Betapa takutnya jika mereka menuntut kita di hadapan Allah.
Mereka punya terlalu banyak alasan untuk itu: darah yang tumpah, rumah yang luluh, anak-anak yang yatim.
Dan kita? Hanya normatif. Hanya retoris. Tanpa benar-benar menggerakkan tangan, kaki, dan harta demi mereka.