Tangki minyak mentah di Cushing, Oklahoma, mulai mendekati batas bawah operasional. Pasar minyak dunia kini dinilai semakin dekat ke titik kritis.
Mengutip CNN, Sabtu (13/6), Cushing, Oklahoma, menyebut dirinya sebagai persimpangan jaringan pipa dunia. Slogan itu terpampang pada papan besar di tepi jalan yang dibuat dari susunan pipa di sudut Main Street dan South Stiles Road, lengkap dengan katupnya.
Dalam kondisi normal, Cushing menyimpan sekitar 40 juta barel minyak dengan kapasitas maksimum mencapai 75 juta barel. Namun, saat ini kondisinya tidak normal. Persediaan minyak Cushing kini hanya 21,6 juta barel, menurut data US Energy Information Administration.
Jumlah tersebut sudah sangat dekat dengan tingkat tekanan operasional, yaitu titik ketika Cushing mulai kesulitan memasok seluruh kebutuhan pelanggannya. Kecuali Selat Hormuz kembali dibuka dalam waktu sangat dekat, dunia kemungkinan hanya tinggal beberapa minggu lagi untuk melihat seperti apa dampaknya.
Persediaan di Cushing menipis karena Amerika Serikat kini menjadi pemasok terakhir bagi berbagai wilayah yang biasanya memperoleh minyak dan bahan bakar dari Timur Tengah.
Adapun stok diesel AS baru-baru ini turun ke level terendah sejak 2003. Persediaan bensin juga menurun, sekitar 5 persen lebih rendah dibanding tahun lalu. Fasilitas penyimpanan minyak komersial lain di luar Cushing juga terkuras cepat, mencapai 7,2 juta barel hanya dalam sepekan. Meski demikian, pasar minyak AS saat ini belum menunjukkan tanda krisis yang nyata.
πΈ: Dok. Shutterstock.
Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.β
π: bisnisupdate | update | bisnis | oneliner | R060 | E079 | E093
#bicarafaktalewatberita #kumparan