Akun resmi Twitter Badan Narkotika Nasional yang dikelola oleh Humas BNN RI

Joined March 2011
7,932 Photos and videos
Sering berada di dekat perokok atau pengguna vape juga membuat kita ikut menghirup zat berbahaya. Jangan anggap aman menjadi perokok pasif. Tonton selengkapnya di YouTube Channel BNN RI. #warondrugsforhumanity Biro Humas dan Protokol BNN
1
147
“Narkoba nggak pernah bikin hidup lebih baik. Yang ada cuma tiga M: Malu, Mati, dan Miskin.” Tidak ada manfaat yang bisa didapat dari narkoba. Yang ada hanya penyesalan dan kehancuran. Tonton selengkapnya di YouTube Channel BNN RI. #warondrugsforhumanity Biro Humas dan Protokol BNN
5
160
Jun 12
Hai Pecinta Adrenalin! 🏎️💨 Punya jiwa pembalap? Saatnya buktikan kemampuanmu di lintasan F1 virtual! Dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026, BNN mengajak kamu untuk merasakan sensasi balap Formula 1 yang menegangkan melalui Pertandingan Simulator Racing F1. Tantang kemampuanmu, catat waktu terbaik, dan bersaing dengan para pembalap virtual lainnya untuk memperebutkan hadiah menarik! 🎮 Simulator canggih 🏁 Kompetisi seru dan penuh adrenalin 💰 Total hadiah *JUTAAN RUPIAH* ✅ Pendaftaran GRATIS! Karena generasi hebat tidak hanya berani berkompetisi, tetapi juga berani memilih hidup sehat dan menjauhi narkoba. 📅 Pendaftaran: 12–19 Juni 2026 🏁 Pertandingan: 22–23 Juni 2026 📲 Cara mendaftar: Scan QR Code pada poster atau hubungi: Saras – 0878-2419-4846 Ayo jadi bagian dari peringatan HANI 2026 dan tunjukkan bahwa keseruan, prestasi, dan adrenalin bisa diraih tanpa narkoba! #MABAR #MainBarengAntiNarkoba #HariAntiNarkotikaInternasional #F1SimulatorRacing #BNNRI #GenerasiMudaTanpaNarkoba Biro Humas dan Protokol BNN
3
145
Jun 12
BNN DAN KEMKOMDIGI BERSINERGI TINGKATKAN PENGAWASAN KEJAHATAN NARKOTIKA DI RUANG DIGITAL Seiring berkembangnya teknologi informasi, modus operandi kejahatan narkotika turut berevolusi dengan memanfaatkan berbagai platform digital sebagai sarana promosi dan transaksi. Merespons ancaman tersebut, Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto, melakukan audiensi dengan Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi), Meutya Hafid, di Kantor Komdigi, Jakarta, Kamis (11/6), guna memperkuat sinergi dalam pengawasan dan penanganan kejahatan narkotika di ruang digital. Dalam pertemuan tersebut, Kepala BNN RI menyoroti kerentanan kelompok usia produktif yang merupakan pengguna aktif internet terhadap paparan kejahatan narkotika di ruang digital. Menurutnya, perkembangan teknologi telah dimanfaatkan oleh jaringan narkotika untuk menjalankan berbagai aktivitas ilegal secara terselubung melalui media sosial, e-commerce, hingga dark web. Kepala BNN RI juga mengungkapkan adanya keterkaitan antara perjudian online dan jaringan narkotika yang kerap beririsan dalam praktik pencucian uang. Untuk itu, BNN mendorong penguatan kolaborasi dengan Kementerian Komdigi melalui percepatan pertukaran informasi serta pemblokiran terhadap akun maupun situs yang terindikasi terkait kejahatan narkotika tersebut. Selain aspek pengawasan dan penindakan, Kepala BNN RI juga mendorong penguatan kolaborasi dalam bidang komunikasi publik. Sebagai lembaga yang memiliki peran strategis dalam pengelolaan informasi dan ruang digital nasional, Kementerian Komdigi diharapkan dapat mendukung upaya pencegahan narkotika melalui masifikasi kampanye edukasi serta penyebarluasan informasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika kepada masyarakat. Menanggapi hal tersebut, Menteri Komunikasi dan Digital menyambut baik inisiatif BNN dan menyatakan komitmennya untuk memperkuat koordinasi dalam penanganan konten serta situs yang berkaitan dengan kejahatan narkotika. Kementerian Komunikasi dan Digital juga siap memfasilitasi percepatan pemblokiran terhadap akun dan situs terlarang, serta memperluas kolaborasi dalam penyebarluasan pesan-pesan edukasi mengenai bahaya narkotika kepada masyarakat. Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen bersama untuk menjaga ruang digital dari berbagai aktivitas ilegal sekaligus meningkatkan literasi masyarakat dalam menghadapi ancaman kejahatan di dunia maya. Ke depan, BNN dan Kementerian Komdigi sepakat akan menindaklanjuti hasil pertemuan ini dengan memperkuat sinergi dalam menghadapi ancaman kejahatan narkotika di era digital, baik melalui pengawasan ruang siber, penanganan konten ilegal, maupun peningkatan literasi masyarakat. Sinergi tersebut diharapkan dapat mendukung terciptanya ruang digital yang aman dari penyalahgunaan narkotika sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkotika. #warondrugsforhumanity BIRO HUMAS DAN PROTOKOL BNN
1
2
168
Jun 12
BNN PERERAT SILATURAHMI DAN PERKUAT SINERGI HADAPI TANTANGAN NARKOTIKA Kegiatan Anjangsana Kepala BNN RI pada Masanya yang dilakukan BNN menjelang peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Tahun 2026 terus berlanjut. Kali ini, BNN mengunjungi Kepala BNN RI Periode 2012 - 2015, Anang Iskandar, di kediamannya yang berlokasi di Jatikramat, Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Kamis (11/6). Anjangsana yang merupakan bagian dari rangkaian HANI 2026 tersebut menjadi wujud penghormatan dan apresiasi kepada para tokoh yang telah memberikan kontribusi besar dalam perjalanan serta penguatan kelembagaan BNN dan upaya penanganan permasalahan narkotika di Indonesia. Hadir mewakili Kepala BNN RI, sejumlah pejabat tinggi BNN, di antaranya Deputi Hukum dan Kerja Sama Agus Irianto, Deputi Pemberdayaan Masyarakat Aldrin M.P. Hutabarat, Kepala Biro SDM dan Organisasi Deni Dharmapala, Inspektur Wilayah III Mangaradja S. Hutagaol, serta Direktur Tindak Pidana Pencucian Uang Budi Sartono. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai pertemuan tersebut. Selain mempererat silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mengenang berbagai perjalanan dan capaian BNN dalam melaksanakan tugas Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Melalui anjangsana ini, BNN turut menyerap berbagai pandangan dan masukan strategis dari para pendahulu terkait perkembangan tantangan narkotika yang terus berubah. Pengalaman dan dedikasi yang dibagikan diharapkan dapat menjadi inspirasi sekaligus referensi dalam memperkuat kebijakan dan strategi BNN guna menghadapi permasalahan narkotika yang semakin kompleks. #warondrugsforhumanity BIRO HUMAS DAN PROTOKOL BNN
1
3
89
Jun 12
MUSNAHKAN 132 KILOGRAM SABU, BNN BUKTIKAN KESERIUSAN PERANG MELAWAN NARKOTIKA Jakarta, 11 Juni 2026 Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali mengambil langkah tegas dalam perang melawan narkotika dengan memusnahkan *132,16 kilogram* sabu hasil pengungkapan empat kasus tindak pidana narkotika dengan total barang bukti awal sebanyak 132.303 gram atau 132,3 Kg sabu. Dari total barang bukti sabu tersebut, sebanyak 136 gram telah disisihkan untuk kebutuhan uji laboratorium dan pembuktian dalam proses hukum. *Kronologis Kasus* *1.Pengungkapan Jaringan Narkotika Transnasional melalui Kurir Terbang* Pada 29 April 2026 petugas gabungan BNN dengan Bea dan Cukai berhasil mengamankan dua kurir terbang berinisial AA dan DN di Terminal 1C Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Kedua tersangka yang diketahui menggunakan identitas palsu diamankan bersama barang bukti sabu seberat 3.990 gram yang rencananya akan diedarkan di wilayah Lombok dan kawasan pariwisata sekitarnya. *2.Sabu Siap Edar untuk Wilayah Jabodetabek Berhasil Diamankan* Pengungkapan berikutnya dilakukan pada 2 Mei 2026 terhadap tiga kurir berinisial MF, AH, dan AM di Jakarta Pusat. Dari hasil penggeledahan, petugas menyita 7.172 gram sabu yang sedang dipecah dan dikemas ulang di kamar hotel untuk diedarkan di wilayah Jabodetabek. Berdasarkan hasil pendalaman, jaringan ini diketahui dikendalikan oleh seorang buronan berinisial KB. *3.Jaringan Narkotika DPO Faturahman Digulung, 92 Kilogram Sabu Diamankan* BNN berhasil mengungkap jaringan DPO Faturahman di wilayah Kalimantan Timur. Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan empat orang tersangka berinisial IP, RA, RM, dan MA, pada Kamis (7/5). Dari hasil penggeledahan, petugas menyita narkotika jenis sabu seberat 92.226 gram serta 1.000 cartridge vape yang mengandung etomidate sebanyak 1.000 mililiter. Dalam menjalankan aksinya, para pelaku menggunakan dua kendaraan. Satu kendaraan berfungsi sebagai pengawal dan satu kendaraan lainnya digunakan untuk mengangkut narkotika yang disembunyikan di dalam koper serta kotak berlapis plastik hitam. *4.Peredaran Sabu Lintas Provinsi Berhasil Digagalkan di Bogor* Tim gabungan BNN dengan Bea dan Cukai berhasil mengungkap peredaran gelap narkotika jenis sabu jaringan Aceh–Bogor pada Selasa (19/5), sekitar pukul 04.30 WIB, di parkiran sebuah minimarket di Parung Panjang, Bogor. Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan tiga tersangka yakni TA, Y, dan I, serta menyita kurang lebih 29 kilogram sabu dalam kemasan teh Cina berwarna hijau yang disembunyikan di dalam kendaraan pelaku. Pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat terkait pengiriman narkotika dari Langsa, Aceh, menuju Jabodetabek melalui jalur darat dan penyeberangan Bakauheni–Merak. Tim gabungan yang terdiri dari Dit. Interdiksi BNN, Dit. Intelijen BNN, Bea dan Cukai, BNN Provinsi Sumatera Selatan, serta BNN Provinsi Banten kemudian melakukan surveillance hingga ke Bogor. Setelah kendaraan target ditinggalkan di Parung Panjang dan para pelaku bergerak menuju Bandara Soekarno-Hatta, petugas bergerak mengamankan seluruh tersangka beserta barang bukti ke Kantor BNN untuk proses pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut. Pemusnahan barang bukti narkotika hasil pengungkapan empat kasus ini menjadi bagian dari rangkaian upaya BNN dalam memutus mata rantai peredaran gelap narkotika di Indonesia. BNN bersama seluruh pemangku kepentingan akan terus memperkuat langkah-langkah pencegahan, penindakan, dan kerja sama lintas sektor guna mempersempit ruang gerak jaringan narkotika. Upaya bersama ini diharapkan dapat mewujudkan Indonesia yang tangguh, sehat, dan bebas dari narkotika. #warondrugsforhumanity BIRO HUMAS DAN PROTOKOL BNN
3
166
Jun 12
PERLINDUNGAN ANAK JADI AGENDA BERSAMA, BNN DAN KEMENTERIAN PPPA PERKUAT KOLABORASI Kepala BNN RI melakukan audiensi dengan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) di Jakarta, pada Rabu (10/6). Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas rencana kolaborasi pada peringatan Hari Anak Nasional dan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026, sekaligus menjajaki pembaruan kerja sama melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dan perjanjian kerja sama (PKS). Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto, menyampaikan bahwa BNN dan Kementerian PPPA memiliki banyak irisan tugas yang dapat disinergikan dalam upaya melindungi generasi bangsa. Sejalan dengan itu, BNN saat ini tengah memberikan perhatian khusus terhadap isu perlindungan anak melalui Gerakan Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak Bersih Narkotika (ANANDA BERSINAR). Menurut Kepala BNN RI, kesamaan fokus tersebut membuka peluang yang luas bagi kedua lembaga untuk mengembangkan berbagai program kolaboratif, termasuk pada peringatan HANI yang berdekatan dengan Hari Anak Nasional. “Pada peringatan HANI tahun ini Kami tidak menggelar kegiatan seremonial besar, sehingga Kami ingin menggandeng Kementerian PPPA untuk berkolaborasi untuk menghadirkan kegiatan yang lebih berdampak bagi masyarakat,” ujar Kepala BNN RI. Menteri PPPA, Arifatul Choiri Fauzi, menyambut baik ajakan tersebut dan menegaskan bahwa kedua lembaga memiliki tujuan yang sama dalam melindungi anak