Joined June 2026
2 Photos and videos
Sedikit utas. Awasi tontonan anak-anak di sekelilingmu. Di era streaming dan media sosial, tidak semua animasi dibuat murni untuk hiburan anak. Banyak orang tua masih berasumsi bahwa "kartun = aman". Padahal realitanya tidak sesederhana itu. 1. Anak kecil adalah kelompok yang paling mudah menyerap informasi. Apa yang mereka lihat berulang kali bisa memengaruhi cara mereka memahami dunia, hubungan sosial, dan nilai-nilai tertentu. That's why parental guidance matters. 2. Jangan hnya melihat visual yang lucu atau karakter yang menggemaskan. Perhatikan juga pesan, tema, dan nilai yang disampaikan dalam cerita. Kadang yg perlu diawasi bukan gambarnya, tapi narasinya. 3. Orang tua perlu tahu apa yang ditonton anak, siapa target audiensnya, dan apakah kontennya memang sesuai usia. Tidak semua serial animasi dibuat untuk anak-anak, meskipun tampilannya terlihat ramah anak. 4. Hal yang paling penting adalah membangun kebiasaan berdiskusi dengan anak. Tanyakan apa yang mereka tonton, karakter favorit mereka, dan pesan apa yang mereka tangkap dari sebuah cerita. Jangan sampai internet menjadi guru utama mereka. 5. Pada akhirnya, tanggung jawab terbesar tetap ada pada orang tua dan lingkungan sekitar. Platform, studio animasi, dan kreator konten punya kepentingan masing-masing. Karena itu, jangan menyerahkan seluruh proses pendidikan dan pembentukan karakter anak kepada layar. Hati-hati awasi tontonan anak kecil di keluarga mu Predator tidak pakai tanda pengenal. Mereka tersenyum, mereka membantu, mereka menunggu. Jangan beri mereka kesempatan. Awasi anak-anakmu. Kita bahas yang lagi rame buat yg aware pasti dah tau campaign di serial animasi 3D ini. tapi bisa juga ga rame2 banget, karna isu nya masih sedikit yang tahu, jadi bantu sebarkan atau informasi kan awareness ke lingkungan kalian ya supaya terhindar dr softselling ideolokhi bahaya mereka. The Amazing Digital Circus (TADC) Gooseworx (pembuat TADC) adalah seorang non-binary & menggunakan pronoun they/them. Bbrapa kru/animator yg terlibat jga ada yang openly LGBT. ini valid nih. dari sini udah cukup bukti, dan seperti biasa kebiasaan leftist itu suka berkelit-bertaqiyah untuk menutupi ambisi nya. di tambah lagi bukti nyata banyak fandom jadi CHILD GROOMER. salah satu bukti nya sprti di SS di bawah nanti, mengincar anak-anak yg antusias dimana di paksa dewasa sebelum waktu nya apalagi ini bukan doktrin yg sesat bisa bahaya untuk jangka panjang. gak berhenti di lgbt, ada ; pada episode 4 terdapat kontroversi si jax sering melakukan seksisme terhadap peran perempuan dan pada karakter perempuan menurut headcanon fandom banyak nya berorientasi sex nya Lesbian,straight ally dll. berikut di bawah bukti child groomer sedang melancarkan aksi nya,
12
63
242
8,302
Jadi hal ini menjadi norma, laki-laki yang berpura2 jadi perempuan bisa memiliki alasan untuk melakukan kekerasan seksual, sekarang minta ini besok kalau ada kasus ks nanti nggak mau tanggung jawab
💚 eh sumpah di mall bdg-jkt banyak banget laki2 berdandan perempuan yang seenak jakun mereka keluar masuk toilet perempuan. gue sebagai perempuan tulen risih anjir gimanapun jga lo itu laki2 secara biologis
10