Pendapatku :
Di Indo memang ada pressure "lulus cepat, kerja cepat, nikah cepat, pensiun cepat". budaya ekonomi (gaji entry level rendah, biaya hidup naik, tabungan pensiun minim) bikin orang takut ketinggalan.
Tapi realitanya seperti cerita di post itu hidup nggak linear, banyak yg baru bangkit di usia 28-35 (ganti karir, kuliah lagi, bisnis). Dengan pensiun di 59, artinya kamu harus lebih agresif bangun aset/karir sejak dini supaya engga kepepet.