Joined May 2010
33 Photos and videos
Pinned Tweet
Terima kasih untuk semua teman-teman di X yang sudah menyempatkan hadir dalam perjalanan kecil saya di sini. Sudah sampai 1001 follower😊🙏 Mungkin bagi sebagian orang, itu hanya sebuah like, retweet, atau reply. Hanya beberapa detik. Hanya gerakan jempol. Tapi di balik itu, ada dukungan, semangat, dan rasa bahwa kita tidak sedang berjalan sendirian. Jujur, saya cukup terharu melihat begitu banyak orang yang saling membantu tanpa saling mengenal. Saling menguatkan. Saling mendukung. Saling mendoakan agar sama-sama bertumbuh dan mendapat rezeki yang baik. Terima kasih untuk setiap interaksi, sekecil apa pun. Semoga kebaikan yang kalian berikan kembali kepada kalian berkali-kali lipat. 🙂 Mari terus belajar, berkarya, dan bermanfaat bersama.
12
1
23
723
Andy Kesuma retweeted
Jun 11
Lord, protect my mom always.
18
131
745
10,563
Lagi diusahain, bikin sirkel. Komen like sama balesin komen di tl yang komenin posku. Haha ha... Semoga dapat sirkel yang suportif.
Setelah 1 bulan cenblue 1.kebayakn yg payout followernya diatas 2000 keatas. 2.selain buat konten bagus dan menarik. Juga harus aktif komen, komen yg membangun dan nyambung. Jangan pelit like, bagikan juga So kesimpulannya Jika baru pertama cenblue 1.fokus perbanyak followers dulu, 2.jangan malu folow duluan atau minta follback 3.aktif komen,like,bagikan 4.insyallah payout karena usaha tidak mengkhianati hasil Tetap semangat bismillah
1
2
49
Kalau bisa mengulang masa saat menerima gaji pertama, mungkin saya akan menyisihkan sebagian untuk dana masa depan sebelum membeli apa pun. Nominalnya tidak perlu besar. Yang penting membangun kebiasaan bahwa setiap rupiah yang masuk punya tujuan, bukan hanya pengeluaran.
buat yang baru dapat gaji pertama🙏 jangan langsung dihabisin buat traktir teman-teman ya, nak. sisihkan dulu 20% sebelum kamu tahu mau dipakai buat apa. karena kebiasaan yang kamu bangun di gaji pertama, biasanya kebawa sampai gaji ke-50, ke-100, dst..
1
19
Siapa yang belum mutualan??? Ayo kita mutualan. Kalau lewat TL mu respon ya...
26
13
399
Ada yang kadang terasa lebih berat dari pekerjaan. Iya, meninggalkan rumah, saat anak-anak masih ingin bersama. Tapi aku tetap melangkah. Cium kening mereka satu-satu, lalu berangkat. Karena cinta kadang berarti pergi demi masa depan mereka. Di ekonomi sekarang, masih punya pekerjaan yang bisa dituju itu sudah bersyukur banget. Parents, kalian ada yang juga ngerasain hal yang sama? Cerita di komentar ya 😊 #ceritaminggupagi #bapakLDM
28
Menutup hari ketujuh join cenblu. Impresinya masih rendah, perlu banyak belajar.
20
1
17
501
Ini namanya sate madura. Dari daging kambing dengan bumbu kacang. Ada juga yang pakai bumbu kecap saja Kalian suka yang mana?
