Joined December 2018
113 Photos and videos
din retweeted
they can still do creative styling without damaging his hair, wigs and temporary products exist for a reason, they can experiment with his look without bleaching his hair/eyebrows, he has talked about his scalp condition and how much it hurts so many times
cutloose literally did a much better job with his styling, they experimented with different makeup looks that highlighted his features, while bitboot keeps bleaching his hair over and over again and pairing it with the same plain makeup every time
54
147
2,545
din retweeted
Jun 16
merinding dan nyesek dengernya: “Saya bersaksi siapapun yang merampok anggaran pendidikan, di dunia di penjara di akhirat masuk neraka”
Jun 16
Proyek lucknat MBG ini harus dimusnahkan, jangan cuma di hentikan sementara
50
6,859
17,740
176,766
din retweeted
Baru kali ini ngedenger anak buahnya presiden ngomong jujur. So, para pegiat dunia gizi dan nutrisionis, here it is. Embege sama sekali gak bertujuan untuk atasi stunting atau memperbaiki gizi anak-anak. U don’t need 100% of ur brain capacity, or even 50%, to understand this.
Qodari: MBG Kontrak Politik Prabowo, Tak Bisa Dihentikan
53
3,319
6,506
93,609
din retweeted
Literally di depan gw kemaren😭✌️
Mahasiswa UI dibayar this, Mahasiswa UI dibayar that, Emang pada ga tau, anak-anak Yuai zaman sekarang kebanyakan tasnya tuh fjalrjrjjcndkcken kanken??? 😞😡
9
598
9,185
214,397
din retweeted
orang jawa ketika tahu orang sumbar gak makan kulit ayam:
jangankan kepala Di Sumbar, kulit ayam aja ga dimakan min
50
67
923
36,842
Pas lewat lagi udah bangun kukusannya.
Kukusannya kok beda ya?
4
192
1,563
15,655
din retweeted
Logika Fatimah ini jauh lebih bener. Lagi pula, anak-anak di daerah yg akses sulit kebanyakan jg nggak dapat MBG. Aku share lagi deh gambar anak2 di Pulau Kera, NTT, yg belajar di bawah pohon krn nggak ada ruang kelas, dan mrk sama sekali nggak dapat MBG. Tapi, yg mrk butuhkan justru bangunan sekolah dan guru-guru. Sebaliknya, MBG itu lebih banyak di kota, utk anak-anak yg sebenarnya nggak butuh makan lg. Dan akhirnya banyak yg nggak dimakan. Bahkan, yg sudah aku lihat sendiri di desa-desa Indramayu, anak-anak buruh tani pun enggan makan MBG. Kebanyakan dibawa pulang dan diberikan ke itik atau ayam.
Gimana menurut kalian?
25
1,947
3,765
49,592
din retweeted
sebelum tidur ingatlah di atas sana ada yang nutup jendela PAKE GAGANG SAPU sedangkan kita di bawah lagi susah payah supaya suara kita didenger 🧹
44
1,536
10,817
332,786
din retweeted
Nah mantep nih udah mulai dimainin narasi utk membenturkan masyarakat vs masyarakat dengan membandingkan-bandingkan kampus pake indikator suka-suka dia aja. Btw poster AI lu jelek banget.
UI Menciptakan Pengkritik melahirkan politisi, BINUS Menciptakan pengusaha Melahirkan Pencipta. Tidak semua kampus mencetak lulusan dengan cara berpikir yang sama. Ada kampus yang membentuk mahasiswanya untuk menjadi politisi dan memegang jabatan dalam pemerintahan. Ada kampus yang membentuk mahasiswanya untuk menjadi pengusaha sukses melahirkan sesuatu yang baru dan bermanfaat untuk rakyat. Perbedaan itulah yang terlihat antara kultur yang berkembang di Universitas Indonesia (UI) dan BINUS. UI sejak lama dikenal sebagai salah satu pusat aktivisme mahasiswa terbesar di Indonesia. Mahasiswanya terbiasa berdiskusi tentang politik, demokrasi, kebijakan publik, ketimpangan sosial, dan berbagai isu kenegaraan. Dari rahim UI lahir banyak politisi, aktivis, birokrat, menteri, anggota DPR, hingga tokoh pergerakan nasional. Dari rahim BINUS lahir banyak pengusaha teknologi, bisnis, inovasi, kewirausahaan, startup, dan ekonomi digital. Mahasiswa BINUS lebih sering berbicara tentang produk, aplikasi, investasi, kecerdasan buatan, dan peluang pasar dibandingkan dinamika politik praktis. Mahasiswa UI lebih sering berbicara tentang kekuasaan, bagaimana cara menggapainya, bagaimana cara meraihnya agar masa depan mereka cemerlang, salah satunya adalah dgn berpura2 bela rakyat. Perbedaan kultur tersebut terlihat jelas ketika menghadapi sebuah masalah. Ketika harga pangan naik, mahasiswa UI : Menuntut harga BBM jangan naik. Menuntut penggunaan APBN tidak boros. Menuntut harga sembako turun. Menuntut harga hasil panen petani naik. Menuntut Program Makan Bergizi Gratis dihentikan. Jika harga gabah naik, harga beras berpotensi naik. Jika harga beras turun, petani berpotensi menerima pendapatan lebih rendah. Jika subsidi BBM diperbesar, anggaran negara harus bertambah