Moh Zaki Ubaidillah sudah berhasil masuk 'zona aman' untuk ikut turnamen level elite seiring keberhasilannya melaju jauh di Australia Open pekan ini.
Catatan ini jelas jadi pencapaian bagus karena Ubed kini bisa rutin ikut turnamen level atas, tidak lagi berharap pada 'durian jatuh' seperti saat Ubed jadi reserved di Indonesia Open pekan lalu dan akhirnya tidak ada 'durian yang benar-benar jatuh' karena Kunlavut Vitidsarn tetap bermain.
Meski usianya baru akan menginjak 19 tahun di Juni ini, Ubed sepantasnya tetap harus memburu ambisi untuk bisa lolos ke Olimpiade Los Angeles 2028.
Karena di titik saat ini, Ubed juga punya peluang yang sama untuk mengumpulkan poin, seperti halnya Jonatan Christie dan Alwi Farhan.
Persaingan internal yang ketat akan membuat kualitas tiap pemain akan meningkat. Sehingga wakil yang lolos nantinya sudah melewati seleksi yang sulit dan sengit.
Jangan berpikir bahwa LA28 masih terlalu cepat bagi Ubed dan momen terbaik ada di Olimpiade 2032. Karena yang pasti dalam dua tahun ke depan, tentu Ubed akan makin matang.