| Ngedumel online | Kadang ringan | Kadang berat | kadang-kadang |

Joined February 2020
2,482 Photos and videos
Pinned Tweet
Apr 12
Indonesia Diobral‼️ Ketika Eropa, negara-negara Teluk, Amerika-Selatan hingga Afrika menjauh, Indonesia malah mendekat ke AS. Akan ada kesepakatan pada 15 April 2026, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin ketemu dengan Pete Hegseth di Washington. Jika disepakati, ini bukan cuma kerja sama militer biasa, tapi pemberian "blank cheque" ke AS untuk menggunakan wilayah udara Indonesia. Usulan AS adalah: 1. "Blanket Overflight Clearance": Indonesia memberikan izin terbang massal untuk semua pesawat militer AS. Artinya, pesawat AS tidak perlu mengajukan izin satu per satu setiap mau melintas. 2. Notifikasi, Bukan Permohonan: Sistemnya adalah "notification-based". AS cukup memberi tahu, bukan minta izin, bahwa pesawat mereka mau lewat. Begitu terus sampe ada pemberitahuan pembatalan dari AS. Ini artinya menghilangkan kendali Indonesia atas lalu lintas udara militernya sendiri. 3. Ruang Lingkup Luas: Izin ini diberikan untuk "contingency operations, crisis response missions, and mutually agreed exercise-related activities." Frasa "contingency operations" dan "crisis response" ini sangat lentur dan bisa dimaknai macam-macam, termasuk operasi militer besar. 4. Jalur Panas (Hotline): Disebutkan juga pembentukan hotline langsung antara US Pacific Air Forces (PACAF) dan pusat operasi udara Indonesia. Ini adalah standar untuk sekutu dekat, tetapi di konteks ini, lebih berfungsi untuk mengoordinasikan aliran lalu lintas pesawat AS yang padat. Sumber: The Sunday Guardian Live (12 April 2026) Kita sudah lihat bagaimana AS menempatkan negara-negara sekutunya di Teluk berasa dalam bahaya. Mereka tak diberitahu, lalu harus menerima konsekuensi tindakan AS-Israel ke Iran. ‼️‼️‼️‼️
505
3,426
6,143
192,116
Hard Fact: Idrus Marham, Wakil Ketua Umum Partai GOLKAR adalah mantan narapidana. • •
Lalu siapa Idrus Marham? Orang ini adalah mantan menteri sekaligus terpidana korupsi proyek PLTU Riau-1. Sekarang dia berani-beraninya menggurui moral dan etika ke Tiyo Ardianto. Idrus baiknya ngaca dulu deh. Ngomongin integritas, sementara rekam jejakmu sendiri sudah coreng-moreng. Etika tanpa keteladanan ibarat maling terang maling.
1
10
Tugas pejabat adalah memenuhi harapan rakyat. Kalo gak sanggup, minggat!
Orang ini minta di rebonding bibirnyaaaaa apa yakkkkk??
1
1
1
41
Bekas KORUPTOR ini ngomongin MORAL kah ?? Apa pantas bekas koruptor nasehatin orang lain ??
1
1
62
MatSot retweeted
Waketum @PartaiGolkar exNapi, Kalo @Gerindra yang skrg jd presiden anak ExPemberontak yang menyelinap masuk via TNI. Jadi apa yg salah nih negara ini?
1
1
56
Lalu siapa Idrus Marham? Orang ini adalah mantan menteri sekaligus terpidana korupsi proyek PLTU Riau-1. Sekarang dia berani-beraninya menggurui moral dan etika ke Tiyo Ardianto. Idrus baiknya ngaca dulu deh. Ngomongin integritas, sementara rekam jejakmu sendiri sudah coreng-moreng. Etika tanpa keteladanan ibarat maling terang maling.
Replying to @SINDOnews
Sebelum ngomentari Tiyo, baiknya Idrus Marham @DPPGolkar buka lagi rekam jejak Prabowo. Daftar sikap/omongan gak pantesnya panjang banget. Baik sebagai manusia beradab, apalagi sebagai tokoh.. (@Gerindra dipersilahkan menyanggah). Ini yang gua inget aja: • Muka Boyolali • Rampok tetanggamu yang sedang kebakaran • Ndasmu etik • Ngejek di forum resmi • Goblok & tolol • Emang gua pikirin • Foreign stooge • ...
39
MatSot retweeted
Jangan nyinyir sama pendemo. THR, upah minimum, hak lembur, sampai Reformasi 1998 yang membuka jalan demokrasi hari ini. Semuanya lahir dari orang-orang yang berani bersuara dan turun ke jalan.
