Allah 1st — Mobile Architect. Co-founder kepul.id, Senior Software Engineer @bytedance & @googledevs Experts for Android.

Joined February 2011
148 Photos and videos
Pinned Tweet
28 Oct 2023
Ngoding sejak 2009. aplikasi pertama yang gw buat, sebuah antivirus untuk Windows, Spensav Antivirus. Gw buat karena dengan sengaja ngasal masukin Floppy Disk (disket) yang mengakibatkan komputer bokap kena virus dan data nya hilang semua!
11
35
311
41,354
😂😭
Replying to @BetaEpsilonPhi
Ini Tugasnya disuruh tulis tangan, niatnya, walaupun pake AI setidaknya, ybs memahami apa yg ditulis. Tapi ya begitu.. FORMAT LATEX tulis Tangan 🤣
132
SERING! Sejak 2014. Paling memorable, 1st time ke SG via jalur darat dari MY (cuman sehari pdhl, transit mau ke Batam), kena immigration police karena bawa duit puluhan ribu ringgit (hasil part time, hard cash) 😂 Alhasil, di interogasi selama 2 jam sebelum bisa entry. 😂
gimana kalo kamu berani ga? misal uang ada, kerjaan cuti, dan tabungan aman
2
503
Isfa retweeted
Our full conversation with Andrew Kelley, creator of Zig, is out now. No AI policy, leaving GitHub, a $670K nonprofit, and why there's no 1.0 (yet).
13
62
563
170,467
Isfa retweeted
🧩 How do you unify Android and iOS code without rewriting everything? In this case study, Workday shares how they adopted Kotlin Multiplatform step by step to reduce duplication, share business logic across platforms, and fit KMP into native apps. 👉 kotl.in/c58mnc
11
94
11,897
9 years ago, 20 mins gradle sync. today, 10 sec gradle sync.
2
24
1,568
Arena Leaderboard ❌ Mas anvie's benchmark ✅ 😆
Nyobain benchmark Qwen3.7-MAX, dapat 97%, mantep sih ini model.
5
1,365
Qadarallah, Allah lagi-lagi menyelamatkanku dan keluarga 🙏🏼 Stay strong untuk temen-temen di Meta yang terdampak, semoga mendapatkan kesempatan yang lebih baik!
3
3
96
5,626
Isfa retweeted
Pak @zanatul_91, saya setuju soal masalah literasi dan numerasi dasar anak Indonesia saat ini sangat parah. Tapi soal penyebab utamanya, data World Bank agak beda (paper terlampir di akhir reply saya ini). Menurut laporan mereka, kehilangan pembelajaran terbesar justru datang dari penutupan sekolah karena COVID-19 (Maret 2020 hingga 2022). Estimasi kerugiannya 0,9-1,2 tahun Learning Adjusted Years of Schooling (LAYS). Skor PISA setara membaca turun sekitar 25 poin. Sebelum pandemi pun Indonesia sudah tertinggal (53% learning poverty), dan penutupan sekolah yang panjang plus pembelajaran jarak jauh yang hanya efektif 10-40% makin memperburuk keadaan (terutama di daerah rural dan keluarga berpenghasilan rendah). Merdeka Belajar / Kurikulum Merdeka justru disebut World Bank sebagai bagian dari upaya pemulihan: penyederhanaan kurikulum saat pandemi, asesmen nasional literasi-numerasi mulai 2021, program pengembangan guru, platform Rumah Belajar, serta dorongan hybrid learning. Bukan sebagai biang keladi kerusakan. Referensi: documents1.worldbank.org/cur… documents.worldbank.org/en/p…

11
51
231
34,379
Hakim mas Ibam orang Makassar, dan pernah di Sungguminasa? Satu asal dengan saya. Tapi "siri' na pacce" nilai yang kita bangga-banggakan sama sekali tidak terlihat dalam putusannya kemarin. Memalukan.
