Budaya berdiri di pagar bukan tradisi. itu artefak dari desain ruang yang salah membaca manusia.
Dan kalau dibiarkan, itu akan jadi kebiasaan yang diwariskan, bukan karena benar, tapi karena tidak pernah diperbaiki. @persib
Model gini mah gak bakal diculik, dikarungin atau disiram air keras, eranya udah berubah dia ini martir exposure jangkauan organiknya tinggi salah bertindak ko pemerintah π
Jujur π, Bang Tyo (Mantan Ketua BEM UGM) ini emang kritikannya pedas banget.
Gw cuma takut kalo ada apa2 dengan beliau. Semoga tetap sehat dan selamat dalam lindungan Allah
Kalo biasanya cuman pokis aja yg turun sekarang dibelakang nya ada ratusan kadal ijo yg back upβ¦hati2 gaes yg kalian hadapi wowo sama sapri kampatriot veteran perang jalanan 98 nuhun.
Berawal dari bbm naek diem-diem, Forkot biasanya paling duluan aksi turun kejalan jam 10 orang baru pd bangun mrk udah bakar ban & orasi disusul yg lainπ₯
Kalo world cup di Amerika tuh suka inget Romario, bebeto, caniggia, baggio, stoichkov, hagi, salenko, balakov, tomas brolin, martin dahlin, kennet anderson nikmat banget nonton nya π
Setuju ini, para bobotoh terpantau sibuk isu transfer pemain & training camp, walaupun sm pentingnya mungkin beberapa aspek perlu jadi catatan buat manajemen.
- Hapuskan tiket tribun pagar premium.
- Hilangkan parit buaya.
- Bikin patung legend persib di stadion
Tambahinβ¦π€£
Bayangkan. Tahun 2026 manusia sudah mengembangkan kecerdasan buatan,roket bisa mendarat sendiri, mobil bisa nyetir sendiri.Tapi sebagian penonton di stadion masih harus mencari celah di antara besi pagar untuk melihat sepak bola. Evolusi teknologi memang berjalan tidak merata hmh
Bukan proses hukum saja yg hrs berjalan, sebagai induk organisasi harusnya kalian mengambil tindakan tegas kepada korwil yg terlibat melanggar AD/ART organisasi. Bisa cabut KTA atau membekukan korwil tersebut. Itu juga kalo kalian belajar dari tobias dan organisasi nya π
Pernyataan resmi PP the Jakmania.
Kami berharap seluruh pihak dapat menahan diri, menghormati proses yang sedang berjalan, serta memberikan ruang kepada pihak berwenang untuk mengungkap fakta secara utuh, objektif, dan adil.
Tidak ada ruang bagi kekerasan dalam sepak bola. Mari bersama menjaga kondusivitas, menjunjung sportivitas, dan memastikan peristiwa serupa tidak kembali terulang.
#InfokomJakmania#PersijaSelamanya