Memberikan informasi dengan bukti

Joined October 2023
7,799 Photos and videos
Pinned Tweet
Viral Voice Note Perpisahan, Mahasiswi Unhas Ditemukan M3nin9*al di Area Kampus Rekaman suara yang diduga milik seorang mahasiswi Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin berinisial PJT (19) kini viral di berbagai grup WhatsApp dan media sosial usai korban ditemukan m3nin9*al dunia di area kampus pada Senin malam, 18 Mei 2026. #pemburuberita #viral #breakingnews #reels #sleeptime
80
464
4,910
449,747
LAMPUNG BARAT – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Pekon Sukananti, Kecamatan Way Tenong, Kabupaten Lampung Barat, berakhir dengan pengejaran dramatis yang melibatkan Tim Tekab 308 Polres Lampung Barat dan Unit Reskrim Polsek Sumber Jaya, Sabtu (13/6/2026). Dalam operasi yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Sumber Jaya, Ipda Rico Hary Saputra, satu dari dua terduga pelaku berhasil ditangkap setelah sempat kabur hingga ke kawasan perbukitan di wilayah Air Keruh dan Simpang Sari, Kecamatan Sumber Jaya. Sementara seorang pelaku lainnya masih dalam pengejaran polisi. Peristiwa bermula saat korban, Asir Rudin (34), petani warga Pekon Sukananti, memarkirkan sepeda motor Honda Beat miliknya di depan rumah. Tak lama kemudian, dua pria yang datang menggunakan Honda Beat putih tanpa pelat nomor diduga berusaha mencuri kendaraan tersebut dengan menggunakan kunci T. Aksi pelaku diketahui korban dan warga sekitar yang langsung berteriak "maling". Menyadari keberadaannya diketahui, kedua pelaku segera melarikan diri menuju arah Kecamatan Sumber Jaya. Informasi itu segera diteruskan kepada jajaran Polsek Sumber Jaya. Dipimpin langsung Ipda Rico Hary Saputra, petugas bergerak cepat melakukan penyisiran dan pengejaran terhadap para pelaku. Sekitar 15 menit melakukan patroli hunting, polisi berhasil mendeteksi keberadaan pelaku di ruas Jalan Nasional kawasan Air Keruh. Aksi kejar-kejaran pun tak terhindarkan hingga petugas menggunakan kendaraan roda empat untuk memotong jalur pelarian pelaku. Saat hendak diamankan, kedua pelaku terjatuh dari sepeda motor dan berusaha melarikan diri ke area perbukitan tanah yang terjal. Polisi terus melakukan pengejaran hingga terjadi pergumulan di lereng bukit dengan kedalaman sekitar lima meter. Dalam kondisi terdesak, salah satu pelaku akhirnya berhasil diamankan petugas. Sedangkan seorang pelaku lainnya berhasil melarikan diri ke arah jurang dan hingga kini masih diburu aparat kepolisian. Dari lokasi penangkapan, polisi mengamankan barang bukti berupa kunci T yang diduga digunakan untuk melakukan aksi pencurian kendaraan bermotor. Berdasarkan informasi awal, pelaku yang berhasil ditangkap diketahui merupakan warga Kabupaten Lampung Tengah. Polisi juga menduga komplotan tersebut telah beberapa kali beraksi di sejumlah wilayah Lampung Barat. Bahkan, berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, pelaku yang masih buron diduga membawa senjata api saat melarikan diri. "Kami bergerak cepat setelah menerima laporan masyarakat hingga berhasil mengamankan satu pelaku di lapangan. Satu pelaku lainnya masih dalam pengejaran," kata Ipda Rico Hary Saputra. Saat ini, terduga pelaku yang ditangkap telah diamankan di Mapolsek Sumber Jaya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga masih melakukan pengembangan guna mengungkap kemungkinan keterlibatan pelaku dalam sejumlah kasus curanmor lain yang belakangan meresahkan masyarakat Lampung Barat. (*) sumber : medialampung #LampungBarat #Curanmor #PencurianMotor #PolisiLampungBarat #Tekab308 #PolsekSumberJaya #WayTenong #SumberJaya #KriminalLampung #BeritaLampung
1
48
