Stanza memori
1.
waktu trs bergulir
hari berganti hari
hidup bersamamu berhenti
hari ini
jadi kenangan
lestari
dan abadi
mimpi2 msh mengisi
malam2 sunyi
selalu, senantiasa,
tanpa henti
....
#CelahAwan#GarudaNusantara#dipinggirjala
selamat pagi jiwaยฒ yang sedang memeluk lara...
bersabarlah, sungguh Tuhan sebantiasa menyertai orangยฒ yang sabar.
berjalanlah, sungguh segala iktiar tak akan berakhir siaยฒ.
salam dan doa dari ruang penyemangat berjuluk #CelahAwan
Friedrich Nietzsche
"Kamu harus siap membakar dirimu sendiri di dalam apimu sendiri: bagaimana kamu bisa bangkit menjadi baru jika kamu belum menjadi abu?"
#CelahAwan
Kepala ini adalah labirin tanpa pintu keluar, tempat aku bergulat dengan penyesalan masa lalu.
Setiap sudutnya bertanya:" Apakah kau akan memenjara diri dengan kunci yang kau genggam sendiri?
Tidak; kan ku lupakan masa lalu, dan berjalan menuju diriku yg baru.
#celahawan
Kita terlalu sibuk mengagumi puncak gunung milik orang lain --sampai lupa kalau tanah tempat kita berdiri sekarang adalah puncak yang kita tangisi beberapa tahun lalu.
โBersyukur juga butuh jeda dan kesadaran.
#CelahAwan
ibulah yang rela lapar seharian, demi anaknya kecukupan.
โibulah yang rela mengubur mimpi masa mudanya, demi merajut masa depan anak-anaknya
โhanya ibu yang diam menyembunyikan tangis di sudut teras, demi anaknya bisa tertawa dengan lepas
untukmu ibu, love u...
#CelahAwan
Ich sehe dich, Rose, halbgeรถffnetes
Buch, es enthรคlt Seiten genug,
das Glรผck zu beschreiben, und
niemand wird sie entziffern.
Rainer- Maria Rilke
aus: Rosenzyklus
Perihal kamu;
Mungkin semesta hanya ingin menunjukkan bahwa sesingkat apapun pertemuan dapat meninggalkan rindu sepanjang usia.
โ ๐๐๐ถ๐พ
#ann
Ada badai yang tak pernah sampai ke permukaan, berkecamuk hebat di dasar jiwa yang paling dalam.
Aku adalah kapten yang kapalnya karam oleh ombak buatan sendiri,tenggelam dalam sepi, di antara rindu dan benci yang enggan menepi.
#celahawan
#celahawan ๐
Setiap perjalanan memiliki akhir, setiap pekerjaan memiliki hasil, tapi ketika kamu tidak melupakan siapa yg memberikan itu, maka niscaya semua akan terasa mudah di hadapi