ㅤ“ . . . ”
ㅤUlang tahun kali ini entah mengapa terasa lebih sepi. Saat ia sekolah dulu, anak-anak kelas beserta rekannya biasa menyerbu guna melemparinya tepung. Kini ia bersih, hanya menjalani kuliah seperti hari biasanya. Meski mendapat beberapa ucapan, rasanya . . . sepi.
— semua sorakan, semangat, dan kalian yang ikut bernyanyi bersama … semua itu jadi alasan kenapa malam-malam kami selalu terasa spesial. terima kasih banyak, ya! ”
ㅤUcapannya ditimpali dengan sorakan meriah lainnya dari para penggemar. Ren melambai-lambaikan kedua tangannya, —
“Album INVOKE pada comeback kali ini yaitu 𝙄𝙣𝙩𝙚𝙧𝙡𝙤𝙘𝙠𝙞𝙣𝙜 𝙎𝙩𝙖𝙧𝙨; menceritakan tentang beberapa orang yang saling terikat takdir menjadi kesatuan yang saling terhubung, sehingga ketika saling bersama semuanya terasa lebih mudah.
⠀ᅠ⠀ "Kalian dengar itu kan INFLUX? Mmh, saya juga sama bahagianya mendengar pesan-pesan yang telah diberikan! Rasanya seperti mau menangis ya?" Ia jatuhkan atensinya pada mereka yang tengah menonton; sebagai fans maupun idol, ia dapat memahami perasaan dari kedua belah pihak
Sigap bersuara setelah ditanya demikian. Beruntung ia telah menyiapkan beberapa prakata dari jauh-jauh hari.
“Satu tahun sudah berlalu sejak kami pertama kali berdiri di panggung. Rasanya seperti baru kemarin, tapi di saat yang sama, kami sudah melalui begitu banyak hal —
ㅤ“ pesan, ya … ” Ren mengambil beberapa detik untuk berpikir sejenak. Ia kembali menatap ke arah para audiens. “ sebelumnya, aku ingin berterima kasih yang baaaanyak pada INFLUX. karena kalian, kami—INVOKE—bisa berdiri di atas panggung seperti ini. —
— perjalanan kami tentunya tak akan jadi apa-apa tanpa kalian. ”
ㅤKata-katanya terhenti sejenak, ia menatap wajah INFLUX satu persatu dengan mata penuh kasih sayang. “ mulai dari debut, tampil sana-sini, dan tak terasa … sudah setahun kita lalui bersama. —
— kami terus melakukan ini semua demi kalian, INFLUX. ”
ㅤIa menarik napasnya, berusaha agar tidak terlalu emosional di atas panggung; malu, bro. “ teruntuk INFLUX semua, terima kasih banyak dan terus dukung kami, ya! ” @evinflogne
⠀ᅠ⠀ "Waaaah, sebagai salah satu dari INFLUX, saya merasa sangat bahagia serta terharu karena sangat disayang oleh INVOKE, saya rasa INFLUX yang lain pun pasti merasakan hal yang serupa." Senyuman lembut itu terukir cantik di wajahnya, sungguh sangat beruntung mereka yang
Jihwan kembali tersenyum lebar saat sang pembawa acara mulai memuji mereka. Setelah dipersilahkan, ia pun mengangkat pengeras suara di tangannya.
“Arin-ssi… pujian satu juta tahun sekali itu rasanya…” Ia menggantung kalimatnya.
⠀ᅠ⠀ "Whoa—INFLUX-들, apakah kalian lihat itu? Wah, INVOKE tampil sangat menawan pada malam hari ini." Berdiri di sebelah sunbaenimnya ini sedikit membuatnya harus mendongak mengingat perbedaan tinggi yang cukup signifikan. "Dan tentunya, ketampanan yang hanya tercipta di satu
Shion memberikan senyum hangat, suara yang keluar dari bibirnya halus namun tegas. Tak ada rasa kegugupan dalam diri, melainkan rasa kebahagiaan dapat berdiri diatas panggung.
"Three, two, one~! 안녕하세요! It's me Shion," ujarnya sambil sedikit membungkukkan badan sebagai-