Ini versi paling jelas.
>Layak disebar-luaskan suara hati anak-anak penerima MBG.
>Mereka tidak ingin MBG dihapuskan.
Bukan untuk membuat para mahasiswa, aktivis dan LSM itu malu karena merasa paling tau yang dibutuhkan rakyat miskin. Soalnya itu percuma, mereka sudah buang jauh-jauh rasa malunya.
Kok bisa gitu?
Lah mahasiswa itu tidak menerima MBG, tapi tiap hari bilang menolak MBG kan malu-maluin.
>Kayak gak pernah ditawarin makanan, tapi koar-koar menolak makanan yang tak pernah ditawarin untuk mereka itu.
>Seperti tamu sudah tidak di undang, tapi maksa datang ke acara.
Malu-maluin kan kelakuan seperti itu?
Akhirnya kan Mahasiswa itu cuma bisa manggut-manggut membisu ketika dikasih tau, anak-anak minta MBG tidak dihapuskan.
Jadi disebar-luaskan itu, demi suara rakyat kecil dan anak-anak miskin lebih nyaring dari suara berisik gemuruh toa mahasiswa, lsm dan aktivis di media.
Dari sudut pandang yang berbeda
Gimana pendapat kalian guys?