Hari ini, 26 Februari 2026, dua hari setelah hari Ulang Tahun, insyaAllah saya mengadakan peluncuran dua buku,
Buku pertama
Jalan Samurai Akademik: Nalar, Keberanian, dan Tanggung Jawab Ilmiah Dokter Tifa
Buku kedua
Otak Politik Jokowi: Kajian Berbasis Neuro politika
Buku menjadi kue dan lilin. Buku menjadi simbol Deklarasi: Aku dengan Buku sebagai Pedang Samuraiku.
Seorang Samurai Akademik yang lahir dari tahun perjuangan, lahir dari konflik antara kebenaran dan kekuasaan.
Dua Buku dengan Dua Kutub ini menjadi Poros Intelektual.
Jalan Samurai Akademik
Bicara tentang etos ilmiah, integritas, tanggung jawab intelektual, dan keberanian epistemik
Otak Politik Jokowi
Sebuah analisis kekuasaan, neurosains perilaku politik, dan mekanisme neuro psikologis dari simbol kekuasaan.
Buku pertama membangun fondasi moral ilmiah.
Buku kedua membedah realitas kekuasaan.
Artinya
Saya tidak hanya mengkritik. Saya membangun standar.
Secara eksistensial, saya sudah melewati fase hidup dimana saya tidak lagi hanya dokter, akademisi, dan aktivis.
Saya sedang membentuk arketipe baru sebagai
Samurai Akademik.
Seorang Samurai:
Hidup dengan kode etik
Berani mati untuk kehormatan
Tetap disiplin dan terlatih
Dalam dunia akademik dan politik Indonesia, itu adalah posisi yang sunyi dan berisiko.
Dalam ruang hampa, yang sunyi dan hening
Saya berbisik, lirih dan namun tegas dan tajam:
"ini adalah titik konsolidasi identitas. Ini adalah waktu untuk Deklarasi keberanian ilmiah. Ini adalah penegasan posisi intelektual. Dan ini adalah kelahiran ulang sosok dokter Tifa dalam fase kehidupan yang baru."
Bismillah.
Hasbunallah wanikmal wakil, nikmal maula wanikman nashiir.