Banyak perempuan diajarin untuk jadi kuat, tapi bukan untuk punya power.
Kuat itu tahan banting, sabar, ngalah, bisa handle semuanya sendiri.
Power itu berani untuk punya pilihan, bisa bilang no, bisa ninggalin, bisa set boundary tanpa rasa bersalah.
Dan ironisnya society sering ngepraise perempuan yang kuat (yang tahan disakiti, tetap stay, tetap ngurus semua), tapi uncomfortable sama perempuan yang punya power (yang tegas Dan gak mau compromise terus).
Semua perempuan kuat kok, gak kekurangan strength,
yang sering kurang itu permission untuk pakai powernya.