107
19,126
38,123
305,113
Apakah MBG adalah sebuah kebijakan yang hebat? Prabowo begitu bangga dengan Program MBG-nya. Kita kupas. 1. Dari sisi inovasi kebijakan: MBG bukanlah terobosan besar. Secara konsep, MBG adalah skema in-kind transfer (bantuan berbentuk barang/jasa, bukan uang). Program begini umum banget di banyak negara (misalnya program school lunch di India, AS atau Jepang). Kebanyakan literasi menyebut program begini efektif untuk: • Meningkatkan kehadiran siswa. • Menurunkan kelaparan jangka pendek. • Membantu redistribusi pangan. Tapi dari sisi kebaruan ide, MBG gak berisi inovasi fundamental. Cuma mengemas ulang bantuan sosial berbasis makanan dengan target anak sekolah. 2. Efisiensi ekonomi: biaya transaksi lebih tinggi ketimbang bantuan tunai atau subsidi. Jika dibandingkan dengan skema transfer tunai bersyarat (seperti PKH) atau subsidi pangan langsung ke keluarga, MBG memiliki leakage yang berbeda tapi tetap signifikan: • Perlu dapur umum, tenaga masak, transportasi dan sistem distribusi harian yang rawan basi. • Harga per porsi biasanya lebih mahal dibandingkan nilai gizi yang sama jika dibeli oleh rumah tangga (karena ada biaya pengadaan, pengolahan dan distribusi). • Tidak ada pilihan bagi anak atau keluarga - menu ditentukan birokrasi/SPPG didasarkan nilai keuntungan. Kurangnya kompetensi pengelola dapur memperparah keadaan dengan tingkat keracunan yang tinggi. Jadi secara mikroekonomi, menyisihkan anggaran lalu mengubahnya jadi makanan siap saji adalah proses yang inefisien dibanding memberikan nilai yang sama dalam bentuk uang atau voucher dengan edukasi gizi. 3. Dampak terhadap perilaku dan tata kelola Program seperti MBG cenderung menciptakan: • Ketergantungan pada infrastatur birokrasi: jika distribusi macet, anak tetap tidak makan. Bandingkan dengan uang yang bisa langsung digunakan beli di warung. • Potensi korupsi baru: pengadaan bahan pangan, kontrak dapur umum, markup harga porsi. Karena makanan siap saji sulit diaudit kualitas dan kuantitasnya setiap hari. • Rentang kendali: untuk Indonesia yang besar, ini bukan masalah teknis saja, tapi masalah fundamental governance - semakin panjang rantai distribusi barang fisik, semakin besar kebocoran. Dengan melepas kendala teknis, masalahnya bukan pada bisa tidaknya menjalankan. Masalahnya pada rasionalitas menjalankan sistem berbiaya transaksi tinggi ketika ada alternatif lebih efisien. 4. Mengapa program seperti ini terasa "hebat" secara politis? MBG lahir dengan sifat program yang visible (terlihat langsung): • Anak-anak makan bersama, seragam, ada foto, bisa dipublikasikan. • Memberi sensasi pemerintah hadir secara fisik. • Beda dengan transfer uang yang tidak fotogenik. Tidak terlihat. Inilah yang dalam kebijakan publik disebut high visibility, low transformability - program yang mudah dilihat tapi sulit mengubah struktur masalah gizi dan kemiskinan secara fundamental. Alih-alih dengan prioritasnya yang ditinggikan membuat keuangan negara terganggu. Negara maju sekalipun menjalankan program makan sekolah sebagai komplementer, bukan solusi utama. 5. Kesimpulan analisis (tanpa urgensi dan teknis) Pada dasarnya MBG adalah redistribusi anggaran melalui saluran in-kind yang kurang efisien dibanding transfer tunai atau subsidi pangan langsung ke rumah tangga. Kehebatannya lebih bersifat simbolik-politik daripada kebijakan publik yang superior secara ekonomi. Bahkan jika Indonesia punya logistik sempurna sekalipun, tetap ada pertanyaanmendasa: Kenapa memilih cara yang lebih mahal dan lebih kaku untuk memberi makanan, daripada memberi daya beli yang lebih bebas dan efisien kepada keluarga miskin?
90
1
1
2
251
Yang setuju boleh kasih jempol. • •
Bener seperti ini ya? Ada pula yg ngaku Ustadz, tiap ceramah bikin deg-degan jamaahnya karena “dipalakin” 😌
1
1
2
81
Yang paling ngerasa ketipu 02, marahlah‼️ • •
2
16
Artinya akan banyak "SLOT" kosong yang --diduga-- bakalan diisi orang² dari lingkaran dalam.
Replying to @Makaryo0
Nih laporan dari ponakanku. Tanggal 10 ada pengumuman, dan ada 3 status bagi peserta - L (Lulus) - MS (Memenuhi syarat) - TMS (tidak memenuhi syarat/gugur) Ponakanku dapat MS. Artinya, tanggal 10 - 12 Juni peserta L disuruh konfirmasi mau lanjut apa enggak. Yang mengundurkan diri itu dianggap slot kosong yang nantinya diisi sama peserta MS. Peserta MS yang berubah keterangannya jadi L diumumin hari ini, dan ponakanku statusnya tetap MS..
12
Mereka cuma mau menyampaikan aspirasi. Sampah yang berserakan aja mereka urusin, gak ada niatan mau bikin kerusakan. #demo

2
8
24
566
Jun 13
Dieng, tadi pagi. Menggigil..
Sangat menenangkan sekali pemandangannya 🌄 btw ini tu di daerah tempat gw ya sobat MinStro Coba quote twet ini dengan pemandangan alam di daerah kalian🫵🏼
2
1
4
187
Jun 13
Aku begini. Kalian gimana? • •
10
Jun 13
WAPRES gak pernah ngomong SESKAB kebanyakan ngomong Keduanya selalu salah ngomong Cilakanya presidennya tukang omon-omon • •
1
4
77
Jun 13
Kenapa ada demo? Kenapa ada Parlemen Jalanan? Jujurly karena parlemen yang resmi sekolam sama pemerintah. Mereka lupa kepentingan siapa yang harus dibela. Juga lupa siapa yang ngegaji mereka. • •
1
73
MatSot retweeted
Post, tonton, komen, like, share, banjirin media sosial dari akun lo sendiri jangan biarkan yang di jalan sendirian lo bisa bantu perjuangkan dari jari dan hp di tangan
65
8,119
12,155
131,926
Jun 13
5/6 Pendapatan Indonesia berasal dari PAJAK. 1/6 sisanya dari PNBP dan sedikit Hibah. Dari situlah negara punya duit untuk menjalankan pemerintahan dengan segala programnya. Terus Wowo merasa kita ini penerima sedekah dengan Program MBG-nya? • •
43
Jun 13
Pedasnya level 10 😖
3
18