raksasa Italia yang sedang terluka, AC Milan, dikabarkan membidik Amorim sebagai kandidat terkuat untuk memimpin revolusi baru mereka di San Siro. Bagi Milan, mendekati Amorim setelah era Massimiliano Allegri adalah sebuah pertaruhan besar. Namun bagi Amorim, rumor ini adalah seberkas cahaya. San Siro bisa menjadi panggung penebusan dosa terbesar dalam hidupnya. โค๏ธ๐Ÿ–ค Dia tidak akan datang ke Italia untuk bermain aman. Dia datang untuk membuktikan pada dunia bahwa isi kepalanya belum habis. Rencana pertemuan besar konon sudah dijadwalkan. Kursi panas San Siro sudah menanti sentuhan magis formasi tiga bek miliknya. Jika kesepakatan ini benar-benar terwujud, mampukah sang pria Portugal membayar lunas kegagalannya di masa lalu, ataukah Italia justru akan menjadi kuburan kedua bagi kariernya? Bagaimana penilaian kalian, apakah Amorim adalah sosok yang tepat untuk Milan?
๐Ÿšจ๐Ÿ”ดโšซ๏ธ Rรบben Amorim, a strong candidate to become new AC Milan manager as revealed. The Portuguese manager is keen on the job and opened doors to AC Milan conditions. Same for Matthias Jaissle but Al Ahli would ask for financial compensation. ๐ŸŽฅ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡น youtu.be/2Fd2_W7WXto
16
8
55
16,495
Cenblue-nya tanggung banget nih kak, wkwk๐Ÿ˜ญ๐Ÿ’™
30
4
14
1,655
Football Index ID retweeted
Swiss yang Terlalu Santai, Qatar yang Menolak Mati. ๐Ÿ‡จ๐Ÿ‡ญ๐Ÿ‡ถ๐Ÿ‡ฆ Pelajaran pahit tentang kerendahan hati di San Francisco. Menit 17', Swiss unggul duluan lewat penalti Breel Embolo. Setelah itu? Mereka bermain terlalu santai. Mendominasi laga dengan 27 tembakan dan penguasaan bola total, tapi semua peluang bersih dibuang sia-sia. Swiss meremehkan lawan. Mereka pikir laga sudah selesai. Lalu petaka datang di menit 90 4โ€ฒ. Homam El Amin mengirim crossing lambung dari sisi kiri. Boualem Khoukhi melompat tinggi bak raja dan melepaskan sundulan keras tepat ke pojok atas gawang. GOL! Skor berubah 1-1. Gol bersejarah yang melahirkan poin pertama Qatar di sepanjang sejarah Piala Dunia mereka. Ini bukan sekadar hasil imbang biasa. Ini adalah hukuman instan bagi tim yang terlalu percaya diri. Di panggung sebesar Piala Dunia, overconfidence adalah cara tercepat untuk melukai ego sendiri.
4
2
13
4,550