fan account for #PANDAVVA especially #YudistiraYogendra

Joined February 2026
420 Photos and videos
yudis tolong itu anunya jangan terlalu di ituin biar gak anu banget kali #JUMAVVA #PANDAVVACLIP
8
191
743
20,603
Ayiใ€๐™†๐™๐˜ฝ๐™ใ€‘ retweeted
pesta #SunNote
28
468
1,978
13,480
Ayiใ€๐™†๐™๐˜ฝ๐™ใ€‘ retweeted
๊งเผบ ๐–๐ž๐ž๐ค๐ฅ๐ฒ ๐’๐œ๐ก๐ž๐๐ฎ๐ฅ๐ž เผป๊ง‚ :: 15 - 21 June 2026 :: โ–ˆโ–“โ–’ยญโ–‘ ๐‡๐š๐ฌ๐ก๐ญ๐š๐ ๐ฌ โ–‘โ–’โ–“โ–ˆ โš”๏ธ General: #PANDAVVA ๐ŸŽจ Art: #MEVVARNAI ๐Ÿ˜‚ Meme: #KETAVVA ๐Ÿ–Š๏ธ AU/Fanfic: #PANDAVVRITES ๐ŸŽฅ Clips: #PANDAVVACLIP ๐Ÿฅณ JUMAVVA: #JUMAVVA
85
1,351
3,154
161,807
1. KAGAK BISA NAEK MOTOR (gkminat aj) 2. pernah hampir mati tenggelam waktu kecil 3. pernah neguk alkohol punya bapake sampe teler pas umur 5 tahun ๐Ÿ˜ƒ /grkkpl 4. punya mantan selalu lebih muda IDEK WHY 5. wajahku pernah ketiban kursi dan mulutnya berdarah
Jun 13
-rl qrt this with 5 funfact about you!
2
52
Ayiใ€๐™†๐™๐˜ฝ๐™ใ€‘ retweeted
#NoteSun anak SMA jatuh cinta ckckck
13
917
3,566
18,385
Ayiใ€๐™†๐™๐˜ฝ๐™ใ€‘ retweeted
he looks different, right? #SunNote
9
372
1,494
8,099
hi i changed my username cuz i couldn't carry his name ๐Ÿฅฒ @yudismiaw you'll be missed ๐Ÿฅฒ๐Ÿ’”
57
Ayiใ€๐™†๐™๐˜ฝ๐™ใ€‘ retweeted
Shoot #Artjuna
19
708
2,291
15,510
Ayiใ€๐™†๐™๐˜ฝ๐™ใ€‘ retweeted
rupanipun ngantos nggumunaken, mas๐ŸŒน #NakuLukis #Mevvarnai
182
3,870
11,140
182,486
Ayiใ€๐™†๐™๐˜ฝ๐™ใ€‘ retweeted
bener bener emosionalโ€ฆ we sang indonesia pusaka sebelum mundur
447
47,310
113,852
2,143,111
oomf you're so funny, marah sambil menikmati bokep @kireitademo
2
19
196
4,214
Ayiใ€๐™†๐™๐˜ฝ๐™ใ€‘ retweeted
๐Ÿฅƒ๐Ÿ” inspired by Michelangeloโ€™s Creation of Adam #beerlens
1
262
886
4,487
yah gw bangun tidur nangis
Sejujurnya gue gak tau ini tulisan akan mengarah ke mana, hanya pikiran random jam 2 pagi setelah melihat demo seharian tadi. If you have time silakan baca or feel free to skip. Gue tumbuh besar di lingkungan yang sekitarnya penuh dengan kemiskinan. Gue sendiri berasal dari keluar yang biasa-biasa saja, mungkin hanya sedikit lebih beruntung dari yang lain. Orang-orang hidup dengan serba kekurangan. Boro-boro punya tabungan atau rencana masa depan, besok pun belum tau gimana caranya dapetin makan. Segala macam cara dilakukan untuk bisa dapat uang tambahan. Dulu kalo pagi suka ada tetangga nenek-nenek, namanya Romlah, sering datang ke rumah bawa jualan kayak jajanan kue