Kalau tidak perlu,
Jangan banyak komentar,
Jangan banyak cerita,
Jangan banyak tanya,
Jangan banyak menjelaskan.
Diam lebih aman dan nyaman.
#AaGymNotes
Kalau ekonomi sedang sulit, jangan hanya sibuk dan fokus mencari tambahan rezeki. Sibuklah memperbaiki hubungan dengan Pemberi Rezeki.
Karena yang menjamin jalan keluar bukan ekonomi yang membaik, tetapi Alloh yang Maha Kaya.
#AaGymNotes
Bila harus membayar sesuatu dan uangnya ada, jangan merasa berat untuk melepasnya, memang sudah waktunya pindah.
InsyaaAlloh besok lusa akan ada lagi rejekinya, jangan khawatir.
#AaGymNotes
Dulu yang mencukupi rezeki adalah Alloh. Sekarang yang memberi rezeki adalah Alloh.
Besok lusa sampai kita wafat, yang menjamin rezeki tetap saja Alloh.
#AaGymNotes
Tak mengapa dianggap bodoh karena kita menahan diri dari berkata yang tak manfaat.
Daripada kita bertindak bodoh dengan banyak bicara tanpa berpikir terlebih dahulu.
#AaGymNotes
Jangan asbun (asal bunyi), dan astul (asal tulis). Sebaiknya selalu beri jeda untuk berpikir:
1. Apa niatnya?
2. Benarkah isinya?
3. Apa manfaatnya?
#AaGymNotes
Senang berterima kasih atas sekecil apa pun kebaikan, dan berani meminta maaf atas sekecil apa pun kesalahan,
adalah salah satu ciri tawadhu.
#AaGymNotes
Sulit berterima kasih, menganggap biasa atau meremehkan kebaikan orang lain.
Enggan meminta maaf walau salah dan selalu merasa benar. Itulah ciri kesombongan
#AaGymNotes
Kebiasaan mengingat jasa dan kebaikan orang lain, senang berterima kasih dengan tulus, mendoakan kebaikan, akan melembutkan hati & sangat disukai oleh Alloh.
#AaGymNotes
Banyak yang senang menerima kebaikan dari orang lain, tapi sering lupa mengucapkan terima kasih.
Padahal, ucapan terima kasih yang tulus mencerminkan kualitas iman seseorang.
#AaGymNotes
Karunia yang ada adalah ujian, bila bersyukur barulah jadi kebaikan.
Karunia akan ternikmati dan akan mengundang tambahan berbagai karunia lainnya.
#AaGymNotes