mintwatermind
📍 scotland
𝗺𝗶𝗻𝘁𝘄𝗮𝘁𝗲𝗿𝗺𝗶𝗻𝗱 another year beneath the same moon, another year of unforgettable memories. the stars are waiting, and so are we. #MOON_GALA
“Oh tidak kawan, aku lupa. Aku memiliki janji untuk pergi ke tempat lain. Maaf, aku benar-benar melupakan jadwalku!” sehingga Theo hanya bisa melepas topi dan mengacak surai cokelatnya, frustasi. Ia tatap dirimu dengan wajah penuh penyesalan.
Lagipula kan, hanya tiga buah saja yang harus dicari. Tidak menghabiskan banyak waktu dan tenaga seharusnya. Pikiran Theo yang seperti ini tentu saja berdasarkan pada kepercayaanya yang tinggi padamu. “Haruskah kita memulainya sekarang, kawan mautku?”
Secara main-main, Theo menodongkan ujung bilah pedangnya pada lehermu. Tenang saja, ini hanya properti dan bahannya tentu aman. Tidak tajam sama sekali lho. “Tetapi, Hayes. Aku tidak berpengalaman di sini. Jangan tinggalkan aku tiba-tiba, lho.” @steilarace
goda Theodore sembari menyimpan properti pedangnya. Ia rela menyewa kostum Kapten Hook demi menyesuaikan tema yang kawannya perankan. Suasana lobby cukup ramai namun tak mengusik kenyamannya yang lebih menyukai ketenangan. Di sini ia bisa lebih menikmati eventnya bukan?
“Kau harus menemaniku sepanjang hari, nih. Jadi kita mau kemana? Aku menolak menjadi Tinkerbell, lebih seru kalau menjadi musuhmu.” Theodore menyikut bahu kawannya ini sembari memainkan bulu hiasan di topinya. @steilarace
Selamat sore, talent @steilarace - Hayes reservasi diterima, atas nama klien @bescheming - Theodore dalam pelayanan indoor. Selamat menjalankan tugas! Semoga lancar dan sukses.
Membuat Theo menjulurkan tangannya untuk merengkuh pinggang ramping itu dan merasakan kembali pagutan bibir yang hanya sekilas saja. Ia tidak rela, belum merasa cukup untuk menyesap bibir ranum yang kenyal. Yang akan selalu ia ingat bagaimana rasanya.
Pagutan yang semula hanya kecup-kecup biasa saja, kini berubah menjadi lumatan lembut. Tidak menuntut dan kasar, begitu lembut dan hanya sebentar saja. Theo lalu berbisik, “Saya akan terus hidup, tapi tunggu lah saya di alam baka nanti jika waktunya sudah datang.”
‘ @dusseldo_f
“Kamu tidak pernah pergi, untuk apa saya mengenangmu?” kini Theo yang mengikis jarak dengan mencondongkan tubuhnya ke depan. Menatap kedua manik hijau cantik itu dengan lamat dan selalu mengingatnya dalam pikiran.
ᅠ ᅠ
“Kau selalu hidup dalam 𝘫𝘪𝘸𝘢 𝘪𝘯𝘪.” Theo menepuk dada kirinya yang tersemat Lencana Auror miliknya di sana. Dengan pandangan yang tak pernah berpaling dari kedua manik indahmu.
‘ @dusseldo_f