di buku animal farm, karakter babi dipakai untuk menggambarkan penguasa yang manipulatif, korup, dan otoriter.
tapi kenapa pakai babi? 🐷
babi termasuk hewan yg cerdas, kecerdasannya bahkan dianggap lebih baik dari anjing.
tapi bukan itu alasan utama karakter babi dipilih. jika tujuannya hanya ingin menggambarkan kecerdasan, bisa pakai hewan lain yg lebih cerdas seperti gagak, simpanse, atau gajah.
ada lapisan sindiran yang jauh lebih tajam dari karakter seekor babi.
dalam banyak budaya, babi dikenal sebagai hewan yg punya reputasi buruk: suka melahap apa saja, senang hidup di kubangan yg kotor, dan sering diasosiasikan dengan kerakusan yg brutal.
babi, yang cerdas, namun rakus, menjadi sebuah simbol yang pas untuk menggambarkan hal paling berbahaya dalam politik: penguasa yg manipulatif, korup, dan seringkali berakhir jadi otoriter.
dalam buku animal farm diceritakan, para babi tidak merebut kekuasaan dengan senjata.
mereka merebutnya dengan narasi.
dengan slogan.
dengan propaganda.
dengan membuat kebohongan yg terdengar masuk akal.
mereka terus berkata bahwa semua yang mereka lakukan adalah demi kebaikan bersama.
tapi ketika mereka mulai hidup lebih mewah daripada yang lain, mulai makan lebih enak, dan tidur lebih nyaman, hewan-hewan yang lain tidak menyadarinya.
mereka bisa berdiri di atas mimbar sambil berbicara tentang menjadi pahlawan, tapi diam-diam membangun hak istimewa untuk kelompoknya sendiri dan membiarkan hewan lain tetap hidup sengsara.
cerita kezaliman para babi yg ada di buku ini sering dikaitkan dengan dunia nyata, karena ada banyak kemiripan.
cuma bedanya, di dunia nyata, babinya tidak selalu datang dalam wujud babi.
animal farm kenapa babi?
*bismillah pertanyaanku yany ini dijawab dari jaman dulu nanya soal serangga gapernah dijawab 🙏