DUA ORANG YANG MEMEGANG NASIB NADIEM: SIAPA ROY RIADY DAN PURWANTO S. ABDULLAH? ROY RIADY, S.H., M.H. Jaksa Penuntut Umum kasus Chromebook • Lahir di Palembang. • Dikenal dengan sapaan “Mang Oy”. • Meraih gelar Sarjana Hukum di Sumatera Selatan. • Melanjutkan pendidikan hingga Magister Hukum. • Memulai karier di Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan. • Pernah menjabat Koordinator Jaksa di Kejati Sumsel. • Bergabung dengan KPK sebagai JPU sejak 2014. • Bertugas di KPK selama sekitar 7 tahun. • Menangani kasus obstruction of justice Fredrich Yunadi. • Menangani kasus obstruction of justice Lucas. • Menangani kasus korupsi Masjid Sriwijaya. • Menangani perkara mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin. • Menangani kasus mafia tanah Labuan Bajo. • Mengusut perkara dengan kerugian negara Rp1,3 triliun. • Pernah mendapat tekanan saat menangani kasus besar di NTT. • Dipromosikan ke Kejaksaan Agung pada Maret 2025. • Menjadi Kepala SubDirektorat Tindak Pidana Perpajakan dan TPPU. • Masuk 3 besar Adhyaksa Awards 2024 kategori Jaksa Tangguh. • Menjadi satu-satunya jaksa asal Sumsel dalam nominasi tersebut. • Menjadi JPU yang menuntut Nadiem 18 tahun penjara. • Menyebut spesifikasi Chromebook diarahkan ke ekosistem Google. • Estimasi penghasilan sekitar Rp13–17 juta per bulan. • Data kekayaan resmi belum tercantum di LHKPN publik. PURWANTO S. ABDULLAH, S.H., M.H. Ketua Majelis Hakim kasus Nadiem Makarim • Hakim karier yang memulai tugas dari daerah. • Pernah bertugas di PN Palopo. • Pernah bertugas di PN Sungguminasa, Gowa. • Menjadi Ketua PN Belopa pada 2021. • Pernah menjadi hakim di PN Makassar. • Dipindahkan ke PN Jakarta Pusat pada 2023. • Ditunjuk sebagai Ketua Tim Jubir PN Jakarta Pusat pada 2025. • Dikenal memiliki kemampuan komunikasi publik yang baik. • Menjadi hakim anggota dalam kasus Tom Lembong. • Ikut menjatuhkan vonis 4,5 tahun kepada Tom Lembong. • Dilaporkan ke Komisi Yudisial dan Mahkamah Agung. • Dilaporkan terkait dugaan pelanggaran etik persidangan. • Menjadi Ketua Majelis Hakim dalam kasus Nadiem Makarim. • Dilaporkan tim kuasa hukum Nadiem pada April 2026. • Laporan terkait dugaan ketimpangan waktu pembuktian. • Tetap melanjutkan persidangan setelah laporan masuk. • Mengabulkan pengalihan tahanan Nadiem menjadi tahanan rumah. • Pertimbangan pengalihan karena kondisi kesehatan. • Memiliki total kekayaan sekitar Rp4,2 miliar. • Data kekayaan tercantum dalam LHKPN Januari 2025. • Estimasi penghasilan sekitar Rp15–20 juta per bulan. • Menjadi sosok yang akan memimpin putusan akhir kasus Chromebook.
1
6
52
3,637
ini dan @bingchillin489 11-12.
si paling playing victim
1
2
10
2,030
Xiaomi Mi 6 (9 tahun), Samsung S10e (7 tahun), Asus Zenfone 9 (4 tahun). Semua masih working fine* *) kecuali Mi 6 yang baterainya dah cepet abis dan OS ga support update lg. Selain dari itu, aman lancar jaya.
Jangan terlalu ngarep HP android bisa dipake jangka panjang (4-6 tahun) termasuk yang flagship sekalipun
1
5
1,592
2
29
198
16,160
#OnThisDay 10 tahun yang lalu, belum ada AI, hook dan aggr browser process trus kirim via websocket dari desktop ke mobile app. 2 tahun setelahnya, wakilin Indo di APICTA di Guangzhou, kalah, karena ternyata dalam range 2 tahun itu, AI product (2018-ish) dah mulai developing 😂
533
It’s been frustrating me for a while. I don’t know why, how, and when this dirty file came from.
