Lukisan-lukisan Cornelis van Steenwijk dari dalam kamp interniran Jepang di jalan Bonang, Jakarta, 1943-44.
Pelukisnya sendiri tewas bersama kapal Junyo Maru yang karam ditorpedo Inggris di laut dekat Muko-muko, 18 Sep 1944. Temannya menyerahkan lukisan Steenwijk pada istrinya.