AKTIVIS-AKTIVISAN KARBITAN KEHILANGAN PAMOR DAN BERBOHONG
Benerkan apa kata gue?
Aktivis-aktivisan itu pamornya hilang hanya dalam waktu 5-6 minggu, karena diendorse di media sosial oleh kelompok anti NKRI. Setelah 5-6 minggu, ya ditinggal, karena sudah tidak diperlukan. Mereka ibarat ayam broiler, setelah 5-6 minggu, dipotong.
Aktivis-aktivisan itu limbung, mereka berupaya sekontroversial mungkin bicara, dibantu oleh aktivis-aktivisan lain, bicara sevulgar mungkin, memaki, menghina agar terkenal lagi, tapi itu tidak terjadi.
Dan seperti biasa, akhirnya aktivis-aktivisan ini membuat cerita bohong, mereka mau dibayar miliaran rupiah untuk diam, tapi menolak.
Kenapa pernyataan gue selalu benar?
Bukan karena gue hebat, karena ini yang terjadi sama semua aktivis-aktivisan karbitan yang diendorse kelompok anti NKRI. Ini pengulangan yang terjadi berulang kali. Polanya selalu sama..
Mereka panik, mereka tadinya pikir mereka hebat, pahlawan, heroik, terkenal, tiba-tiba tidak lagi jadi pusat perhatian. Apa saja dilakukan, bahkan sampai harus berbohong bahwa dibayar mereka lakukan, agar bisa mengembalikan perhatian itu.
Logikanya, siapa yang mau bayar sesuatu yang sudah tidak berguna?? Masih banyak aktivis-aktivisan karbitan lain yang akan dimunculkan.
TEDDY GUSNAIDI