atau gorengan, kalo siang ke sore dia lanjut pergi ke sawah. Beliau rajin banget, tapi anak-anaknya pun tetap harus putus sekolah. Ada juga ibu-ibu tetangga yang buka jasa cuci baju, namanya Bu Sop. Orang di kampung gak punya mesin cuci jadi nyucinya masih dikucek sendiri manual. Beliau meninggal dunia karena penyakit kronis dan tidak punya biaya untuk rutin berobat. Pengangguran ada banyak, yang putus sekolah banyak, yang sampai ke perguruan tinggi cuma sedikit sekali. Semuanya terhambat masalah ekonomi. Semuanya terjebak dalam kemiskinan struktural. Yang hidupnya nyaman dan berkecukupan bisa dihitung jari. Gue termasuk yang berkecukupan, tapi tetap ga bisa seenak jidat minta macem-macem ke orang tua. Kalo pengen sesuatu biasanya harus nabung uang jajan sekolah dan beli sendiri. Gue udah gak tinggal di lingkungan tersebut, tapi sampe sekarang gue selalu ingat betapa susahnya kehidupan orang-orang di sekitar gue dulu. Sekeras apapun mereka berusaha dan bekerja mereka gak akan bisa keluar dari kemiskinan tersebut. Entah karena keterbatasan ilmu, kemampuan, atau akses ke informasi dan kesempatan. Mereka gak punya kemampuan untuk mengubah nasib atau memperbaiki kehidupan. Mereka gak tau musti ngapain. Mereka cuma bisa pasrah. Mereka gak peduli siapa yang jadi pemimpin karena buat mereka, siapapun pemimpinnya toh hidup mereka ya begitu-begitu aja. Di setiap masa pemilu, siapa yang bisa ngasih imbalan itulah yang akan dipilih. Mereka gak punya pilihan lain selain menerima. Mereka adalah golongan yang rentan dimanipulasi dan dimanfaatkan. Memang zaman sekarang orang sudah punya smartphone bahkan di daerah. Tapi teknologi tersebut tidak seimbang dengan kemampuan memilah informasi dan berpikir kritis. Belum lagi banyaknya media yang dikontrol, disensor, dan buzzer di mana-mana. Kita, yang punya akses ke pendidikan yang lebih baik, yang mampu berpikir kritis, yang mengerti apa yang sedang terjadi di atas sana, yang bisa melihat kebohongan dan tipu muslihat, adalah wakil mereka. Suara kita adalah suara mereka. Perjalanan mungkin masih panjang, kita mungkin masih butuh banyak belajar, tapi gapapa pelan-pelan aja. Gue tau sangat mudah untuk merasa frustrasi dan putus asa di situasi seperti ini, tapi kita gak bisa buang harapan. Bareng-bareng yok. ---------- Even if I have to die, I will use the only voice I have to make some noise.
