Di balik senyum yang utuh ada tugas akhir yang belum ku sentuh wkwk. But, whatever. Shoutout to my mom, dad, sisters, brothers, and of course my gurus. Terima kasih. Kalau bukan karena doa dan ridho kalian, mungkin aku ga kemana-manaπβ¨
Work! Normalisasi tidak kepo dengan hubungan pribadi rekan kerja (cth: hubungan romantis). Standardmu belum tentu sejalan dan belum tentu membuat rekan kerjamu nyaman.
πππ¨ ππͺΜπ§ πππ£ πΌπππ£π! πΈβ‘
Danke, dass ihr in unserer Arena wart und den Abend so besonders gemacht habt, @linkinpark β€οΈπ€
Jadi sebenere boleh kritik government ga ini?
Soale tiap kritik dicounter, seolah2 yg kritik tu βga nasionalisβ bahkan dijawab βnyenyenyenyeβ
Ditanya βtrus solusimu apa!β
Banyak juga yg udah kasi solusi. Ttp aja dibales dengan narasi offensive.
Pernah sayup-sayup terdengar di salah satu pengajiannya Ustadzah di salah satu masjid (kebetulan waktu itu suaranya kedengeran sampe luar), bahwa itu salah satu bentuk dari "dosa jariyah" buat orang tuanya dan berdampak pula ke anaknya. Kok bisa dosa jariyah? Karena anak yang β
seterusnya, sampai ada yang "memutus" dosa tersebut dengan belajar fiqh dan meneliti bahwa pernikahan leluhur terdahulunya seharusnya tidak sah. Itu berlaku kalo anaknya si pezina itu perempuan, dan cucunya perempuan. Agak complicated juga ya? Tapi begitulah fiqh konservatif.
Makanya guys, udah bener Allah nyuruh kita buat jauhi zina. Karena dampaknya serumit dan semengerikan itu. Dan yang paling dirugikan siapa? Let's be honest, jelas pihak perempuan. Jadi buat temen-temen cewe, jangan mudah terbujuk rayu oleh laki-laki sebelum ijab qabul terjadi