Dono Warkop bukan sekadar pelawak legendaris, tetapi juga seorang akademisi dan aktivis yang pro rakyat.
Jauh sebelum terkenal, ia aktif membela masyarakat kecil, menjadi dosen sosiologi di Universitas Indonesia (UI), dan skripsinya pada tahun 1978 mengkritisi kebijakan pemerintah yang menggusur rakyat kecil demi pembangunan.