This person is right. Disabled people, like queer people, is seen as an "other". Kita sama2 diobjektifikasi, sama2 ditindas, sama2 ga punya hak yg setara di masyarakat. To fight for queer rights is to fight for disabled rights is to fight for all marginalized identities
orang-orang bilang "menyimpang" dan "gak normal." gimana dengan kawan difabel? mereka dianggap "menyimpang" dan "gak normal" juga kah? kenapa iya dan kenapa tidak?