Filter
Exclude
Time range
-
Near
Ini gw tambahin 2 fakta lagi. 1. FB naikin offering equitynya jadi 315k (in 2019) - can you imagine berapa valuenya skrg di 2026? 2. Waktu dia dapet offer di Indo - dia negotiate buat gajinya DITURUNIN 12%. (later on gw tahu ini supaya bikin lebih fair dengan compben teamnya)
Gw bisa kasih testimoni kalau 2 hal ini benar: 1. Ibam beneran dapat offer dari Facebook UK dengan offer 5.1 milyar per tahun (225.5 pounds) 2. Dan dia tolak itu, ambil offer yang subpar (ga terima saham sama sekali): "demi negara ini". Ini screenshot chat gw ama Ibam di 2019.
8
226
1,129
135,446
March 20, 2025 โ€” I passed the interview for CompBen and was chosen for the position March 20, 2026 โ€” I passed the licensure exam for SunLife Financial Advisor and knew the results when I was on my way to Boracay (my first solo trip) WHOOOOA! THANK YOU, LORD! ๐Ÿค๐Ÿ’ฏ๐Ÿ’ซ
5
106
Replying to @taktekbum
Cara paling possible cutting cost justru via cutting compensation white collar labornya perusahaanยฒ ojol/taksol. Dengan kondisi kek gini kalau masih ngikut compben jaman startup boom ya jadinya yg dikorbanin mitra drivernya.
2
7
3,091
Replying to @studious_kry
I always stay with 695-700 per day (nasa 16k-18k to). That is also a common salary range for entry-job roles. Demand na if you have better and enhanced skills related to a field especially payroll and compben.
3
187
You will be surprised with the salary gap and compben inequality in agency and startup companies. Bukan lagi soal mereka punya duit / ga punya duit untuk bayarin opex, 1 salary grade aja range gajinya bisa macem-macem. Gak ada standarisasi jelas.
Replying to @liabilitree
Bukan rawan, emang duitnya bukan yang banyak banget (kecuali startup hasil funding gede -> udah jarang/gak ada?)
2
16
923
Ini si lebih karena design compben banyak yg jadul kaga buat slot untuk IC dan seniority ga si?
Ngobrol sama temen engineer di perusahaan multinasional dari Jerman. Indonesia itu bukan negara yang bisa menghargai โ€œexpertiseโ€. Di Jerman sana, senior engineer bisa gajinya berkali-kali lipat dari managernya. Karena apa? Karena skillnya dibutuhkan, kalau gak ada dia bisa rungkat divisinya. Sementara disini? Jangan harap. Hierarki berlaku absolut disini. Bahkan cabang perusahaan dia di Indonesia gabisa nerapin metode kayak di Jerman. Gaji harus sesuai dengan level jabatan. โ€œIt just doesnโ€™t work in your countryโ€. Kata principal di Jerman sana begitu. Kita berdua ambil kesimpulan, untuk survive dan naik terus disini kita harus bisa dagang, harus bisa jadi sales. Mau manage orang, mau jadi konsultan, aktif kerjakan project. Kalau tetap idealis, satu-satunya jalan adalah kerja di luar negeri dan menikmati hidup disana.
2
838
Sana magandang balita 'tong pa rollout ni CompBen ah. Yung IT PM nyo magkasalubong na naman ang kilay ๐Ÿคฃ
2
142
Semua kerjaan sama aja. Stressnya, loadnya, bebannya, potensi untuk menjadi toxicnya juga. Tapi yang beda: compben-nya. Pertanyaannya: apakah job market lagi jelek atau gue yang jelek buat the market?
17 Sep 2025
[revisi] Undangan Sosialisasi Kepada seluruh karyawan, Diharapkan kehadirannya untuk sosialisasi mengenai istilah โ€œJob Huggingโ€ yang akan dilaksanakan pada: Hari : Jumat, 26 September 2025 Tempat : [insert link Teams] Waktu. : 10.00 - 11.00 Terima kasih
5
328
1. Pengunjung juga bisa punya usaha 2. Kalo pengunjungnya karyawan, perusahaannya bisa kena extra opex yang bisa ngaruh ke kebijakan terkait compben mereka 3. Biaya operasional perusahaan ngaruh ke biaya produk/layanan, jadi concern pengunjung Where can I apply to be a minister?
