Pak Wowo, lihat ini, Pak. Kasihan banget, bapak-bapak ini jam 11 malam masih gembol-gembol jualan baju. 😢
Saat para pejabat meminta anggaran triliunan rupiah, Bapak begitu mudah mengabulkannya. Sementara kami rakyat biasa harus bekerja keras mencari setiap rupiah, menyisihkan penghasilan untuk bayar pajak, dan menghadapi harga kebutuhan pokok yang terus melambung meski gaji tak kunjung naik.
Uang itu berasal dari keringat rakyat, Pak. Wajar jika kami bertanya: mengapa begitu mudah dihamburkan?
Lihatlah kami. Dengarkan kami. Seberapa keras lagi kami harus menjerit agar suara rakyat didengar?
Dengar nggak? Kalau menterinya minta anggaran Rp5 triliun, dia kasih Rp10 triliun.
Bangganya luar biasa ngomong begitu, seolah-olah itu uang dari kantong pribadi. Padahal itu uang rakyat. Heran, kok bisa merasa gagah saat menghambur-hamburkan uang yang bukan miliknya.