5
2
115
Semua butuh persiapan dan proses. 😊🚀
Pengingat kecil hari ini: hal-hal baik gak datang tiba-tiba. nikmati aja perjalanannya, pelan-pelan yang penting konstan. 🌱✨
1
50
Jadi bulan lalu saya salah transfer ke nomor rekening orang asing. Awalnya saya ingin transfer ke bendahara saya anggap lah namanya Ibu V (kalau X jadi Bapak😊). Kami, saya dan Ibu V sama-sama nasabah Bank yang sama sebut jasa Bank J. Nah pada waktu Transfer saya memilih rekening tujuan yang telah tersimpan (saved beneficiary) pada aplikasi Mobile Banking Bank J. Setelah memastikan rekening tujuan yang tersimpan tersebut benar Ibu V, saya melanjutkan proses transfer sesuai prosedur yang berlaku hingga transaksi dinyatakan berhasil oleh sistem. Namun, setelah transaksi selesai dan saya melihat bukti transfer yang diterbitkan oleh sistem, saya mendapati bahwa nama penerima yang tercantum pada bukti transfer bukan Ibu V, melainkan Bapak A. Lah, dari sini saya bingung. Saya sebelumnya sudah pernah transfer ke Ibu V dengan nomer rekening tersebut melalui Aplikasi Mbanking yang sama. Apa ada kemungkinan nomer rekening tersebut ditutup dan kemudian diberikan kepada orang lain? So, saya berusaha mengamankan uang saya. Langkah awal yang saya tempuh adalah melaporkan permasalahan ini kepada CS Bank J sebagai pihak yang memiliki kewenangan dan otoritas dalam menangani transaksi ini. Namun dalam prosesnya, saya merasa penyelesaian kasus ini terkendala oleh prosedur yang cukup rumit, saya harus bawa buku tabungan yang ketulan berada dirumah yang jaraknya ratusan KM dari tempat transaksi saya. Harapan saya saat pertama kali melapor adalah agar dana yang saya laporkan dapat segera diamankan atau diblokir sementara, sehingga proses verifikasi dan pelengkapan dokumen dapat saya lakukan tanpa risiko dana tersebut berpindah atau ditarik terlebih dahulu. Ini tidak bisa dilakukan hari itu karena ketiadaan berkas saya. Padahal petugas Bank bisa melakukan verifikasi transaksi saya melalui aplikasi mereka dan saya sudah menyatakan tidak mengenal Bapak A. Karena darurat, esok hari saya ijin tidak masuk kerja, saya pulang ke rumah. Saya lengkapi berkas dan melapor ke kantor cabang di kota saya. Laporan diterima. Hasilnya dananya tidak diblokir tapi kata CSnya saya dimediasi. Beliau (Mbak CS nya) menghubungi Pak A untuk bersedia mengembalikan Dana saya. Sampai disini saya merasa lebih tenang, berharap Pak A beritikad baik dan mau mengembalikan. Jawaban Pak A, saat itu beliau tidak punya MBanking jadi tidak bisa langsung mengembalikan. OK. Saya anggap wajar. Hari itu saya pulang dengan harapan minggu depan dana saya kembali. Selasa minggu depannya saya kontak Mbak CS di kota saya. Kok belum ada kabar? jawabannya setelah WA terakhir pada saat dihubungi lagi melalui WA sudah tidak dijawab. Lah... Merasa perlu cari jalan keluar, selanjutnya saya coba kontak Call Center Bank J dan menerima informasi dari CS CallCenter atas nama Ibu S, bahwa laporan tidak bisa ditindaklanjuti melalui CallCenter harus ke kantor cabang Bank J dan Bank J memerlukan Surat Konfirmasi Salah Transfer sebagai dasar untuk melakukan pendebetan terhadap rekening Bapak A. Saya memahami kebutuhan administrasi tersebut dan berupaya memenuhi persyaratan yang diminta. Lalu saya kembali ke kantor cabang Bank J di tempat kerja saya. Dengan harapan semoga Bank J bisa membantu. Namun kemudian saya justru memperoleh informasi bahwa dana tersebut telah diambil pada hari minggu sehingga tidak memungkinkan lagi dilakukan pendebetan dari rekening yang bersangkutan. Menurut saya, pada titik ini permasalahan telah tereskalasi menjadi lebih serius. Kondisi tersebut menimbulkan kesan bahwa laporan yang telah saya sampaikan sejak awal belum mendapatkan tindakan pengamanan yang memadai. Terus terang, saya juga merasa heran. Sebagai nasabah yang telah melaporkan dugaan salah transfer sejak awal, saya berharap ada langkah mitigasi yang dapat dilakukan oleh Bank J untuk mencegah dana tersebut berpindah terlebih dahulu sampai proses verifikasi selesai. Sebaliknya, yang terjadi justru dana tersebut telah ditarik sehingga penyelesaiannya menjadi jauh lebih sulit. Saya tentu tidak mengetahui secara pasti bagaimana Standar Operasional Prosedur (SOP) Bank J dalam menangani kasus seperti ini. Karena itu, saya berharap teman-teman yang mengetahui prosedur yang seharusnya bisa membantu menjelaskan kepada saya. Terutama dalam menghadapi Bank J soalnya lucu juga kalau kita berhadapan langsung dengan yang menerima transfer. Jangan-jangan kita dianggap pemalsu identitas kan malah berbahaya. Saya menyampaikan hal ini bukan untuk mencari pihak yang disalahkan, melainkan untuk memperoleh kejelasan mengenai proses yang telah berjalan serta bentuk perlindungan yang seharusnya diterima oleh nasabah dalam situasi seperti ini.
Kalau saya salah transfer ke rekening orang, apa yang bisa saya lakukan?
