Kalau yang didukung tokoh, pasti ada saatnya nilai kita berbenturan sama tokoh itu.
Makanya jangan dukung tokoh, dukung values atau nilai-nilai.
Misal:
- Pendidikan harus murah dan aksesibel,
- Upah tenaga kerja harus layak,
- Penggunaan pajak harus transparan,
- Pengembangan sumber daya manusia harus diutamakan,
dan seterusnya.
Jadi yang didukung nilainya, mau siapapun yang pegang kekuasaan, nilai-nilainya yang didukung, tuntut dan minta nilai itu dipenuhi.
Kalau cuma dukung tokoh, ya ujungnya akan kecewa.
Sekalipun tokoh yang didukung menang, dia juga akan tersandera kepentingan ketika berkuasa.