2
5
151
Replying to @worksfess
HR here, Ada 2 skenario pembahasan soal gaji di tahap interview: 1. Ada yang langsung ngebahas soal gaji, kompensasi, benefit, kontrak kerja, dll di tahap HR Interview. Ini bisa dipake buat filtering dr awal, klo si kandidat cocok dgn compben-nya, bisa dilanjut. Klo ngga cocok, mundur dr awal drpd buang waktu 2. Ada juga yg bahas soal gaji di tahap offering, alasannya perusahaan mau cari kandidat yg fit secara kompetensi & budaya kerja, baru ngebahas gaji Semoga membantu yaa
3
17
809
Compben ok Flexible Tim enak Kerjaan seru Less mickey mouse bullshit
27 Apr 2025
work! apa yang membuat kalian bertahan di tempat kerja sekarang ya?
1
1
195
Replying to @ryanadhip
Waktu itu hanya 2 hari kerja, ngga ada nego2 compben karena dari awal kami sudah disclose transparently compnya berapa. Kalau nunggunya lebih lama biasanya aku minta recruiters "keep warm" kandidat2 yang di waiting list, i.e., sering2 kontak untuk update

Asah AI, an early-stage US startup, is looking for a Senior Dev, 5-10 YoE, strong in both Swift & Kotlin, to join us building empathic voice AI product ๐Ÿซถ๐Ÿป 2 months freelance at start, can convert to Permanent as we fundraise more ๐Ÿ’ฐ ๐Ÿ’ต Up to Rp40 mio/month gross, link below ๐Ÿ‘‡๐Ÿป
2
298
Replying to @pencaritofu
Kayaknya bukan soal compben deh tapi gara2 si kandidat ada persoalan keluarga yg ga bisa ditinggalin. Mungkin si kandidat ga info ke ortunya soal mesti merantau jauh dan cuman bisa balik kalau pas cuti aja.
5
673
26 Feb 2025
Yang korupsi kan Dirut Pertamina Patra Niaga, tapi kenapa yg banyak dishare CompBen/ Gajinya Direktur Pertamina, ada pula yg nyalahin pengawasan Komut Pertamina. Lha Pertamina itu anak perusahaanya bejibun, dan msg2 ada direksi dan komisarisnya.
2
2
2
566
Ya kalo udah ekspektasi dikasih tools MacBook sama kantor ya tanya aja pas interview lah. Sama aja kaya ekspektasi compben khan ya. Kalo enggak nanya terus kecewa, ya namanya gak profesional aja. tanyaaja.in/p/petrabarus/rxRโ€ฆ Kalo udah nanya terus sama perusahaan dia bilang gak bakal dikasih Mac, ya udah cari terus aja company yg bilang bakal kasih Mac. Gw di kantor lama, awalnya cuman dibilang dipinjemin laptop. Gak ekspek dapet Mac. Tapi kalo dapetnya Lenovo kayak counterpart, gw juga dah syukur kok. Ternyata dapet MacBook Pro yg terkini pada saat itu. ๐Ÿ˜…
1
9
1,970
Paling gampang emg karena concern soal THR/bonus. Tapi bisa jg kalau nego alot tentang expected salary, lo bisa turunin angkanya, terus minta sign on bonus. Misal expected : 50jt, turunin ke 40jt sign on bonus 1x, terus minta evaluate compben within 6-12 months ahead #pakar
Gw lumayan berhasil minta sign on bonus di 2 perusahaan terakhir (satu lokal dan satu global) di tahun 2020 and 2022. Dan juga kasih advice orang untuk negotiage sign on bonus tahun ini. Ada satu reasoning yang menurut gw cukup kuat dan logis: untuk menggantikan THR atau bonus atau promosi yang kita kehilangan karena kita berpindah pekerjaan. Calon perusahaan biasanya cukup mengerti ini. "Kalau gw keluar di Desember ini, bulan Maret nanti THR nya bakalan pro rate 2 bulan aja. Boleh ga gw minta 1x gaji sebagai ganti rugi thr yg ga gw dapetin itu" "Kalau gw keluar sekarang, gw akan kehilangan bonus sekitar 2 bulan gaji di bulan Maret nanti. Boleh ga kalian compensate ini sebagai sign on bonus dalam bentuk exactly 2 bulan gaji" So far cukup berhasil.