1
409
Dulu saya berpikir: Kalau bekerja dengan baik dan rajin, masa depan pasti akan aman dengan sendirinya. Sekarang saya mulai melihatnya berbeda. Bekerja itu memang penting. Tapi belajar skill baru ternyata sama pentingnya. Membangun aset juga tak kalah krusial. Karena masa depan tidak hanya ditentukan oleh apa yang kita kerjakan hari ini, tapi juga oleh apa yang kita persiapkan sejak sekarang. Kita tidak bisa mengandalkan satu kuda saja untuk lari jauh. Perlu diversifikasi: kerja, skill, dan aset. Bagaimana dengan kamu? Sudah mulai melihat masa depan dengan perspektif yang sama? #FinancialLiteracy #PersonalGrowth #MasaDepan
1
1
50
Karena Allah memampukan yang dipanggil, bukan memanggil yang mampu. Panggil hamba ya Allah...🤲
Air mata Chulaeli Ali (73) tak terbendung saat berada di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, Arab Saudi, Selasa (9/6/2026). Ini kisahnya. Via: @detikHikmah detik.com/hikmah/haji-dan-um…
1
45
Kalau memang tangkinya besar ya muter, antri lagi ha ha ha...
Kabar Pembatasan Pertalite Rp 50.000 per Kendaraan, Pertamina Buka Suara Baca di otomotif.kompas.com/read/202…
1
1
55
“Terongnya tidak usah dibeli, Bu. Dibawa saja. Gratis. Yang Ibu bayar ikan sama tahunya saja.” Ibu terkejut. “Lho, kok bisa, Mas?” Mas Penjual menggaruk kepalanya, tertawa kecil. “Iya, Bu. Itu dagangan saya kemarin. Sudah saya bawa pulang, tapi malam tadi saya lihat masih bagus-bagus. Sayang dibuang. Ibu memandang terong-terong itu lagi, lalu tersenyum. “Owalan Mas… lha sek seger ngene kok nggak laku?” “Nggih, ndak papa, Bu,” jawabnya santai. Ibu pulang dengan langkah ringan. Di keranjangnya ada ikan, tahu, dan tiga buah terong yang “gratis”. Di tengah dunia yang serba mahal, masih ada orang yang memilih memberi kepada sesamanya. Mas Penjual itu mungkin tidak sadar, tapi pagi ini dia memberi kami lebih dari sekadar terong. Dia memberi kehangatan yang lama tak terasa di tengah hiruk-pikuk kenaikan harga.
1
81
Semoga terus kondusif... Vid: rofa_y_nina
1
34
Mulai sadar bahwa bertumbuh di X bukan hanya soal membuat postingan saja apalagi untuk akun kecil yang belum dikenal. Kadang postingan kita sepi. Kadang views-nya biasa saja. Kadang rasanya seperti tidak ada yang memperhatikan. Tapi ternyata, setiap kali kita ikut berinteraksi: • Memberi like, membalas komentar dan follow di tab For You • Memberi like, membalas komentar dan follow di tab Following • Membalas komentar • Ikut berdiskusi Membuat Akun kita tetap bergerak, dan kita perlahan mulai dikenal. Follower bertambah sedikit demi sedikit. Jaringan pertemanan juga semakin luas. Jadi kalau hari ini postingan masih anyep, jangan patah semangat. Terus bergerak, terus berinteraksi, dan yang paling penting: tetap konsisten sampay payout. 🚀
1
44
Emang sesulit itu ya menaikkan impressi... 100k aja masih belum. 5M? Masih jauh dong 🚀😊
29
Ya Allah ampunilah dosa-dosa kami, lindungilah kami Bangsa Indonesia... Aamiin🤲
اللهم لا تسلط علينا بذنوبنا من لا يخافك ولا يرحمنا Ya Allah ya Tuhan kami, janganlah Engkau kuasakan atas kami --karena dosa-dosa kami-- penguasa yang tidak takut kepadaMu dan tidak punya belas-kasihan kepada kami.
27
Belakangan ini saya mulai mencoba memanfaatkan AI dalam pekerjaan sehari-hari. Belum yang rumit-rumit juga sih 😄 Sejauh ini ChatGPT saya pakai untuk: • Merangkum PDF hasil rapat • Membantu menyusun dokumen • Membuat ilustrasi untuk konten Lumayan menghemat waktu dan tenaga. Saya jadi penasaran. Kalau di pekerjaan kalian, AI paling sering dipakai untuk apa? Sebutkan tools-nya juga ya. Siapa tahu saya bisa ikut belajar. 👇
56