RSUD itu biasa merawat pasien sampai jebol plafon BPJS, lalu bulan depannya diumumkan jaspel nakesnya dipotong sekian puluh persen utk nambal, krn udah era BLUD, Pemda gak peduli, sambil nakesnya baca komen warga di medsos muji2 RS swasta, gak tau kalo mereka rumit dikit rujuk..
Denger-denger iya begini. Kalo ada pasien yg high cost or berpotensi bikin rugi karna nilai klaim bepejees lebih kecil dibanding cost RS, biasanya dilempar ke RS plat merah. Terus alesan templatenya "keterbatasan dokter dan alat".