2
5
758
atau memang kebutuhannya yang banyak ๐Ÿ˜‚ jadi mesti ambis cari compben yang di atas rata-rata itu
1
2,647
Udah sekitar 2 tahunan ini aku kerja remote di perusahaan LN, dan 1 hal yg aku rasain terutama dari sisi finansial yaitu compben nya yg jauh lebih tinggi dari perusahaan Indo. Banyak banget hal yang bisa tercapai karena rezeki selama 2 tahun ini. Kalo diliat-liat secara sekilas, syarat kerjanya sebenernya jg sederhana, tinggal perlu ilmu hardskills dan kemampuan bahasa aja menyesuaikan dengan negara asal perusahaan LN tersebut. #sponsored
3
18
199
15,194
Replying to @fraviato @ibamarief
Lupa siapa yang ngomong (kalau gak slh Mas @giosakti di slh satu podcast) kalau mau jadi expert di bidangnya kita harus rasain impact dari decision kita in the past, and reflect from that. Feedback loop-nya completed. Jadi expert > artificially naikin compben gr2 loncat
2
36
Sedikit tambahan terkait kutu loncat dari POV manajemen. Sebenarnya ngga selalu setiap loncat bikin gaji naik drastis ๐Ÿ‘‡๐Ÿฝ 1โƒฃ Compben specialist di perusahaan2 aware & bisa baca track record kutu loncat. HR pernah rekomendasi aku untuk kasih 0% increase seorang kandidat, soalnya yang bersangkutan baru dapat increase signifikan ketika pindah ke kantornya yang sekarang dan itu baru sekian bulan yang lalu. Jadi rationale untuk dia diberi kenaikan signifikan cukup lemah. Aku align dengan rekomendasi tersebut dan kandidatnya akhirnya nerima & join juga setelah dijelaskan. Pernah juga direkomendasikan untuk ditolak sama sekali karena terlalu sering loncat, jadinya hanya akan jadi beban dan flight risk kalau kita hire. Aku align & respect rekomendasi seperti ini dari HR karena mereka punya expertise untuk analisa kandidat seperti di atas. ๐Ÿ’ก 2โƒฃ Banyak organisasi yang lebih mature sudah punya internal benchmark yang modeling expertise seorang kandidat dan map expertise tersebut ke salary model yang jaga internal parity. Mereka2 yang kutu loncat biasanya underperforms against this model. Karena seperti yang @petrabarus bilang, mereka belum gain enough deep expertise dari kantor existing sudah keburu loncat duluan. Sepanjang karirku, sudah puluhan kandidat yang sampai ke final approval process di mejaku (i.e., sudah lolos technical test dan bisa masuk untuk level tertentu) tapi aku reject karena salary yang diminta ngga worth their assessed expertise level. Aku prefer jaga fairness ke existing talents daripada hire someone at all costs. โœจ Menurutku sweet spot untuk pindah itu setelah beberapa tahun, kecuali kalau benar2 ada push factor besar sekali dari perusahaan. (e.g., lelah karena ternyata hampir setiap hari lembur ๐Ÿšจ) Dari observasiku, waktu 3-6 bulan pertama hanya cukup untuk "warming up" saja, baru setelah itu produktivitas dan personal growth bisa jalan full speed. โฐ Artinya juga, bagi yang nerima banyak opsi untuk join perusahaan lain, sebaiknya pertimbangkan baik2 mana yang bisa bikin commit untuk setidaknya jangka menengah. Perusahaan yang kita join akan ada di CV kita untuk selamanya, jadi alangkah sayangnya kalau stance kita adalah "Ah, coba dulu saja deh, kalau ngga enak tinggal resign." (Again, kecuali kalau ternyata ada push factor yang besar sekali setelah kita join) Terakhir, bagi yang merasa sebentar2 pindah bisa dapat kenaikan tinggi, perlu refleksi apakah bisa tingginya bukan karena kutu loncat, tapi karena sebelumnya memang underpaid dibandingkan dengan market benchmark yang ada. ๐Ÿง Dari observasiku lagi, sooner or later kenaikannya akan mentok ketika sudah on par dengan market benchmark. I understand this is a sensitive topic for some, dan pastinya akan ada kutu loncat yang disagree, but this bitter truth about how us from the management side view & handle kutu loncat needs to be said. ๐Ÿ™๐Ÿป
Gw ada opini pribadi soal โ€œkutu loncatโ€. Gw pribadi bakal reluctant ngehire so-called โ€œkutu loncatโ€. Kenapa? tanyaaja.in/p/petrabarus/JlGโ€ฆ Bukan masalah loyalitas. Tp decision making. Kalo keseringan pindah kerja, lo tuh gk bisa liat impact kerjaan lo ke customer, bisnis, dan tim. Istilahnya โ€œyou did not stay long enough to find out (FO) what you f**ked around (FA)โ€. Org yg biasa FO, bahkan clean up their own mess, menurut gw bakal lebih calculating dalam decision making. Dan bakal less FA. Tetep ada exception, makanya applicant โ€œkutu loncatโ€ ini gak lgsg gw dismiss. Tp di interview gw tetep drill aja behavior dia dalam decision making. Gw jg akui, kutu loncat tuh lebih gampang buat naikin pendapatan kok. So you do you. ๐Ÿ˜†
17
149
738
478,028