Baru saja kembali dari @FxSudirman2 menghadiri peluncuran Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI) 2025, sebuah pengukuran tingkat maturitas digital masyarakat di seluruh tanah air ~ youtube.com/live/4O5aVzSfSOg…
Sebelum acara puncak, didahului dengan diskusi panel yg menghadirkan pembicara dari Bank Indonesia, Walikota Malang, Bappenas. Foto berikut menampilkan presentasi @bank_indonesia
Sempat bertemu penulis dan jurnalis hebat Indonesia asal Aceh, Ibu Debra Yatin. Beliau juga dikenal senagai aktivis sosial yg sangat aktif berkontribusi di bidang pemberdayaan perempuan, seni dan budaya. Beliau salah seorang sahabag Kaka Hermien Y Kleden.
Tadi malam juga bertemu Pak Rikard Bagun, tokoh pers nasional senior asal Flores. Juga sempat menyapa Prof Adrianus Meliala, Kak Sebastian Salang, Mas Stefanus Pramono dari Bocor Alus Tempo, yg hadir bersama Fransiska Christy Rosana dan Raymundus Rikang.
Pagi tadi pukul 08.00 mengikuti Upacara Hari Kesaktian Pancasila di kantor pusat @kemkomdigi ~ Bertindak sebagai Inspektur Upacara adalag Sekjen Komdigi DR Ismail. Setiap unit kerja mengirimkan 25 staf dan pejabat utk hadir. Doa yg dibacakan oleh petugas bagus sekali…
Prestasi membanggakan kembali diraih oleh ASN BPSDM Komdigi.
Penghargaan ini menjadi bukti nyata bahwa dedikasi, inovasi, dan semangat melayani selalu hadir di setiap langkah ASN.
#kemkomdigi#bpsdmkomdigi#pemimpinperubahan#asnteladan2025
Beberapa waktu belakangan ini saya suka mampir ke kawasan Pos Bloc. Melihat-lihat buku di toko buku @patjarmerah_id lalu minum kopi latte di Kafe Canggu. Baca beberapa buku yg baru dibeli. Misalnya sore ini saya membaca kembali kumpulan puisi Taufik Ismail ini.
Satu puisi kesukaan saya dari penyair Taufik Ismail adalah Karangan Bunga. Saya membaca pertama kali saat kelas 2 SMA di Seminari Mataloko. Oleh Bapak Guru Michael Remi, pengajar Bindo dan Sastra Indonesia kami saat itu, puisi itu dibedah dan dijelaskan dengan baik…
Judul yg lain saya suka adalah “Seorang Tukang Rambutan pada Istrinya”.
….belum pernah seumur hidup, orang-orang beterima kasih begitu jujurnya pada orang kecil seperti kita….
“Selamat siang om Nando. Maaf baru balas. Terima kasih banyak om Nando. Saya baru abis main di monas om , sbntr malam lanjut main di acara PAN,” balas Ryan. Dia hanya telar respons 2 menit, tapi tetap meminta maaf. Ini anak sopan ngeri, istilah Flores untuk menyebut “banget”
“Kaka tabola-bale lia Ade Nona e
Su makin manyala e, kaka hati susah e
Dulu denai lah suko mancaliak Uda bakawan
Raso-raso ko ado, tapi denai diamkan (hei!)
Lia Ade Nona makin gaga, bikin kaka jadi suka
Dulu Ade rambu kepang dua, sekarang rambu merah-merah….”
…Kaka lia Ade tambah manis, pulang rantau dari mana?
Aduh, Ade Nona, jang talalu pasang gaya depan kaka
Kaka jadi jatoh e
Kaka tabola-bale lia Ade Nona e
Su makin manyala e, kaka hati susah e
Ade bikin kaka mete, tidur malam bola-bale
Sejak kaka lia Ade, aduh, Tuhan, ampun e…