Pasar pupuk di konoha sepertinya cenderung monopolistik, dan kalau mau investasi di sektor dengan pasar monopolistik sebenarnya cukup berisiko, cenderung kurang menarik, regulation sensitive. Gambaran industrinya kurang lebih pabrik pupuk milik negara under utilize karena keterbatasan teknologi dan distribusi, pabrik punya negara sebenarnya bisa produksi setidaknya di atas kertas bisa 28jt ton pupuk namun yang diutilisasi maksimal sekitar 17jt ton, sisanya perusahaan memproduksi raw material untuk perusahaan pupuk swasta atau kebutuhan industri lainnya. Perusahaan negara punya aset 100T lebih, gajah ini companynya, sedangkan pabrik swasta terbesar asetnya cuma 5T 🤣
Si company ini kalau go public menarik, punya segala jenis bisnis dari hulu hilir bisnisnya.
Kalau dari data public expose, market pupuk itu 30jt ton per tahun, dengan 9jt ton nya adalah pupuk subsidi. Di pupuk subsidi ini lah yang sebenarnya menjadi kunci keberlangsungan program mybinigue, karena dengan adanya deregulasi dan perubahan fokus dari pupuk subsidi maka itulah yang mengubah INPUT COST dari mulai hulu. Ini sebenarnya momen yang luar biasa untuk sektor consumer goods dan pakan.
Perubahan kebijakannya seperti apa?
Intinya cenderung merugikan swasta.
Mari kita buka dikit emitennya.
Perusahaan ini sebenarnya punya konglomerasi perusahaan yang settle di jogja, kalau tidak salah beberapa key management juga jebolan kampus jogja. Salah satu saudara emiten ini sedang menjual tower apartemen baru di jl palagan.
Sekilas kapasitas produksinya konsisten meningkat namun ekspansinya tertahan di tahun 2025 yang entah disebabkan apa(apa ya🫣, apakah karena kebijakan elit global?)
Beban operasional(opex) sedang mengalami inefisiensi, yang saya belum bisa pastikan(🫣🤏🏻)
1. Beban asuransi persediaan cukup besar dan saya lihat ada potensi perusahaan asuransinya masih berafiliasi dgn PSP 🫣
Soalnya asuransinya 200Miliar diearmark di depan, itu udah bisa jadi working capital untuk asuransi kecil2an. Langsung bangun kantor pula.
2. Perusahaan memang melaporkan engga ada transaksi afiliasi yg siginifikan, tapi.. bisa jadi ada perusaahan afiliasi yang menjadi supplier(sisi cost) atau bisa jg entitas lain(sisi revenue) dgn indikasi awal ada beban yang saya trace cukup signifikan sejak listing. Sejauh ini saya melihat yg besar dari sisi cost.
Kalau potensi sebenarnya adalah, kilas balik di 2022 perusahaan ini dgn asp yg lebih rendah dan kapasitas produksi setengah dari sekarang bisa memberikan netincome setara PE 8x.
Nah dengan harga bahan baku yang naik karena jalur hormuz ditutup, apakah tidak menarik jika perusahaan bisa menghasilkan laba 2x LIPAT laba tahun 2022? Yang berarti di harga skg pe 4x, belum ditambah potensi rencana kapasitas baru 300rb ton lagi, artinya kapasitas produksi hampir 3x tahun 2022. Apa tidak mustahil PE 2X? HALO PAK LKH
Tapi segi yang questionable adalah di unit income yang memang cukup jauh menurun dibanding 2022. 😞 Why you doing me like dat, tapi karena perusahaan seperti ini tipenya cenderung siklikal, yang jelek bisa jadi yang paling cakep rasio keuangannya💃🏻 💅🏻 kalau sudah dapat TAILWIND. 🌬️💨