Saranku begini untuk CV entry-level tech talents:
1⃣ Wajib aware ada ribuan orang dengan profil yang sama seperti kamu
2⃣ Dengan mindset tersebut, #1 goal is to stand out from the crowd
3⃣ Fokus showcasing your experience, potential, or both
Jadi gimana? Coba poin2 ini 👇🏽
▶️ Bisa cerita punya pengalaman internship yang meaningful is the single largest differentiating factor that put your CV above everyone's else
Ini kenapa kesempatan magang di perusahaan yang baik jadi satu hal yang sebaiknya di pursue semaksimal mungkin ketika kamu masih kuliah
Ceritakan kompleksitas atau challenge yang kamu hadapi ketika internship, misalnya pair programming untuk bangun improvement fitur tertentu yang akhirnya di ship ke production
Jangan hanya listing poin2 tech yang dipakai, tapi juga build a narrative demonstrating what you learn and how you use your skill for the company's needs
▶️ Kalau ngga ada pengalaman internship, that's okay, kamu bisa spend effort ekstra untuk demonstrate experience dan potential kamu dengan cara2 lain.
Misalnya, dengan bangun profil di LeetCode atau GitHub atau Kaggle.
LC punya banyak soal2 programming yang kamu bisa coba, dan bisa lanjut ke challenge/contest kalau kamu sudah nyaman coba2 solving programming lessons di platformnya.
Kaggle juga punya banyak contest seperti di atas, tapi untuk domain data science/analytics, jadi bisa kamu consider kalau ketertarikan kamu ke arah situ.
GitHub lebih self-organized, tapi kamu bisa gunakan untuk bikin side projects atau coding exercise seperti CodeKata yang kamu commit ke repo publik kamu di GitHub.
Misalnya, aku senang interview kandidat freshgrads untuk apps engineer yang sudah punya pengalaman bikin app sederhana dan publish appnya di play store sambil taruh codebase untuk appnya di repo pribadi dia.
Apapun yang kamu gunakan, kamu boleh cantumkan achievement dan link ke profil tersebut dalam CV kamu. Misalnya, "solved X hard challenges in LC" atau "earned Y bronze medals in Kaggle" atau "published text-based strategy game to the PlayStore" sambil kasih link ke profil/app/repo tersebut.
▶️ Kalau kamu ada pengalaman side-projects, ini bisa kamu cantumkan sebagai experience, tapi keep it concise karena kamu ngga punya banyak space dalam one-pager CV. Sekitar 2-3 baris sudah cukup.
Ingat, jangan hanya tulis teknologi yang kamu pakai, tapi juga cantumkan pengalaman yang kamu dapat dari situ. (e.g., "projectnya dibangun menggunakan codebase yang bisa multi-platform" atau "terpisah menjadi arsitektur tiga layer/tier" atau "menggunakan design pattern X, Y, Z")
Kalau side projects kamu banyak, tidak perlu dicantumkan semua, tapi pilih saja yang paling representatif terhadap pengalaman kamu.
Kandidat yang kuantitas proyeknya banyak tapi shallow (e.g., masing2 hanya bikin website X atau app statis Y) itu bukan berarti preferable. Aku lebih suka lihat yang pengalamannya dalam. (e.g., app yang consume API dari backend dan render ke end user, meski sekedar CRUD sekalipun)
Contoh yang agak ekstrim, aku pernah nerima CV yang punya belasan halaman yang isinya screenshot project2 yang kandidatnya pernah kerjakan 😅
Bagiku itu sinyal kalau kandidatnya ngga bisa prioritize achievements dia, jadinya coba pile on semuanya sambil berharap ada yang dianggap bagus.
▶️ Pengalaman berorganisasi atau lomba, apakah sebaiknya dicantumkan?
To be honest, kecuali lombanya notable dan skala nasional/internasional, (e.g., ICPC, Imagine Cup) I don't really care about this part.
Seringkali pada akhirnya hanya aku anggap padding saja kalau ngga bisa isi seluruh one-pager dengan info2 yang relevan terhadap pengalaman profesional kamu.
▶️ Ini poin terakhir dari aku, tapi aku perlu emphasize karena sering sekali aku lihat diisi oleh kandidat yang entry-level:
Ketika listing skill (e.g., Python, PHP) jauh lebih baik kalau dalam tulisannya kamu demonstrate what you do with that skill.
Daripada sekedar menulis "Menggunakan PHP dan MySQL ketika magang di perusahaan X" dalam CV kamu, lebih baik kalau kamu tulis seperti:
"Melakukan perancangan, pengembangan, dan pengujian fitur absensi pengguna sehingga bisa terintegrasi dengan data karyawan perusahaan X. Integrasi dibangun dengan menggunakan PHP dan MySQL"
Jadi yang baca aware kamu ngga hanya sekedar pakai skill X, tapi ada demonstrated proof kalau X itu benar2 dipakai untuk keperluan tertentu.
------
Semoga semua di atas membantu. Iklim tech winter sedang berat saat ini, tapi aku expect hiring mulai membaik di pertengahan 2024.
Kalau kamu masih mencari entry-level role di Tech, manfaatkan waktunya dengan bikin side projects atau bangun profil kamu dengan strategi di atas supaya CV kamu bisa dipoles sampai stand out from the crowd.
Terdengar repot? Memang iya, perjuangan baru selesai ketika kamu pensiun sekian puluh tahun lagi, jadi dalam sekian puluh tahun itu selalu banyak "brick walls" yang perlu kita grind untuk bisa kita tembus. 👏🏽
tp kyknya klo buat junior/entry level with no experience bakalan sepi banget itu resume, gimana cara ngakalinnya?