1
516
GLM-5 bagus! Di opencode cukup worth it.
Apr 27
Starting June 1st, GitHub Copilot will move to a usage-based billing model as GitHub Copilot supports more agentic and advanced workflows. In early May, you'll see a preview bill experience, giving visibility into projected costs before the transition. 👉 Read more about the upcoming change: github.blog/news-insights/co…
1
9
792
Isfa retweeted
When you write code with AI, the rules of software engineering do not suddenly disappear. A developer can turn code into unmaintainable mess in months, AI can do it in days. Just like it always was: if you need maintainable code, pay a lot of attention to architecture and tests.
9
15
151
8,109
1
1
6
333
Aku bersaksi mas Ibam orang baik.
Mengapa Negara Menzalimi Suami Saya, yang Tulus Berkorban Banyak Untuk Negara? Sebagai istri, sakit hati rasanya. Enam belas tahun aku kenal Ibam, dia ngga money oriented. Niatnya tulus. Kalau sudah mau bantu, dia akan benar-benar bantu. Ibam dituntut penjara 15 tahun dan harus bayar Rp16,9 miliar, kalau tidak maka pidananya ditambah 7,5 tahun. Berarti, Ibam dituntut 22,5 tahun penjara. Ibam, yang pernah menolak tawaran puluhan miliar karena merasa misi bantu negara lewat bangun teknologi masih belum selesai. Sekarang ironisnya dituduh korupsi. Padahal sampai 57 saksi diperiksa, tidak ada satu pun bukti Ibam memperkaya diri. Tidak ada konflik kepentingan untuk memperkaya orang lain. Dia hanya konsultan teknis, rela tolak tawaran asing, turun gaji demi negara, ngga punya jabatan dan kewenangan, selalu profesional dan netral dalam kasih masukan, tapi terjebak dalam pusaran para elite birokrasi. Masukan teknis Ibam yang sudah terdokumentasi baik, transparan akan kelebihan dan kekurangan, diceritakan sepotong-sepotong saja oleh pejabat pengadaan. Sehingga seakan-akan Ibam memaksa hanya Chromebook. Untungnya, Ibam punya banyak dokumentasi yang sudah jadi bukti di persidangan. Sudah terungkap di sidang bahwa: 1. Ibam bukan pejabat, tapi konsultan yayasan. Gaji Ibam sama sekali bukan dari APBN. 2. Ibam baru kenal Nadiem setelah dia jadi menteri. Ngga ada persekongkolan, dan ngga pernah ketemu personal. 3. Di banyak bukti chat & notulen rapat: Ibam tidak mengarahkan pengadaan, tidak buat kajian, bahkan Ibam minta kementerian untuk uji Chromebook dulu. 4. Pejabat Eselon I akhirnya mengakui: dia yang menolak masukan pengujian Ibam, dia yang memutuskan Chromebook lewat SK yang dia keluarkan. 5. Ahli IT telah menyatakan masukan Ibam sudah netral dan profesional, sesuai best practice keahlian, serta benar dalam menyerahkan keputusan ke kementerian. Puncaknya, nama Ibam dicatut ke dalam SK pengadaan yang tidak pernah dia ketahui sebelumnya. Dalam pengesahan kajian Chromebook yang ditugaskan SK, tidak ada tanda tangan Ibam. Terungkap juga di sidang, belasan pejabat, termasuk yang berupaya ‘menyalahkan’ Ibam, mengakui telah menerima ratusan juta rupiah suap dari vendor. Namun mereka semua bebas, tidak ada yang jadi tersangka. Disaat mereka bebas, Ibam ditahan dan dituntut penjara. Bagiku perkara ini jelas. Suamiku bukan pelaku, tapi korban permainan elite birokrasi yang seenaknya melempar semua keputusan mereka pada Ibam. Sekarang, kami hampir