POLISI UNGKAP DUGAAN JARINGAN JUDI ONLINE, PRIA DI KUBU RAYA DIAMANKAN KUBU RAYA – Aparat kepolisian mengungkap dugaan aktivitas perjudian online yang beroperasi melalui sejumlah situs dan mengamankan seorang pria berinisial AYA (25) di wilayah Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Pengungkapan kasus bermula dari patroli siber dan penyelidikan yang dilakukan tim kepolisian terhadap aktivitas digital yang diduga berkaitan dengan perjudian online. Dari hasil penelusuran, petugas mengidentifikasi beberapa situs yang diduga digunakan untuk menawarkan berbagai jenis permainan judi secara daring. Tim kemudian melakukan pendalaman dan bergerak menuju sebuah rumah di Komplek PAI, Kelurahan Rengas Kapuas, Kecamatan Sungai Kakap. Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan AYA beserta sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan aktivitas perjudian online. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, AYA diduga mempelajari pengelolaan sistem perjudian online secara mandiri, termasuk penggunaan server, domain, serta integrasi transaksi melalui rekening bank dan QRIS. Polisi masih melakukan pengembangan untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam jaringan tersebut. Kasus ini menjadi bagian dari upaya penegakan hukum terhadap aktivitas ilegal di ruang digital. Kepolisian menegaskan penyelidikan akan terus dilakukan guna mengungkap fakta-fakta lain yang berkaitan dengan perkara tersebut. @divisihumaspolri @humaspoldakalbar @polreskuburaya @kalbar_presisi @tribratanewspoldakalbar #MetaKhatulistiwa #JudiOnline #KubuRaya #SungaiKakap
1
2
45
After a devastating 7.8 magnitude earthquake, the Philippines is now ...
2
82
"NASIB PILU! REMAJA YATIM PIATU TEWAS DIKERAYOK GARA-GARA SANDAL 😭" Thomas Julianus Kristianto, remaja 19 tahun asal Surabaya yang baru menyelesaikan pendidikan SMA, meninggal dunia setelah diduga menjadi korban pengeroyokan. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam, terutama bagi sang kakek, Margono (88), yang telah membesarkan Thomas seorang diri sejak kedua orang tuanya meninggal. Sosok Thomas dikenal sebagai pelajar berprestasi, rajin beribadah, dan tengah menantikan pengambilan ijazah kelulusannya. Menurut keterangan keluarga, peristiwa tersebut diduga terjadi di kawasan belakang SMA Negeri 11 Surabaya. Pada malam kejadian, Thomas berpamitan kepada kakeknya untuk keluar sebentar bersama seorang teman. Namun hingga larut malam ia tak kunjung pulang. Keluarga kemudian menerima kabar bahwa Thomas berada dalam kondisi kritis di sebuah fasilitas kesehatan. "Pamitnya hanya keluar sebentar, tapi tidak kembali lagi," ungkap Margono mengenang momen terakhir bersama cucunya. Thomas sempat mendapatkan perawatan medis dan dirujuk ke RSUD Dr. Soetomo Surabaya. Namun nyawanya tidak dapat diselamatkan. Hingga kini, pihak keluarga masih menunggu hasil autopsi untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban, sementara aparat kepolisian terus melakukan penyelidikan guna mengungkap kronologi lengkap serta pihak yang bertanggung jawab dalam kasus tersebut. #KasusSurabaya #TragediSandal #RemajaMeninggal #KekerasanSiswa #BeritaDuka #HukumAdil
1
4
160
Aparat polres bima membubarkan masa aksi depan STKIP taman siswa
1
71
Maen pukul aja kena lawan modar dia
4
14
81
13,351
Tragis! Anak 12 Tahun Diperkosa Ojol
1
67
Ya Allah gamak 😭 inik llokn sak ndek idapn Aran sik sopir tie,sakit angenk by isikn, Kaye gmak Raden lapek jamakn 😭😇
3
174
Brazil have well and truly taken over Times Square. 👏🇧🇷
1
93
Detik detik kereta komuter line berhenti setelah menabrak taxi dan tidak lama kemudian komuter line di tabrak oleh kereta argo anggrek. #beritaterkini #indonesia #viral
1
112
VIDEO FULL pengakuan Priyo Bagus Setiawan soal kronologi kejadian pembunuhan sebenarnya satu keluarga di Paoman Indramayu… #indramayu #indramayuupdate #pembunuhansatukeluarga #ririnrifanto #priyobagusetiawan
