Both liberalisation and prohibition nurture profit motives of any commodities.

Joined August 2010
506 Photos and videos
Bahlil, Bahlil
5
MBG dan Kopdes Merah Putih dong!
kalo boleh tau, porsi invest terbanyak kalian dimana? 1. deposito bank 2. reksadana PU 3. obligasi 4. saham 5. makanan
26
Patri Handoyo retweeted
Yakin nih OKE GAS mau 2 Periode?? didemo aja dia "Nyenyenyein" kita, anjirrr
10
1
2
930
Kalo IHSG turun hari ini, fixed investor males sama presiden yg gak bisa ngitung
Penambahan adalah salah satu dari empat operasi aritmetika dasar.
22
Takut kalo press con hari kerja, IHSG dan rupiah langsung junam. Makanya hari Sabtu. Gawat dah anak buah Bowo
BREAKING: Ada Purbaya (Menkeu), Prasetyo Hadi (Mensesneg), Perry (Gub. BI), Dasco (Wakil DPR) presscon soal ekonomi dan rupiah🔥🔥
60
Patri Handoyo retweeted
Habiburokhman Ke Dino Patti Djalal :"Jangan jadi si Paling KEMLU. Saya pikir gak ada ISTIMEWAnya juga Pak Dino" Gila banget ini rezim, dikasih nasehat baik² bahkan dengan bahasa paling haluspun, kubu wowo serempak kesurupan.. Ini sekelas Pak Dino lho, gimana kalo rakyat, ya udah disiram air keras kalo gak diculik? 🙄
1,598
7,835
22,147
962,009
Ini Vantage ngeledek atau apa?
1
15
Harga penutupannya pas banget 17.845
13
Goks!
Ada cara penurun saham nih gaess 🤪
1
16
Patri Handoyo retweeted
May 16
SOMETHING FUNNY HAPPENED WHILE TRUMP WAS IN CHINA 🇨🇳 😂😂😂😂 So, the President of China 🇨🇳 Xi Jinping took President Trump 🇺🇸 to his garden to show him a 300-year-old trees during his visit Now, What trump didn’t realize is that President Xi 🇨🇳 didn’t show him 🇺🇸 that tree for nothing, he showed Trump 🇺🇸 that tree to tell him that even a tree is older than the foundation of the United States 🇺🇸 😭 Neither Trump 🇺🇸 nor US media understood the message, you now what Trump Did next? Trump told the translate to ask President Xi if he had brought any other president here. He wanted to feel special 😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
1,184
8,791
65,239
4,601,966
Mungkin gak sih, Nadiem dituntut hukuman penjara belasan tahun gegara waktu jadi menteri pendidikan, dia gak mau tanda tangan surat keterangan sekolahnya Gibran? Yang akhirnya tanda tangan surat keterangan itu pejabat setingkat direktur jenderal di kementeriannya Nadiem
36
Patri Handoyo retweeted
KHARISMA GIBRAN DIMATA DUNIA Langkahnya tegap di panggung internasional bersama para pemimpin dunia. Dialah Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka sang pemimpin muda untuk masa depan nusa dan bangsa. Gestur & gerak-geriknya adalah pacaran sosok pemimpin besar yang menyemburat terang laksana Bintang Kejora di ufuk timur. Auranya mengaburkan cahaya canggung bintang-bintang lain yg berkelap-kelip tanpa jiwa. Pesonanya mereduksi gemerlap KTT G 20 Afrika Selatan yang meriah. Keagungan Indonesi terwakili oleh keeleganan Gibran yg tampil apa adanya tanpa polesan pencitraan. Kehadirannya seakan menghentikan sejenak perputaran detak waktu yg konstan lagi menjenuhkan. AI dan hilirisasi adalah gema dan bahana yg kerap ia gaungkan, terkorelasi dengan derap langkah dan arah perjalanan bangsa di masa depan. AI dan hilirisasi adalah jalan ninja bak lisensi dan sertifikasi penjamin Indonesia akan baik-baik saja. Bersama Gibran Rakabuming Raka, Indonesia akan jaya di darat, laut dan udara. AI dan hilirisasi adalah solusinya! #KomisarisManaKomisaris #Ngik 🤪🤔🤪🤔🤪
107
33
94
13,367
Lelucon zaman orba yg masih relevan
Dalam sebuah kunjungan kenegaraan ke Singapura, Soeharto menjumpai sang pemimpin Singapura, Lee Kuan Yew. Soeharto pun mendadak bertanya, kenapa Singapura bisa jauh lebih maju dari Indonesia, padahal luas wilayahnya sangat kecil. Maka Lee Kuan Yew pun memanggil perdana menterinya, Goh Chok Tong, lalu ia bertanya: "Tuan Goh, siapa itu anaknya bapakmu, anaknya ibumu, tapi bukan saudaramu?" Goh lalu tersenyum, dan menjawab: "Tentu saja saya sendiri.". Setelah puas mendapat jawaban dari Goh Chok Tong, Lee pun kemudian berpaling pada Soeharto dan menjawab pertanyaan yang tadi diajukan olehnya: "Kami bisa maju karena kami memilih orang-orang pintar jadi pengelola negara." Soeharto pun pulang ke Jakarta. Ia teringat pada percakapannya dengan Lee Kuan Yew, dan menjadi penasaran: apakah ia telah memilih orang pintar jadi