Crypto ini kan pasar 24 jam ya (Forex hampir 24 jam).
Kelihatannya enak, bisa trading kapan aja.
Tapi di balik itu, ada juga potensi rungkad kapan saja.
Minimal kalau pasar saham, menjelang jam 4 sore masih loss, kita tau bahwa kita mesti berhenti, dan loss di hari itu dibatasi.
Tapi kalau crypto (dan forex)...Beuh. Jam 4 sore loss, jam 6 sore masih bisa coba lagi, habis magrib buka posisi lagi, pas adzan isya belum selesai, saldo udah habis WKWKWKWK.
Tapi jokes aside, saya mau bagi tips biar loss kalian di pasar yang gila ini terkontrol:
1. Jangan trading tengah malam/dini hari.
Kalau NY session udah buka (saya lupa, jam 8 atau 9 malem WIB ya...sekitaran situ lah), boleh lah trading, liquidity sama volume banyak di situ. Tapi lewat jam 11 malam, skip. Tutup aja posisi kalian. Atau kalau mau ya set SL di BEP atau plus.
Maksain trading di atas jam 11? Mampus. Willpower manusia paling lemah jam segini. Bakal jelek pengambilan keputusanmu. Mending tidur.
Ini sebenarnya berlaku gak cuma di Indonesia, tapi hampir seluruh dunia. Intinya setelah NY session buka, lalu setengahnya jalan, habis itu gak banyak pergerakan lagi sampai Asian session (jam 5 subuh kalo gak salah)
Ya di zona waktu lain juga sama, tapi beda jam aja.
2. Maximum Drawdown System.
Bikin 2: Loss dari jumlah uang, sama loss dari jumlah trading.
Contoh: Kalau loss 10% dari kapital atau loss 3x berturut-turut.
Begitu salah satu dipenuhi, STOP TRADING. Berhenti trading. Besok lagi.
Lakukan hal yang lain. Touch grass kek, ngocok kek, atau apa gitu.
Begitu kamu nurut sama pikiran "satu kali lagi, habis ini recover" - biasanya gak nyampe sejam akunmu ludes deh.
3. Embrace solitude
Kalian boleh berkomunitas, cari temen sebanyak-banyaknya. Bahkan, silaturahmi itu saya percaya adalah salah satu perbuatan yang bisa bikin banyak rejeki.
Tapi kalau kamu ikut semua grup trading, follow semua influencer, chat di berbagai macem grup, yang kamu dapet banyaknya noise jadinya. Jadi judgmentmu akan ter-clouded atau jadi gak bisa mikir jernih.
Trader profesional mengoperasikan tradingnya di ruangan yang dia bisa konsentrasi, plan-nya kelihatan membosankan tapi solid.
In the end, bukan siapa yang paling pintar, tapi yang bisa nurut sama aturan.