dari berbagai ancaman, termasuk narkotika. "Tujuan yang ingin Kita capai sejatinya sama, Saya melihat banyak program dan berbagai upaya yang dijalankan Kementerian PPPA dapat disinergikan dengan program-program BNN untuk memberikan manfaat yang lebih luas" tuturnya. Selain membahas kegiatan peringatan Hari Anak Nasional dan HANI, kedua pihak juga sepakat memperkuat kerja sama melalui pembaruan MoU yang berakhir pada 2025 lalu. Guna menindaklanjuti rencana kerja sama, BNN dan Kementerian PPPA juga akan membentuk tim bersama untuk mempersiapkan berbagai program kolaboratif secara berkelanjutan di tingkat pusat maupun daerah. #warondrugsforhumanity BIRO HUMAS DAN PROTOKOL BNN
1
3
89
Jun 11
🎬 LOMBA KONTEN VIDEO KREATIF PRA HANI 2026 🎬 Yuk, tunjukkan kreativitasmu dalam menyemarakkan Pra Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026! Angkat tema: "Melalui ANANDA BERSINAR, Kita Wujudkan Generasi Emas". Kreativitas tanpa narkoba, generasi berkarya untuk Indonesia! 🇮🇩 💰 TOTAL HADIAH: RP 31.500.000,- E-Sertifikat untuk seluruh peserta! 👥 Syarat Peserta: Masyarakat umum usia 16 - 35 tahun Domisili di Jakarta, Banten, dan Jawa Barat 📅 Timeline Penting: 11 - 19 Juni 2026: Pendaftaran & Pengumpulan Karya 📝 Pendaftaran (GRATIS): Klik 🔗 [bit.ly/FormulirPendaftaranLo…](bit.ly/FormulirPendaftaranLo…) Ketentuan lengkap silakan scan QR Code di pojok kiri bawah. 📞 Contact Person: Melani (081320731144) | Vidya (081213555455) | Dimas (081385360430) #SAYNOTODRUGS #INDONESIABERSINAR #ANANDABERSINAR #GENERASITANPANARKOBA #LombaVideo #HANI2026 Biro Humas dan Protokol BNN
73
Jun 11
Mengenang Jejak Pendiri, Menyambut HANI 2026 Sekretaris Utama BNN, Tantan Sulistyana, didampingi para Direktur di lingkungan Badan Narkotika Nasional, melaksanakan kegiatan anjangsana kepada Kepala BNN pada masanya dan Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) pertama, Komjen Pol. (Purn.) Ahwil Loethan, Rabu, 10 Juni 2026. Kunjungan silaturahmi ini digelar dalam rangka menyambut Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026 yang diperingati setiap tanggal 26 Juni. Kegiatan ini merupakan wujud penghormatan dan penghargaan kepada para tokoh pendiri serta pemimpin terdahulu yang telah meletakkan fondasi kuat dalam perjuangan pemberantasan narkoba di Indonesia. Semangat dan dedikasi para pendahulu menjadi inspirasi bagi seluruh insan BNN untuk terus berjuang melindungi bangsa dari bahaya narkotika. #warondrugsforhumanity BIRO HUMAS DAN PROTOKOL BNN
2
87
Jun 11
Deputi Pencegahan BNN RI, Zainul Muttaqien, menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Merah Putih 2026, yang digelar di Aston Serang, Banten, pada Rabu (10/6). Kehadiran BNN dalam Rakernas yang mengusung tema "Sinergi Merah Putih untuk Menguatkan Peran Desa dalam Pembangunan Strategis Nasional" tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam membangun desa yang tangguh, mandiri, dan berdaya saing, serta mendorong optimalisasi peran pemerintah desa sebagai garda terdepan dalam pelaksanaan program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Melalui sinergi yang erat antara BNN dan pemerintah desa, diharapkan upaya P4GN dapat semakin efektif menjangkau masyarakat hingga tingkat akar rumput. Dengan demikian, desa tidak hanya menjadi pusat pembangunan dan pemberdayaan masyarakat, tetapi juga menjadi benteng pertama dalam mewujudkan Indonesia yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. #warondrugsforhumanity BIRO HUMAS DAN PROTOKOL BNN
3
75
Jun 11
🔥 AKSI NYATA WAR ON DRUGS: RATUSAN KILOGRAM SABU SIAP DIMUSNAHKAN! 🔥 Bukti nyata perang melawan narkoba terus ditunjukkan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) RI. sebanyak ± 132.167 Gram Narkotika Golongan I Jenis Sabu akan resmi dimusnahkan! Pemusnahan barang bukti ini dipimpin langsung oleh Kepala BNN RI pada: 📅 Kamis, 11 Juni 2026 ⏰ 10.00 WIB - Selesai 📍 Lapangan Parkir BNN RI Yuk, jadilah saksi ketegasan BNN dalam memberantas narkoba! Saksikan prosesinya secara langsung lewat tayangan LIVE INSTAGRAM di @infobnn_ri. # warondrugsforhumanity Biro Humas dan Protokol BNN