1
66
SEORANG PETANI DITEMUKAN MENINGGAL DI PARIT JUMBO, SEMPAT DICARI WARGA HINGGA SORE HARI SINGKAWANG – Seorang petani berinisial S (55), warga Kelurahan Bukit Batu, Kecamatan Singkawang Tengah, ditemukan meninggal dunia setelah diduga mengalami kecelakaan air di kawasan Parit Jumbo, Jalan Veteran, Kelurahan Roban, Jumat (12/6/2026). Korban sebelumnya berangkat ke kebun bersama istrinya sekitar pukul 07.30 WIB untuk menanam sayuran. Menjelang siang, sang istri pulang lebih dahulu ke rumah, sementara korban masih berada di kebun. Namun hingga pukul 13.00 WIB korban tidak kunjung kembali. Keluarga yang khawatir kemudian meminta bantuan warga untuk melakukan pencarian di sekitar kebun dan jalur yang biasa dilalui korban. Saat proses pencarian, warga menemukan sepeda motor milik korban berada di dalam Parit Jumbo. Temuan tersebut menguatkan dugaan korban terjatuh ke dalam parit. Warga bersama aparat kepolisian dan unsur terkait kemudian melakukan penyisiran di sepanjang aliran parit. Setelah beberapa jam pencarian, korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 16.24 WIB dalam kondisi tenggelam dan sudah meninggal dunia. Jenazah kemudian dievakuasi ke rumah duka di Jalan Pramuka Gang Kembar, Kelurahan Bukit Batu. Keluarga menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan visum maupun autopsi. Proses pencarian dan evakuasi melibatkan personel Polres Singkawang, Polsek Singkawang Tengah, Tim Identifikasi, Patroli Perintis Presisi, Babinsa Kelurahan Roban, serta warga setempat yang turut membantu pencarian. #singkawang #kalbar #beritakalbar #metakhatulistiwa #infokalbar @polressingkawang @humaspolressingkawang @kalbar_presisi @polri @metakhatulistiwa #Singkawang #KalimantanBarat #InfoKalbar #MetaKhatulistiwa #PolriUntukMasyarakat
1
241
Polda Kalbar - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sanggau berhasil mengungkap dugaan tindak pidana penampungan dan perdagangan emas yang tidak berasal dari pemegang izin resmi pertambangan di wilayah Kabupaten Sanggau. Dalam operasi yang dilakukan di Desa Semoncol, Kecamatan Balai, petugas mengamankan seorang pria berinisial JC (63) beserta sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan aktivitas penampungan emas ilegal. Pengungkapan kasus tersebut berawal dari laporan informasi masyarakat serta pemberitaan yang beredar di sejumlah media daring mengenai aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Desa Semoncol. Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim Opsnal Satreskrim Polres Sanggau langsung melakukan penyelidikan untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar. Pada Kamis, 11 Juni 2026 sekitar pukul 17.00 WIB, Tim Opsnal Satreskrim Polres Sanggau yang dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Sanggau, AKP Anuar Syarifudin, S.H., M.H., bergerak menuju lokasi dan melakukan serangkaian penyelidikan di kawasan yang diduga menjadi tempat berlangsungnya aktivitas pertambangan tanpa izin. Setelah melakukan pendalaman informasi hingga dini hari, petugas melakukan pengecekan terhadap sejumlah tenda dan gubuk yang berada di sekitar lokasi aktivitas PETI di Desa Semoncol. Kegiatan tersebut turut mendapat dukungan dari personel Polsek Tayan Hilir dalam rangka memastikan proses penegakan hukum berjalan aman dan lancar. Dalam salah satu gubuk yang diperiksa, petugas menemukan seorang pria berinisial DD yang diduga sebagai pemilik alat tambang emas yang beroperasi di wilayah tersebut. Dari hasil interogasi awal, petugas kemudian memperoleh informasi yang mengarah kepada pihak yang diduga melakukan penampungan emas hasil aktivitas pertambangan yang tidak memiliki legalitas. Berdasarkan keterangan yang diperoleh, tim kemudian melakukan