1
219
Ayiใ€๐™†๐™๐˜ฝ๐™ใ€‘ retweeted
Sejujurnya gue gak tau ini tulisan akan mengarah ke mana, hanya pikiran random jam 2 pagi setelah melihat demo seharian tadi. If you have time silakan baca or feel free to skip. Gue tumbuh besar di lingkungan yang sekitarnya penuh dengan kemiskinan. Gue sendiri berasal dari keluar yang biasa-biasa saja, mungkin hanya sedikit lebih beruntung dari yang lain. Orang-orang hidup dengan serba kekurangan. Boro-boro punya tabungan atau rencana masa depan, besok pun belum tau gimana caranya dapetin makan. Segala macam cara dilakukan untuk bisa dapat uang tambahan. Dulu kalo pagi suka ada tetangga nenek-nenek, namanya Romlah, sering datang ke rumah bawa jualan kayak jajanan kue atau gorengan, kalo siang ke sore dia lanjut pergi ke sawah. Beliau rajin banget, tapi anak-anaknya pun tetap harus putus sekolah. Ada juga ibu-ibu tetangga yang buka jasa cuci baju, namanya Bu Sop. Orang di kampung gak punya mesin cuci jadi nyucinya masih dikucek sendiri manual. Beliau meninggal dunia karena penyakit kronis dan tidak punya biaya untuk rutin berobat. Pengangguran ada banyak, yang putus sekolah banyak, yang sampai ke perguruan tinggi cuma sedikit sekali. Semuanya terhambat masalah ekonomi. Semuanya terjebak dalam kemiskinan struktural. Yang hidupnya nyaman dan berkecukupan bisa dihitung jari. Gue termasuk yang berkecukupan, tapi tetap ga bisa seenak jidat minta macem-macem ke orang tua. Kalo pengen sesuatu biasanya harus nabung uang jajan sekolah dan beli sendiri. Gue udah gak tinggal di lingkungan tersebut, tapi sampe sekarang gue selalu ingat betapa susahnya kehidupan orang-orang di sekitar gue dulu. Sekeras apapun mereka berusaha dan bekerja mereka gak akan bisa keluar dari kemiskinan tersebut. Entah karena keterbatasan ilmu, kemampuan, atau akses ke informasi dan kesempatan. Mereka gak punya kemampuan untuk mengubah nasib atau memperbaiki kehidupan. Mereka gak tau musti ngapain. Mereka cuma bisa pasrah. Mereka gak peduli siapa yang jadi pemimpin karena buat mereka, siapapun pemimpinnya toh hidup mereka ya begitu-begitu aja. Di setiap masa pemilu, siapa yang bisa ngasih imbalan itulah yang akan dipilih. Mereka gak punya pilihan lain selain menerima. Mereka adalah golongan yang rentan dimanipulasi dan dimanfaatkan. Memang zaman sekarang orang sudah punya smartphone bahkan di daerah. Tapi teknologi tersebut tidak seimbang dengan kemampuan memilah informasi dan berpikir kritis. Belum lagi banyaknya media yang dikontrol, disensor, dan buzzer di mana-mana. Kita, yang punya akses ke pendidikan yang lebih baik, yang mampu berpikir kritis, yang mengerti apa yang sedang terjadi di atas sana, yang bisa melihat kebohongan dan tipu muslihat, adalah wakil mereka. Suara kita adalah suara mereka. Perjalanan mungkin masih panjang, kita mungkin masih butuh banyak belajar, tapi gapapa pelan-pelan aja. Gue tau sangat mudah untuk merasa frustrasi dan putus asa di situasi seperti ini, tapi kita gak bisa buang harapan. Bareng-bareng yok. ---------- Even if I have to die, I will use the only voice I have to make some noise.
160
10,430
23,017
276,451
kalo di kandang nya juna pasti bisa berisik
Keakraban para PANDAVVA terlihat jelas lewat game ini. Seperti apa interaksi mereka? saksikan malam ini hanya di #JUMAVVA Mabar! ๐Ÿฅณ Pukul 19.00 WIB!
1
1
188
Ayiใ€๐™†๐™๐˜ฝ๐™ใ€‘ retweeted
Keakraban para PANDAVVA terlihat jelas lewat game ini. Seperti apa interaksi mereka? saksikan malam ini hanya di #JUMAVVA Mabar! ๐Ÿฅณ Pukul 19.00 WIB!
73
902
2,584
78,766
Ayiใ€๐™†๐™๐˜ฝ๐™ใ€‘ retweeted
5
531
2,180
10,009
Ayiใ€๐™†๐™๐˜ฝ๐™ใ€‘ retweeted
Arjuna mengaku Kaito Kuroba๐ŸŽฉ Art by @/sakiskaiksiaski #Artjuna #Arjunathumbnail
12
1,436
4,769
31,095
Ayiใ€๐™†๐™๐˜ฝ๐™ใ€‘ retweeted
mirror #sunnote
11
221
724
4,865