1
3
105
Jun 11
JEJAK PENGABDIAN, INSPIRASI MASA DEPAN Menyambut peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026, Badan Narkotika Nasional (BNN) melaksanakan kegiatan Anjangsana Kepala BNN RI Pada Masanya sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan kepada para pemimpin terdahulu yang telah memberikan kontribusi besar bagi perjalanan institusi. Melalui kegiatan ini, BNN berupaya menjaga tali silaturahmi sekaligus mewariskan nilai-nilai pengabdian, kepemimpinan, dan dedikasi kepada generasi penerus. Rangkaian kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu (10/6), melalui kunjungan kepada Kepala BNN RI periode 2015–2018, Komisaris Jenderal Polisi (Purn.) Budi Waseso, di Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Pramuka, Depok, Jawa Barat. Kunjungan dipimpin langsung oleh Kepala BNN RI Suyudi Ario Seto, didampingi Deputi Pemberantasan BNN RI Aswin Sipayung, Kepala Biro Perencanaan Settama BNN Mardiharto Tjokrowasito, serta Kepala Bagian Rumah Tangga Settama BNN Didik Hariyanto. Dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, Budi Waseso berbagi pengalaman selama memimpin BNN sekaligus menceritakan kiprahnya setelah memasuki masa purnatugas. Sebagai Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Ia menilai bahwa Pramuka merupakan investasi pengabdian untuk membangun generasi muda yang berkarakter, disiplin, dan memiliki semangat kebangsaan yang kuat. Lebih lanjut, Budi Waseso menyampaikan apresiasinya terhadap rencana pembentukan Satuan Karya Pramuka Bersih Narkoba (Saka Bersinar). Menurutnya, kehadiran Saka Bersinar dapat menjadi sarana strategis untuk menanamkan nilai-nilai kepemimpinan, kedisiplinan, serta kesadaran bahaya narkoba kepada generasi muda sejak dini. Ia menuturkan bahwa prinsip hidupnya, komitmen, konsekuen, dan konsisten, merupakan nilai yang diwariskan orang tuanya dan hingga kini masih menjadi pedoman dalam menjalankan setiap amanah yang diberikan negara. Nilai tersebut menjadi landasan dalam perjalanan pengabdiannya, baik saat memimpin BNN, menjalankan berbagai penugasan negara, maupun ketika terus berkontribusi melalui Gerakan Pramuka. Dalam kesempatan tersebut, Budi Waseso juga mengenang berbagai pengalaman selama memimpin BNN pada periode 2015 hingga 2018. Beragam tantangan yang dihadapi dalam upaya pemberantasan narkotika, menurutnya, semakin menguatkan keyakinan bahwa pembangunan sumber daya manusia yang berintegritas harus menjadi perhatian bersama. Kegiatan anjangsana ditutup dengan penyerahan cendera mata sebagai simbol penghormatan dan apresiasi atas dedikasi serta pengabdian yang telah diberikan kepada institusi dan bangsa Indonesia. Melalui kegiatan Anjangsana Kepala BNN RI Pada Masanya, BNN berharap semangat perjuangan, integritas, dan keteladanan para pendahulu dapat terus menjadi inspirasi bagi seluruh insan BNN dalam menjalankan tugas melindungi masyarakat dari ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Semangat dan dedikasi para pendahulu tersebut menjadi bekal berharga bagi BNN dalam melanjutkan perjuangan mewujudkan Indonesia Bersinar (Bersih Narkoba). #warondrugsforhumanity BIRO HUMAS DAN PROTOKOL BNN
4
73
Jun 11
BNN RI dan PABPDSI resmi mengukuhkan kolaborasi melalui penandatanganan Nota Kesepahaman dalam upaya memperkuat Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) hingga ke tingkat desa. Melalui sinergi ini, BNN dan PABPDSI berkomitmen mendukung terwujudnya Desa Bersinar (Bersih Narkoba) serta memperluas edukasi dan pencegahan penyalahgunaan narkoba di seluruh Indonesia. Bersama, wujudkan Indonesia Bersinar menuju Indonesia Emas 2045. #WarOnDrugsForHumanity Biro Humas dan Protokol BNN
1
5
110
Jun 10