pengembangan dan mengidentifikasi seorang pria berinisial JC sebagai pihak yang diduga menampung emas yang tidak berasal dari pemegang IUP, IUPK, IPR, SIPB, maupun izin resmi lainnya sebagaimana diatur dalam ketentuan perundang-undangan. Sekitar pukul 02.30 WIB, petugas kembali melakukan pengecekan di sebuah tenda yang dihuni oleh pasangan suami istri. Setelah dilakukan pemeriksaan identitas, diketahui bahwa pria yang berada di lokasi tersebut adalah JC. Tim kemudian melakukan penggeledahan dan menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan aktivitas penampungan dan pengolahan emas. Dari lokasi tersebut, petugas mengamankan barang bukti berupa 80,81 gram emas, tujuh buah tempayan yang digunakan untuk proses pemanggangan emas, satu botol berisi air raksa, alat las oksigen, serta uang tunai sebesar Rp40 juta yang diduga berkaitan dengan aktivitas perdagangan emas ilegal. Kapolres Sanggau AKB Sudarsono, S.I.K., M. Si melalui Kasat Reskrim Polres Sanggau, AKP Anuar Syarifudin, S.H., M.H., menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini merupakan bentuk respons cepat Polres Sanggau terhadap laporan masyarakat sekaligus komitmen dalam menindak segala bentuk aktivitas pertambangan dan perdagangan mineral yang tidak sesuai dengan ketentuan hukum. “Setiap informasi yang disampaikan masyarakat akan kami tindak lanjuti secara profesional dan terukur. Dalam perkara ini, kami menemukan adanya dugaan aktivitas penampungan emas yang tidak berasal dari pemegang izin resmi. Oleh karena itu, kami melakukan tindakan hukum sesuai ketentuan yang berlaku guna menjaga kepastian hukum dan mencegah praktik pertambangan ilegal berkembang di wilayah Kabupaten Sanggau,” tegasnya. Saat ini, penyidik Satreskrim Polres Sanggau telah menetapkan JC sebagai tersangka. Yang bersangkutan disangkakan melanggar Pasal 161 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, serta Pasal 106 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan
2
108
DEMO BEM UI MEMBAWA 5 TUNTUTAN Kabar Nasional (RTKO) Jakarta - Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia atau BEM UI akan melakukan aksi demontrasi di Bundaran HI, Jakarta, Jumat (12/6/2026). Berdasarkan pantauan Mamang, mahasiswa UI mulai berdatangan dan berkumpul di lapangan parkir FISIP Universitas Indonesia. "Kami akan membawa seribu massa menuju Bundaran HI," ujar Albani Albani menjelaskan, BEM UI akan bergerak ke Jakarta setelah seluruh mahasiswa berkumpul. Diperkirakan sebelum salat Jumat sudah berada di Jakarta. Setelah salat Jumat, BEM UI akan melaksanakan aksi unjuk rasa menyampaikan sejumlah tuntutan. "Kami akan menjalankan aksi nanti setelah salat Jumat, kita menghormati kawan-kawan yang salat Jumat terlebih dahulu," jelas Albani. BEM UI akan membawa lima tuntutan. Mulai dari penghentian pemborosan anggaran APBN, menurunkan harga BBM, menurunkan harga kebutuhan pokok, memberhentikan program MBG, penghentian program Kopdes. Selain itu, BEM UI turut menuntut penghentian adanya militerisasi di ranah sipil. "Kita meminta Presiden Prabowo Subianto untuk mengakui kesalahannya dan juga menyadari bahwa beliau sedang salah gitu," tegas Albani. Pada demo hari ini, BEM UI membawa tema Menuju Indonesia Bangkrut. BEM UI melihat sejumlah sektor fiskal, moneter, dan pasar modal di Indonesia, sedang menuju ke krisis ekonomi. "Kami minta agar pemerintah sebetulnya cepat mengakui kesalahan itu, cepat memperbaiki kesalahan itu," terang Albani Alasan Turun ke Jalan Sebelumnya, Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) Yatalathof Ma’shum Imawan atau Athof menjelaskan, alasan di balik aksi demo yang akan digelar di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Jumat 12 Juni 2026. “Kami memandang memberi kesempatan dan waktu (untuk