Kecuali ngomong/nulis yg formal, saya mah santai aja, bisa campur2 bhs Indonesia, bhs inggris, bhs prokem dll.. bgmn yg pas di rasa hati & rasa berbahasa aja.
Nggak u/kelihatan pinter.
Biasanya orang yang nyampurin inggris x bahasa Indo itu mmg karena kebiasaan (dari lahir konsumsinya media inggris) gak biar “keliatan pinter”, orang-orang yang pengen keliatan pinter ya pake bahasa Indonesia baku nan tertata rapih