BNN DAN PABPDSI KUKUHKAN KOLABORASI, WUJUDKAN DESA BERSINAR Badan Narkotika Nasional (BNN) memperkuat sinergi dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman dengan Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (PABPDSI) di Gedung BNN, Cawang, Jakarta Timur, Selasa (9/6). Nota Kesepahaman tersebut ditandatangani oleh Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto, dan Ketua Umum PABPDSI, Fery Radiansyah, sebagai langkah strategis untuk memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan Indonesia Bersih Narkoba (Bersinar) hingga tingkat desa. Dalam sambutannya, Kepala BNN RI menyampaikan apresiasi kepada PABPDSI yang telah bersedia berkolaborasi dalam mewujudkan Indonesia Bersinar. Menurutnya, desa memiliki peran strategis karena merupakan elemen pemerintahan yang paling dekat dengan masyarakat. Ia juga menegaskan pentingnya keterlibatan seluruh elemen bangsa dalam menjaga generasi muda dari ancaman narkoba guna mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045. "Jangan sampai generasi emas 2045 justru berubah menjadi generasi cemas," tegasnya. Sementara itu, Ketua Umum PABPDSI menyatakan kesiapan organisasinya untuk mendukung berbagai program BNN hingga ke pelosok desa. Dengan sekitar 570 ribu anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang tersebar di seluruh Indonesia, PABPDSI berkomitmen mengoptimalkan peran anggotanya dalam mendukung gerakan Desa Bersinar. Ia juga menegaskan bahwa Nota Kesepahaman yang ditandatangani tersebut menjadi mandat bagi seluruh jajaran PABPDSI untuk berperan aktif dalam mendukung upaya P4GN di tingkat desa. Melalui penandatanganan Nota Kesepahaman ini, BNN berharap sinergi dengan PABPDSI dapat menjadi langkah konkret dalam memperkuat ketahanan masyarakat desa terhadap ancaman narkoba, sekaligus memperluas jangkauan edukasi, pencegahan, rehabilitasi, dan pemberantasan narkoba di seluruh wilayah Indonesia. #warondrugsforhumanity BIRO HUMAS DAN PROTOKOL BNN
3
135
BNN BEKALI PETUGAS LEMBAGA REHABILITASI, DORONG PEMENUHAN SNI 8807:2022 Badan Narkotika Nasional (BNN) melalui Direktorat Penguatan Lembaga Rehabilitasi Komponen Masyarakat (PLRKM) Deputi Bidang Rehabilitasi menyelenggarakan Kegiatan Pembekalan Petugas Standardisasi Lembaga dalam Rangka Pemenuhan Asesmen dan Rencana Terapi secara daring pada 9 s.d. 10 Juni 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 31 lembaga rehabilitasi mitra BNN sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan rehabilitasi yang diselenggarakan oleh komponen masyarakat. Dalam sambutannya, Direktur PLRKM Deputi Bidang Rehabilitasi BNN, dr. Syamsul Bahar, menyampaikan bahwa tantangan penyalahgunaan narkotika yang masih tinggi menuntut tersedianya layanan rehabilitasi yang berkualitas dan sesuai standar. Berdasarkan World Drug Report 2025 yang diterbitkan oleh United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC), pada tahun 2023 diperkirakan sekitar 316 juta orang atau sekitar 6 persen populasi dunia berusia 15–64 tahun telah menggunakan narkotika setidaknya satu kali dalam setahun terakhir, di luar penggunaan alkohol dan tembakau. Lebih lanjut, dr. Syamsul Bahar menjelaskan bahwa sesuai amanat Pasal 70 huruf d Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, BNN memiliki tugas meningkatkan kemampuan lembaga rehabilitasi medis dan rehabilitasi sosial yang diselenggarakan oleh pemerintah maupun masyarakat. Hingga tahun 2025, jumlah lembaga rehabilitasi mitra BNN mencapai 615 lembaga, dengan 405 lembaga di antaranya telah memperoleh rekomendasi pemenuhan Standar Nasional Indonesia (SNI) pada periode 2020–2025. Dari jumlah tersebut, sebanyak 134 merupakan lembaga rehabilitasi yang diselenggarakan oleh komponen masyarakat. "Data menunjukkan bahwa dari seluruh lembaga rehabilitasi mitra BNN yang diselenggarakan oleh komponen masyarakat, baru sekitar 19,4 persen yang telah mencapai pemenuhan SNI 100 persen. Kondisi ini menunjukkan bahwa lembaga rehabilitasi masih membutuhkan pembinaan secara intensif melalui program standardisasi agar dapat memenuhi standar secara optimal," ujarnya. Menurutnya, salah satu upaya yang dilakukan BNN adalah melalui pembekalan petugas pendamping standardisasi lembaga yang berfokus pada layanan asesmen dan penyusunan rencana terapi. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petugas rehabilitasi dalam melaksanakan asesmen serta menyusun rencana terapi sesuai dengan ketentuan SNI 8807:2022. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan rehabilitasi pada lembaga rehabilitasi komponen masyarakat. "Kami berharap setelah kegiatan ini jumlah lembaga rehabilitasi mitra milik masyarakat yang mencapai pemenuhan SNI 100 persen dan siap disertifikasi terus bertambah, sehingga aksesibilitas masyarakat terhadap layanan rehabilitasi yang sesuai standar semakin meningkat," pungkasnya. Melalui kegiatan pembekalan ini, BNN terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas dan standardisasi layanan rehabilitasi di Indonesia guna mendukung pemulihan penyalahguna narkotika secara profesional, aman, dan berkelanjutan. #warondrugsforhumanity BIRO HUMAS DAN PROTOKOL BNN
2
146
🎮🔥 MABAR: Main Bareng Anti Narkoba! 🔥🎮 Dalam rangka menyambut Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026, BNN mengajak insan BNN untuk menunjukkan semangat sportivitas, kebersamaan, dan gaya hidup sehat melalui Turnamen E-Sport MABAR 2026. Buktikan bahwa generasi hebat tidak hanya jago bermain, tetapi juga berani mengatakan TIDAK pada narkoba. 📅 Pendaftaran: 8–10 Juni 2026 🏆 Pertandingan: 15 & 17 Juni 2026 👥 Peserta: Internal BNN Pusat, BNNP, dan BNNK di Jakarta Mari meriahkan HANI 2026 dengan semangat kompetisi yang positif, sportif, dan bebas narkoba! #HANI2026 #MABARAntiNarkoba #IndonesiaBersinar #AnandaBersinar #WarOnDrugsForHumanity Biro Humas dan Protokol BNN
1
2
3
109
Selamat Hari Laut Sedunia Laut yang sehat adalah warisan berharga bagi generasi mendatang. Mari bersama menjaga kelestarian laut dan lingkungan sebagai bagian dari upaya menciptakan kehidupan yang lebih bersih, aman, dan berkelanjutan. BNN RI mengajak seluruh masyarakat mendukung terwujudnya Ananda Bersinar menuju Indonesia Bersinar, dengan membangun lingkungan yang sehat dan bebas dari penyalahgunaan narkoba. Biro Humas dan Protokol BNN
4
138
BNN GAGALKAN PENYELUNDUPAN HASHISH 7,8 KG JARINGAN RUSIA DI BANGLI Tim Gabungan BNN, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Bea dan Cukai, serta Polda Bali berhasil mengungkap jaringan penyelundupan narkotika internasional oleh WNA asal Rusia di Dusun Kayang, Desa Kayubihi, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli, Bali, pada Jumat (5/6), sekitar pukul 08.00 WIB. Pengungkapan bermula dari informasi Bea dan Cukai Soekarno-Hatta terkait adanya tas koper berisi ganja asal Thailand yang dibawa penumpang berinisial KK (P/52 tahun) WNA Rusia dan diduga akan dibawa ke Bali. Usai mendarat di Bandara Soekarno-Hatta, KK diketahui melanjutkan perjalanan menggunakan mobil rental menuju Pelabuhan Ketapang dan menyeberang pukul 01.30 WIB. Kemudian, setibanya di Pelabuhan Gilimanuk sekitar pukul 03.00 WITA, KK dijemput oleh SK (L/40 tahun) yang juga seorang WNA Rusia. Petugas selanjutnya melakukan pengejaran terhadap tersangka SK yang berusaha melarikan diri usai menurunkan KK dan tas koper berisi narkotika. Dalam pelarian tersebut SK mengendarai kendaraan dengan laju yang sangat kencang dan ugal-ugalan sehingga sempat menabrak beberapa warga setempat. Hingga akhirnya petugas berhasil menghentikan mobil SK dan berhasil menangkapnya di Dusun Kayang. "Kami telah mengamankan barang bukti narkotika berupa Hashis (bentuk padatan dari tanaman ganja) dengan berat brutto 7,8 Kg, serta barang bukti non-narkotika berupa paspor, ponsel, dan 1 unit kendaraan roda empat," ujar Kepala BNN RI, Komjen Pol Suyudi Ario Seto. Saat ini BNN masih berkoordinasi dengan pihak Bea dan Cukai, Polda Bali, serta Imigrasi guna melakukan pengembangan kasus terhadap kemungkinan adanya tersangka WNA Rusia lain yang masih berada di Bali. #warondrugsforhumanity BIRO HUMAS DAN PROTOKOL BNN