pengelola negara. Maka Soeharto pun memanggil menteri setia-nya, Harmoko. "Pak Harmoko! ada yang ingin saya tanyaken pada anda.". "Monggo pak Presiden!" tukas Harmoko. "Siapakah anak daripada bapakmu, anak daripada ibumu, tapi ia bukan saudara daripada kamu." Harmoko cepat menjawab, "Mohon petunjuk untuk tindak lanjutnya, Pak" Soeharto agak kesal, tapi ia masih menyimpan harapan. "Coba Pak Harmoko mencari jawabannya ke menteri-menteri lain." Maka Harmoko pun undur diri. Setelah tak memperoleh jawaban dari Soedharmono, Akbar Tanjung, dll; akhirnya Harmoko menemui Habibie. Habibie tertawa saja. "Pak Harmoko, jawabannya adalah saya sendiri!" Harmoko langsung cerah. Tak lama ia mohon menghadap Presiden Soeharto.Soeharto menyambut dengan senyum permanennya. "Sudah ada jawaban, Pak Harmoko?" Harmoko tak sabar menjawab dengan ceria, "Sesudah saya gali informasi dari berbagai pihak, ternyata jawabannya adalah: Pak Habibie!" Soeharto mengernyitkan kening. Tapi ia tak ingin mengecewakan bawahannya yang setia itu. "Bagus!. Itu merupaken upaya yang baik. Jawabannya juga sebenarnya mendekati benar. Tapi sayang memang belum 100% benar. Harmoko agak kecewa. "Jadi jawabannya apa, Bapak Presiden?" "Adapun jawabannya," pungkas Soeharto, "Adalah Goh Chok Tong" sumber: thread eddiesut
35
Patri Handoyo retweeted
Ngapain sih ikut May Day??? 🤔✊ Tahun ini, Aliansi Gerakan Buruh Bersama Rakyat (GEBRAK) bakal “merayakan” May Day di depan Gedung MPR-DPR RI—bukan di Monas bareng Presiden. Di tengah kondisi ekonomi & ketenagakerjaan yang makin nggak jelas, GEBRAK memilih aksi, bukan seremoni. 📢 Tuntutannya jelas: 💰 Upah layak 📜 RUU Ketenagakerjaan yang pro-buruh 🌍 Sikap politik luar negeri yang tegas menentang imperialisme 📍 Titik kumpul: Depan TVRI ⏰ Pukul: 11.00 WIB 🕌 Setelah salat Jumat → long march ke DPR/MPR Kalau kamu rakyat kelas pekerja, ini momen kita. Turun ke jalan. Suarakan hak kita. ✊🔥 Sampai jumpa di jalan, kawan! #MayDayMilikRakyat #MayDayBersamaRakyat
10
16
576
Patri Handoyo retweeted

gimana cara kamu tau lawan biacaramu wawasannya luas pas lagi ngobrol?
107
462
1,428
161,871
Patri Handoyo retweeted
Apa alasannya makan siang gratis di China efektif sedangkan makan siang gratis di Indonesia masih terbilang belum efektif? Apakah karena kita baru menjalankan program ini atau karena hal lain? Bukan, tapi lebih karena Indonesia tidak tau diri. Coba lihat berapa APBN nya China? 2937.8 miliar dollar. APBN Indonesia? 102.09 miliar dollar. Kaga sampe 3 persen nya. Nah, berapa jumlah penerima "MBG" ala China? 37 juta anak. Dari 291 juta anak sekolah. Cuma 12 persen anak sekolah di China yang terima "MBG". Kenapa? Karena China fokus di wilayah2 terpencil, wilayah2 yang memang terindikasi ada kekurangan gizi. Nah mari kita lihat ketololan Pemerintah Indonesia: Berapa target MBG? 20 juta, berapa total siswa? 50 juta siswa. MBG berniat mencakup 50 persen, atau lebih kalo ikut janji nya presiden. Sekaragn berapa capaian MBG? baru 8 juta siswa. Inilan kenapa pemerintah indonesia tidak hanya tolol tapi juga ngga' tau diri. Pemerintah China saja yang bisa dibilang banjir uang, sangat hati2 dalam menjalankan MBG. MBG china tidak dijadikan kampanye politik, MBG china murni didasarkan pada temuan ilmiah, MBG china bersifat terbatas, presisi dengan pengelolaan dan menu kelas dunia. Dah lah. Dari jumlah aja terlihat bagai langit dan bumi. Ini belum ngomong isi nya. Mau sampai seribu tahun pun MBG Indonesia tidak akan pernah sebaik china, kenapa? Karena Indonesia MBG sekedar jualan politik, sementara di China MBG adalah kebijakan berbasis ilmiah.
138
842
2,390
92,083
Etik, etik. Etik endasmu!
Resmi! Adik Prabowo, Hashim Djojohadikusumo Jadi Ketua Satgas Taman Nasional
12
Patri Handoyo retweeted
- Beras dikenalkan pedagang Tiongkok 10rb tahun yg lalu. - Nasi menjadi varian makanan pokok berabad-abad mendampingi sagu, umbi, ketela dll - Mulai "dipaksa" menjadi makanan utama ketika jaman kolonial - Kedigjayaan nasi dimentahkan jaman orde lama Soekarno dengan optimalisasi makanan pokok lain di tiap daerah sperti Sagu di Timur, dll - Supremasi nasi kembali dibangkitkan jaman orde baru Soeharto dengan swasembada pangan & slogannya, "belum makan kalo belum makan nasi"
unpopular opinions about makan nasi
6
26
103
12,428