pemerintah) sudah terlalu lama kita coba. Karena kritik lewat data juga sudah disampaikan dan selalu diabaikan, lebih-lebih karena pemerintah memilih mengelak alih-alih bertanggung jawab,” kata dia dalam keterangannya, Kamis (11/6/2026). Menurut Athof, kondisi ekonomi yang dirasakan masyarakat tidak sejalan dengan angka pertumbuhan yang selama ini disampaikan pemerintah. Dia menyoroti kenaikan harga kebutuhan pokok, lapangan pekerjaan yang disebut semakin sempit, hingga beban pajak yang dinilai memberatkan masyarakat. “Kenyataan yang kita hadapi sekarang adalah ekonomi hanya tumbuh di atas kertas, tapi di meja makan rakyat tidak ada yang berubah. Harga beras naik, lapangan kerja menyempit, rakyat dihajar pajak,” ungkap Athof. Dia juga mengkritik sejumlah kebijakan pemerintah yang dianggap tidak berpihak kepada rakyat. Dalam kesempatan itu, BEM UI juga menyinggung persoalan pajak UMKM, kebijakan sektor pertambangan, hingga isu militerisme di lingkungan sipil dan kampus. “Semua itu yang membuat kami harus turun ke jalan,” katanya. #News #berita #demo #BemUI #Jakarta #Kabar #terkini
1
5
836
Barisan tentara memblokade demonstran di sekitar Thamrin Plaza Jakarta yang akan menuju titik kumpul protes di Bundaran HI. Ini pertama kali militer diterjunkan mengadang demo publik sejak terakhir kali. Tuntutan demo 12 Juni 2026 mengenai kenaikan BBM, proyek boros duit rakyat seperti MBG dan Kopdes Merah Putih, kementerin gemuk yang inkompeten, militerisasi di ruang sipil, dll. #AksiIndonesiaBangkrut #Mahasiswa #demo #indonesiarungkad
4
5
430
Tiga orang anggota Batalyon B Pelopor Sat Brimob Polda Nusa Tenggara Timur (NTT), ditikam menggunakan senjata tajam oleh sejumlah anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat (AD) di Dusun Waemata, Desa Gorontalo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Kamis (11/6/2026) dini hari. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda NTT Komisaris Besar Polisi Hendry Novika Chandra membenarkan kejadian itu. Hendry menyebut, tiga anggota yang mengalami luka tusuk kini dirawat di Rumah Sakit Siloam, Labuan Bajo. “Tiga anggota Brimob yang luka yakni Bripda PR, Bripda FA, dan Bripda BBK,” kata Hendry, kepada Kompas.com, Senin siang. Henry menjelaskan, insiden tersebut berawal ketika sejumlah personel Brimob mengikuti acara Misa syukuran pelantikan Anggota Brimob Bripda JGR yang berlokasi di Dusun Waemata, Desa Gorontalo, Kecamatan Komodo, Manggarai Barat, Rabu (10/6/2026) malam. Awalnya acara berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh suasana kekeluargaan. Namun, setelah kegiatan selesai dan memasuki Kamis dini hari, terjadi kesalahpahaman komunikasi yang kemudian memicu gesekan spontan antarbeberapa anggota di lapangan. Tiga personel Brimob itu ditikam oleh sejumlah anggota TNI AD.
1
121
BELA ISTRI YANG DIDUGA DIPERKOSA, SUAMI MALAH JADI TERSANGKA "Pak, saya tidak ada niat untuk jadi penjahat..." Air mata ME jatuh saat digiring dalam konferensi pers. Pria asal Kubu Raya itu kini berstatus tersangka setelah menyiram air keras kepada pria yang diduga telah memperkosa istrinya. Rasa sakit, amarah, dan keputusasaan membawanya mengambil jalan yang berujung pada proses hukum. Di hadapan awak media, ME tampak tak kuasa menahan tangis. Sesekali ia mengusap mata dan melihat luka di lengannya yang turut terkena cairan yang dilemparkannya. Ketika keadilan menurut hati bertabrakan dengan keadilan menurut hukum. #KubuRaya #Kalbar #Kriminal #MetaKhatulistiwa #ViralKalbar
1
176