5
300
Jaga Apa Yang Kita Konsumsi, Lindungi Generasi Masa Depan! ​Di Hari Keamanan Pangan Sedunia ini, mari kita ubah tantangan menjadi solusi demi menghadirkan makanan aman di mana pun kita berada. Tubuh yang ternutrisi dengan baik akan melahirkan pikiran yang positif, menjauhkan generasi muda dari bahaya gelap narkoba. ​Mari bersama BNN RI kita jaga ketahanan pangan dan wujudkan masa depan Ananda Bersinar! Biro Humas dan Protokol BNN
5
84
AKSELERASI “SMART POWER”, BNN RESMI BUKA TOT TELEREHABILITASI RAWAT JALAN Direktorat Penguatan Lembaga Rehabilitasi Instansi Pemerintah (PLRIP) Deputi Bidang Rehabilitasi BNN RI resmi menyelenggarakan Training of Trainers (ToT) Telerehabilitasi Layanan Rawat Jalan. Langkah ini menjadi wujud nyata transformasi digital BNN untuk menghadirkan layanan rehabilitasi adiksi yang lebih adaptif, inklusif, dan mudah diakses masyarakat di seluruh Indonesia. Deputi Rehabilitasi BNN RI, dr. Bina Ampera Bukit dalam sambutan pembukaan menegaskan bahwa transformasi digital sudah menjadi keniscayaan. “Tantangan keterbatasan akses, kondisi geografis, dan kebutuhan masyarakat yang dinamis menuntut Kita menghadirkan layanan rehabilitasi efektif dan berkualitas. Teknologi harus memperluas jangkauan layanan sejalan dengan program prioritas nasional dan penguatan ANANDA BERSINAR,” ujarnya. Urgensi layanan jarak jauh ini didorong situasi darurat narkotika. Data UNODC 2023 mencatat 316 juta pengguna narkotika di dunia, dengan 64 juta orang mengalami gangguan penggunaan zat. Survei BNN 2025 menyebut prevalensi penyalahgunaan narkotika di Indonesia mencapai 2,11% atau 4,15 juta jiwa, didominasi usia produktif. Untuk merespons hal itu, BNN meluncurkan Layanan Telerehabilitasi. Layanan ini berupa intervensi psikososial jarak jauh bagi klien Gangguan Penyalahgunaan Zat melalui video call, telepon, pesan teks, hingga aplikasi berbasis situs atau ponsel. Inovasi ini terbukti menurunkan angka putus layanan hingga 36%, mengurangi hambatan psikologis, dan mereduksi stigma. Kurikulum ToT dirancang komprehensif, mencakup regulasi, manajemen krisis, hingga metode intervensi berbasis bukti seperti Cognitive Behavioral Therapy (CBT), Motivational Interviewing (MI), SBIRT, dan model blended daring-luring. BNN juga menetapkan kriteria ketat bagi petugas, yaitu tenaga profesional yang sudah terlatih dgn sertifikasi layanan rehabilitasi, memiliki pengalaman klinis minimal 2 tahun, dan mampu mengoperasionalkan perangkat digital. Standardisasi sarana turut diatur. Ruang kerja konselor wajib privat, kedap suara, berinterior natural, dan bercahaya optimal. Perangkat keras minimal: laptop RAM 4 GB, webcam resolusi tinggi, dan headset HD dengan noise cancelling untuk menjamin kelancaran terapi. Etika profesi dan keamanan data menjadi prioritas utama. Penyelenggaraan telerehabilitasi selaras dengan UU No. 27/2022 tentang Perlindungan Data Pribadi dan Permenkes No. 24/2022 tentang Rekam Medis Elektronik. Data kesehatan dikategorikan sensitif dan dilindungi enkripsi AES-256, dengan kewajiban penggunaan email resmi BNN, verifikasi dua langkah, serta penyimpanan di Private Secure Cloud BNN. Melalui workshop ini, BNN menargetkan peserta menjadi trainer dan agen perubahan di wilayah masing-masing. “Hasil pelatihan harus ditindaklanjuti dengan implementasi nyata dan replikasi ke petugas lain, agar layanan telerehabilitasi berkembang luas, merata, dan terstandar di seluruh Indonesia demi mendukung pendekatan smart power BNN," ujar Deputi Rehabilitasi BNN RI menutup sambutannya. #warondrusgforhumanity BIRO HUMAS DAN PROTOKOL BNN
4
161