jujur kurang kuat min, coba kita diskusi pelan-pelan.
1. kata-kata george gaada yang salah, ini semua tergantung perspektif dari pembaca aja.
lu as pembaca sensi apa nggak sama dia? klo gak sensi ya bakal lu bakal anggap b aja statement dia, but ya klo sensi, bakal baca statement dia menjdi sebuah hal yang salah dan blunder. Dan setau ku, ini hal lumrah yang bisa dibicarakan oleh driver di media. Pula emang pada nyatanya regulasi sekarang ya lebih cocok di driving style kimi, kaya apa yang dijelasin sama f1speed. Dan dia sendiri juga bilang ko, dia bakal segera improve his driving style untuk menyesuaikan dengan regulasi sekarang.
2. Dibilang dia gamau nyalahin dirinya sendiri, krna statement dia yg ‘somebody doesn't want him to win’, lah dia mau nyalahin dirinya sendiri gimna? jelas-jelas problem yang dia hadapi diluar kuasa dia semua???
4. George rusak citra mercedes? bahkan george udah bantah isu sabotase, demi bela mercedes, dan 63s terima bantahan itu, gaada dari kita yang bahas itu lagi.
5. sebenernya lu tau ga sih min problem apa aja yang george alami selama race? yang bikin dia terkesal bisa “kalah” point sama kimi?? oke mungkin lu gaterlalu perhatikan george, so kita bedah pov dari gua as george fans.
- china: Sayap depan patah sebelum/selama lap terakhir Kualifikasi Q2. Di sesi Q3, after timnya melakukan the wrong firing procedure, mesinnya berhenti di lintasan dan itu butuh 90% waktu yang ditentukan baginya untuk balik ke garasi dan memperbaikinya, sehingga dia harus memasang putaran terakhir dengan baterai kosong dan ban dingin (punya waktu sekitar satu menit untuk keluar dari garasi dan lakukan putaran keluar).
- Jepang: Tim ngakui bahwa mobilnya mengalami masalah setelah perubahan kecil pada suspensi belakang, yang berarti mobilnya nggak dapat melewati tikungan dengan baik. Masalah terjadi di beberapa meter awal balapan, karena rem belum sepenuhnya terlepas. RE nyuruh dia untuk menerapkan pengaturan tertentu karena mereka percaya itu akan memberi George lebih banyak tenaga, tetapi malah memicu kesalahan dan mobil kehilangan semua tenaga (yang berarti dia disalip oleh mobil di belakangnya), mencapai harvesting limit sampai dia nggak memiliki baterai untuk memulai kembali setelah safety car (menyebabkan kehilangan posisi ke mobil di belakang). toto jelasin problem george :
x.com/mercedesamgindo/status…
- miami: ya oke lah george di miami ini emg bukan his best track, dan dia agak struggle disana. TAPI tau ga? pas start ulang after safety car, mereka pake strategi yang salah untuk start ulang, dan bikin dia kehilangan satu posisi dari mobil di belakang. Dan dia akhirnya bru ngacir di lap 50an setelah ngotak-ngatik mobilnya. nih bradley jelasin case george :
x.com/mercedesamgindo/status…
- canada: selama quali set up nya ga kawin sama driving stylenya dia, but pada akhirnya setelah dia nyesuain itu dengan driving stylenya dia, dia bisa ngacir rebut pole. DNF disebabkan oleh baterai, modul ERS rusak parah (MGU-K dan ES tidak dapat digunakan kembali), penjelasan bradley:
x.com/gr63_idn/status/206034…
- monaco: monaco salah satu not his best track yk, jadi ya that’s not a big problem kalau pas quali dia struggle, gue paham. bcs george juga boleh dong punya “bukan tracknya”, bukan driver lain doang? dan kejadian selama race, kayanya ga perlu gua jelasin ya, karena lu tau sndiri mostly hasil dari ke idiotan teamnya.
Oke, kita ulik juga ya di sini. Jadi, setelah kualifikasi GP Monako kemarin, Russell bilang gini di media pen:
“Kami jelas melihat ada beberapa hal di mana perubahan pada mobil tahun ini membuat driving style alami saya tidak terlalu cocok dibandingkan dengan mobil tahun lalu.”
“Kimi dan saya memang memiliki driving style yang berbeda, itu sudah terlihat tahun lalu dan juga terlihat tahun ini. Namun, tentu saja, tahun lalu mobilnya sangat cocok untuk saya, sementara tahun ini mobil tersebut sangat cocok untuk dia (Antonelli).”
“Jadi saya perlu beradaptasi dengan kondisi ini, dan saya sedang berusaha sebaik mungkin untuk melakukannya. Tetapi itu tetap tidak menjawab mengapa awal musim ini terasa begitu mudah bagi saya. Saya juga tidak tahu. Saat ini saya agak kebingungan.”
Terus, kita look back juga setelah dia DNF di Kanada lalu, di juga bilang: “Rasanya seperti ada seseorang yang tidak ingin saya bertarung atau bersaing untuk memperebutkan gelar juara dunia ini.”