Gw bingung sih sama statement ini:
"Karyawan yang resign sebelum mendapatkan pekerjaan pengganti itu rapor merah dan warning bagi perusahaan"
Jadi "rapor merah dan warning" ini buat siapa?
Buat perusahaan?
Karena ada orang yang lebih milih kehilangan penghasilan daripada bertahan di sana.
Atau buat karyawan?
Karena dia berani keluar tanpa backup plan
Soalnya kalau dipikir2 orang yang resign tanpa backup belum tentu redflag. Kadang orang resign tanpa backup bukan karena nekat, tapi karena kesehatan mentalnya udah lebih dulu ngasih "warning"
kinda agree with this one, tapi menurut kalian gimana?