Gol penentu juara Piala Dunia yang justru menjadi awal dari kehancuran karier seorang Mario Gotze.
Tahun 2014. Final Piala Dunia. Menit ke-88, Joachim Loew membisikkan kalimat sakti di telinga bocah 22 tahun ini: "Tunjukkan pada dunia kamu lebih baik dari Messi."
Menit ke-113, Gotze melakukannya. Kontrol dada, tendangan voli kaki kiri, GOL! Jerman juara dunia, Gotze menjadi pahlawan nasional yang dipuja bak dewa.
Tapi malam itu ternyata bukan puncak karier Gotze. Itu adalah akhir dari segalanya.
Ekspektasi publik langsung berubah menjadi monster yang mencekik lehernya. Setiap pekan di level klub, dia dituntut bermain sempurna layaknya "penyelamat Jerman".
Tekanan gila itu merusak mentalnya, ditambah penyakit gangguan metabolisme langka yang merusak fisiknya. Hanya dalam beberapa tahun, bocah ajaib ini terasingkan, kehilangan tempat di klub, dan dilupakan timnas.
Dia mencapai puncak tertinggi dunia di usia 22 tahun, hanya untuk jatuh ke titik terendah di sisa kariernya.
Menurut kalian, apakah gol di Maracana itu adalah sebuah berkah, atau justru kutukan yang menghancurkan hidup Mario Gotze? ๐