mungkin bisa jadi keduanya.
ketika yg terjadi menyenangkan, kita bayangkan bagaimana hidup seseorang tadinya hitam putih, ketika cinta itu datang rasanya semua jadi lebih berwarna. atau bayangkan ketika kamu tiduran di sebuah lapangan hijau rerumputan, berkabut, angin yg menyejukkan, nah begitu gambarannya.
ketika yg terjadi menyakitkan, di situasi tidak nyaman, entah karena perbedaan pendapat atau kekecewaan, aku selalu punya mindset: "kita kan sama-sama sedang belajar, 'what you need', 'what you want', yg penting punya komitmen untuk terus memilih satu sama lain bahkan di hari-hari ketika mencintai terasa sulit."
Baru mau mulai baca, langsung disodori pertanyaan ini?
Kalian jawab apa?
Ihza Mahendra - Gimana Kalau Ternyata Bukan Dia Orangnya?