Tiba2 keinget cowoku dulu pas masih kerja di sana di zhejiang dia jg dapet subsidi sekitar total 40rb yuan karena kerja 3 tahun. Kemarin cuti baru bisa claim 5rb, ktanya masih ada sisa 20rb lg bisa diambil tp gatau kapan
Hari ini ngobrol sama satu temen kerja dari China. Dia bilang pas lulus SMA dia langsung kuliah di luar negeri. Jadi dia gak punya record kerja ataupun study di negaranya (China) setelah lulus SMA.
Jadi pemerintahnya nelpom ke rumahnya terus untuk nanyain apa dia baik-baik aja, apa butuh bantuan untuk cari kerja, dan lain-lain.
Pas aku bilang negaranya bagus,
pemerintah peduli dengan rakyat.
Dia shock karena aku bilang di Indonesia gak kayak gitu.
Dia bilang βhah?! Gak ada yang ngecek?β
Terus dia bilang di negaranya kalo pas muda banyak kerja, saldo pensiunnya banyak.
Ibunya single parent tinggal di China (ayahnya udah meninggal) dan masih sering ditelponin pemerintah untuk ngecek keadaannya karena dia tinggal sendirian.
Ibunya punya banyak uang pensiunan sampai sekarang masih bisa ngirim untuk dia padahal dia udah umur 35 .
Terus aku bilang, di Indonesia gak ada konsep kayak gitu. Kalau gak punya tabungan hari tua berarti harus kerja sampai mati.
Kalo engga ya harus dikirimin sama anak. Tapi kalo penghasilan anak ga banyak, berat banget harus menghidupi keluarga sendiri ditambah orangtua yang pensiun.
Dia shock lagi. Lalu dia tanya berapa gaji per bulan di Indonesia? Aku jawab βSekitar $300 per bulan kalo kerja kantoran, kalo jaga kedai minuman kecil ya jauh lebih sedikit.β
Dia shock lagi. Sebuah kesenjangan
cc:threadideasandtales