sampai di ujung jalan. Ibam dituntut 22,5 tahun penjara. Dua terdakwa lain, pejabat Eselon II di Kemendikbud, yang mengatur pengadaan dan sudah mengakui ada aliran dana sampai miliaran rupiah, dituntut 6 tahun saja. Semakin kontras ketika surat tuntutan sendiri mengakui: tidak ada aliran dana ke Ibam. Tuntutan bilang di laporan SPT 2021, kekayaan Ibam naik Rp16,9 miliar. Ibam sudah tunjukkan bukti di persidangan kalau itu dari saham Bukalapak yang didapat jauh sebelum Ibam menjadi konsultan Kemendikbud, tidak ada kaitannya sama sekali dengan Chromebook atau Gojek. Bukti itu ditolak JPU dalam tuntutannya. Mereka bilang karena Ibam sudah resign, sahamnya hangus. Mereka tidak paham kata-kata dalam surat pemberian saham, bahwa yang hangus hanya “saham yang belum diberikan”. Padahal, sebelum resign juga ada sebagian saham yang sudah diberikan. JPU menyatakan, karena mereka tolak bukti itu, Rp16,9 miliar Ibam diduga hasil korupsi, jadi mereka tuntut 15 tahun ditambah 7,5 tahun. Bagi kami, ini puncak dari kezaliman. Ibam yang tidak pernah, sekali lagi, TIDAK PERNAH ADA ALIRAN DANA SAMA SEKALI, dikriminalisasi atas prestasinya bantu negara, yang tidak ada hubungannya dengan perkara. Dua minggu lagi putusan Ibam akan dibacakan oleh Majelis Hakim, kami tetap berharap keadilan putusan bisa sesuai dengan fakta persidangan. Karena, ini bukan sekedar perkara hukum, ini menyangkut nasib seseorang, masa depan keluarga kami, anak-anak kami, serta kemerdekaan kami sekeluarga. Setahun terakhir ini adalah masa yang sangat berat bagi kami. Keluarga kami kehilangan penghasilan, kesehatan jantung Ibam kian memburuk, bahkan tabungan hidup kami terkuras habis untuk biaya medis dan biaya hukum. Namun, aku bersaksi bahwa Ibam adalah seorang perintis. Hidupnya penuh perjuangan dari kecil, insya Allah kami siap bangun dari nol lagi. Hanya saja, jika pengabdian untuk Indonesia harus dibayar semahal ini. Jika bukti persidangan sudah seterang ini, dan jika upaya mengkambinghitamkan Ibam sudah sekentara ini, dia tetap dipenjara puluhan tahun... Ini adalah ketidakadilan yang teramat pahit. Bukan hanya bagi Ibam, tapi bagi siapa pun yang pernah atau akan bantu bangsa ini dengan niat tulus. Apa memang berbakti bagi merah putih seberbahaya ini? Apa memang tidak ada keadilan bagi orang jujur yang sudah berkorban banyak bagi negara? Tolong bantu kami mencari keadilan untuk Ibam selagi masih ada waktu. Mohon bantu bagikan tulisan ini, pada rekan atau kerabat, konsultan atau pejabat, siapapun yang bisa bantu menyuarakan keadilan dan memberi perhatian. Agar tidak ada lagi profesional seperti Ibam yang jadi korban kriminalisasi. Jakarta, 16 April 2026 Ririe - Istri dari Ibrahim Arief (Ibam)
7
57
1,782
Github copilot masih worth it ga sih? cc copilot user @amQnese
6
1
596
Innalilahi.. keadilan dunia dan akhirat akan selalu bersamamu mas, inshaallah @ibamarief 🙏🏻 Rusak se-rusak-rusak nya keadilan.
BREAKING; Indonesia’s Attorney General has charged Ibam with 15 years in prison and IDR16.5b in fines. Let’s be clear, there is no crime. This is a political witch-hunt by dark forces who didn’t like changes in the education ministry. Indonesia’s legal system is broken. Verdict in two weeks.
4
370