Identitas Dua Terduga Pelaku Penyekapan dan Penganiayaan di Bali Terungkap, Foto Rekaman CCTV Disebarkan untuk Buru Pelaku SUMBA TV — Kasus penganiayaan berat yang menimpa seorang pemuda di Bali kini memasuki babak baru. Setelah pihak keluarga korban mendesak kepolisian untuk bertindak tegas, kini identitas dan wajah dua terduga pelaku wanita yang diduga kuat terlibat langsung dalam aksi pengeroyokan tersebut akhirnya terekspos jelas ke publik. Berdasarkan rekaman kamera pengawas (CCTV) yang beredar, kedua terduga pelaku wanita tersebut kini telah resmi masuk dalam daftar pencarian orang (buron) oleh pihak korban dan warganet yang mengawal kasus ini. Berikut Identitas Lengkap Kedua Terduga Pelaku Dua terduga pelaku wanita yang terekam kamera CCTV di lokasi kejadian diketahui berasal dari luar Pulau Bali. Berikut adalah detail identitas mereka: Pelaku 1: Adrisryanti Tanah Paluang Asal: Makassar, Sulawesi Selatan. Ciri-ciri pada CCTV: Wanita berambut panjang, mengenakan gaun hitam (dress tali), dan membawa tas tangan berwarna merah. Pelaku 2: Ayasha Amanda Amira Putri Asal: Cirebon, Jawa Barat. Ciri-ciri pada CCTV: Wanita berambut kuncir kuda, mengenakan kaus putih dipadu rompi/luaran biru, celana pendek hitam, dan membawa tas ransel. Kondisi Korban dan Detail Perbuatan Terduga Pelaku Aksi pengeroyokan yang diduga melibatkan kedua wanita ini bersama tiga rekan pria lainnya (termasuk seorang pria asal Kupang bernama Yohanes) telah mengakibatkan dampak fisik yang fatal bagi korban. Dalam foto yang dirilis, korban mengalami luka robek yang cukup serius di bagian dahi/pelipis kanan hingga harus mendapatkan jahitan dan dibalut perban medis yang tebal. Wajah korban juga tampak mengalami lebam akibat hantaman atau pukulan dari para pelaku (yang diduga menggunakan jasa tukang pukul). Seruan untuk Membantu Penangkapan Hingga berita ini diturunkan, kedua pelaku wanita tersebut dikabarkan masih melarikan diri dan bersembunyi dari kejaran hukum. Imbauan Publik: Foto dan identitas sengaja disebarluaskan dengan harapan masyarakat yang melihat atau mengetahui keberadaan Adrisryanti dan Ayasha Amanda dapat segera melaporkannya ke pos polisi terdekat agar kasus penganiayaan ini bisa segera diselesaikan secara hukum.
1
3
1,491
Menurut kalian ??
1
68
PROGRAM MBG BOROS RP1 TRILIUN PER BULAN, PEMERINTAH BUKA OPSI TUTUP SEBAGIAN SPPG JAKARTA – Pemerintah membuka opsi menutup sebagian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai berlebih. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari penataan ulang pelaksanaan program agar lebih efisien dan tepat sasaran. Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengungkapkan jumlah SPPG yang semula ditargetkan sebanyak 21.000 titik kini membengkak menjadi 27.877 titik atau bertambah 6.877 titik. Kondisi tersebut diduga terjadi akibat praktik jual-beli titik SPPG. Menurut Zulhas, kelebihan jumlah dapur MBG menyebabkan pemborosan anggaran yang cukup besar. Dengan insentif Rp6 juta per hari untuk setiap SPPG, pemerintah memperkirakan terjadi pemborosan lebih dari Rp1 triliun per bulan atau sekitar Rp12 triliun per tahun. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan pemerintah bersama Badan Gizi Nasional (BGN) tengah melakukan inventarisasi dan evaluasi terhadap seluruh SPPG. Opsi penutupan titik yang berlebih menjadi salah satu langkah yang sedang dikaji. Meski demikian, pemerintah menegaskan pelayanan MBG kepada masyarakat tidak boleh terganggu selama proses penataan berlangsung. Evaluasi dan perbaikan ditargetkan rampung dalam waktu satu bulan. Selain pada SPPG reguler, pembengkakan juga terjadi di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar). Dari target awal sekitar 2.000 titik, jumlahnya meningkat menjadi 8.617 titik, dengan 6.138 titik di antaranya telah memiliki Surat Keputusan dari BGN. @prabowo @bgn_ri @setkabgoid @kemenkopangan @kemensesneg.ri @indonesiabaik.id @infopublik.id @kemkomdigi @kalbar_presisi @metakhatulistiwa #MakanBergiziGratis #MBG #SPPG #BGN #Pontianakinside
1
122