Queerphobia bukan settingan rezim. It's real, it's out there among us. TAPI, bahasan soal queerphobia dinaikin rezim supaya konflik horisontal makin cepat terjadi. Supaya mata tdk tertuju ke atas.
Rezim tau saat dia naikin bahasan soal queer, para queerphobic haus darah muncul.
Kan kemaren uda aku naekin job buzzer 500 perak pertweet untuk nyerang massa aksi dengan narasi narasi homofobia
Queerfobia ini settingan rezim, dan masi aja pada goblok masuk perangkap