TRAGEDI KECELAKAAN BUS ALS
Posisi Penemuan (Menyatu dalam Satu Kantong)
Saat melakukan pemeriksaan di RS Bhayangkara Palembang, petugas forensik menemukan dua bagi4n tu6uh yang berbeda di dalam satu kantong j3naz4h yang sama. Bagi4n tu6uh yang lebih kecil (Bela) ditemukan menempel erat pada bagian ketiak jen4z4h ibunya (Rani).
Pelukan Terakhir Sang Ibu
Posisi jen4z4h Bela yang berada di ketiak ibunya sangat mengindikasikan bahwa pada detik-detik terakhir yang krusi4l, Rani berusaha ker4s memeluk dan melindungi anaknya dari k0b4r4n 4pi.
Suhu p4n4s yang sang4t 3kstr3m dari t3rb4k4rnya tangki BBM menyebabkan tu6uh kedu4nya h4n9us dan akhirnya meny4tu.
Kondisi J3n4z4h yang Sulit Diken4li
Akibat terj3b4k di dalam bus tanpa bisa mel4rikan diri, j3n4z4h ibu dan an4k ini mengalami k3rus4k4n jaringan yang sangat p4r4h.
Kedu4nya sudah tidak bisa lagi diidentifik4si secara visual (dilihat dari w4j5h atau ciri fisik lu4r).
Kendala Tes DNA pada J3n4z4h Bella
Kondisi j3n4z4h Bella menghadirkan t4nt4ng4n medis yang sangat bes4r.
Karena p4p4r4n p4n4s yang luar bi4s4, d4r4h dan tul4ng di tu6uh mun9ilnya telah m3ng3rin9, serta email 9i9inya h4ncur.
Tim DVI tidak bisa mengambil sampel DNA langsung dari tu6uh Bella dan t3rp4ks4 harus mengandalkan jejak DNA dari barang pribadi di rumahnya (seperti baju yang belum dicuci) untuk dicocokkan.
Kisah penemuan j3n4z4h Rani dan Bella ini menjadi salah satu detail paling tr49i5 dari k3cel4k44n Bus ALS 346, yang memperlihatkan dengan jelas naluri seorang ibu yang berusaha melindungi buah hatinya hingga saat-saat terakhir.
#BusAls #KecelakaanBus #Buslintassumatera