artinya pemborosan. Jika program MBG dihentikan, salah satu pasar terbesar bagi hasil pertanian, peternakan, dan UMKM pangan justru hilang. Ironisnya, kontradiksi seperti ini jarang dibahas di atas mobil komando. Sementara mahasiswa BINUS : Ketika melihat harga pangan mahal, mereka berpikir bagaimana memangkas rantai distribusi. Ketika melihat produktivitas petani rendah, mereka berpikir bagaimana menerapkan teknologi pertanian. Ketika melihat lapangan kerja kurang, mereka berpikir bagaimana menciptakan perusahaan baru. Ketika ada persoalan ekonomi, mahasiswa UI memilih cara kekerasan dengan turun ke jalan membawa tuntutan. Kelompok kedua justru membuka laptop dan mencoba membangun solusi. Tentu tidak semua mahasiswa UI seperti itu dan tidak semua mahasiswa BINUS seperti ini. Namun secara umum, kultur yang berkembang memang mengarah ke sana. Akibatnya, tidak mengherankan jika demonstrasi mahasiswa yang menuntut harga BBM tidak naik, harga sembako turun, harga hasil panen petani naik, dan Program Makan Bergizi Gratis dihapus lebih sering lahir dari lingkungan yang kultur politiknya kuat dibanding kultur kewirausahaan dan teknologi. Masalahnya, ekonomi tidak berjalan berdasarkan slogan. Tidak mungkin harga hasil panen petani naik sementara harga pangan terus turun tanpa ada peningkatan produktivitas. Tidak mungkin subsidi terus diperbesar tanpa memikirkan sumber anggaran. Tidak mungkin APBN hemat jika subsidi di perbesar. Tidak mungkin kesejahteraan petani meningkat jika pasar yang menyerap hasil pertanian justru dikurangi. Di sinilah terlihat perbedaan cara berpikir yang dibentuk oleh kultur kampus. Kultur aktivisme menghasilkan amarah dan kemampuan mengkritik tanpa solusi. Kultur inovasi menghasilkan kemampuan memecahkan masalah dengan solusi. Kultur politik melahirkan demonstran dan politisi. Kultur kewirausahaan melahirkan pencipta lapangan kerja. Kultur perlawanan melahirkan tuntutan. Kultur teknologi melahirkan solusi. Indonesia membutuhkan keduanya. Namun yang perlu diingat, negara tidak bisa dibangun hanya dengan kritik dan tuntutan. Jalan raya tidak dibangun oleh demonstrasi. Pabrik tidak dibangun oleh spanduk. Lapangan kerja tidak lahir dari pengeras suara. Kemajuan bangsa lahir dari inovasi, investasi, produktivitas, dan keberanian menciptakan sesuatu yang baru. Mungkin karena itulah kita jarang mendengar lulusan startup sukses berkata, "Mari turun ke jalan." Mereka biasanya berkata, "Mari kita bangun solusinya." Dan dalam jangka panjang, sejarah sering kali lebih mengingat para pencipta solusi dibanding para penyampai tuntutan.
69
809
3,319
53,218
din retweeted
Well they’re from Norway 😭
Ice packs ??? This is so dramatic it’s 76° in Boston 😭😭😭
117
9,630
226,360
5,637,597
din retweeted
indonesia is sending their best nurses to japan and the japanese send their best pedophile to indonesia
ヒジャブのまま看護師をするのは絶対にダメです。ナースキャップすら「衛生面の問題がある」と廃止されているのに、いつ洗ったかもわからない不潔なヒジャブで病院で働くなんて絶対におかしいですよ。
79
6,403
44,111
763,058
din retweeted
BANGGA BANGET GW SMA MBAK INI, SAMPAI DI TITIK DIA UDAH JADI BAHAN BECANDAAN 😭😭❤️
Jun 16
i got way too much free time
46
1,114
19,639
428,914
Nahkan bener ada yg unik, tapi hari ini bukan tentang kasus pemeriksaan. Mumpung masih anget, coba kuceritain disini ya.. Jadi begini ceritanya: 👴🏻: "Mas, mau daftar rontgen." 👨🏻‍💻: "Iya Pak, sudah ada surat pengantar? Saya sekalian pinjam KTP buat daftar ya." (Pasien nyodorin surat KTP, terus ngeluarin kartu BPJS) 👴🏻: "Ini Mas, sama ini kartu BPJS-nya." 👨🏻‍💻: "Oh, kartu BPJS-nya ndak usah Pak, saya daftarnya pakai KTP saja." 👴🏻: "Iya Mas, tapi ini nanti saya rontgennya mau pakai BPJS." 👨🏻‍💻: "Maaf Pak, untuk rontgen dengan pengantar dari klinik luar tidak bisa memakai BPJS," (berusaha tetap lembut). 👴🏻: "Loh kenapa nggak bisa? Kan saya punya BPJS, masa nggak boleh dipakai periksa?" (nada mulai tinggi). 👨🏻‍💻: "Boleh saja Pak pakai BPJS, tapi harus sesuai alurnya. Tidak bisa digunakan kalau Bapak langsung bawa pengantar dari klinik luar." 👴🏻: "Loh nggak bisa gimana?! Kemarin saya lihat di TikTok katanya periksa foto rontgen gigi bisa pakai BPJS!" 👨🏻‍💻: "Iya Pak, benar bisa. Tapi alurnya harus sesuai. Bapak periksa dulu ke PPK 1 atau dokter gigi keluarga. Nah, kalau dokter merasa Bapak perlu dirujuk, nanti Bapak dirujuk ke RS sini untuk periksa di poli gigi. Nanti dokter poli gigi RS ini yang kasih pengantar buat rontgen gigi kalau memang dibutuhkan." 👴🏻: "Alah ribet banget. Orang sakit mau periksa aja harus bolak-balik!" 👨🏻‍💻: (Dalam hati: Iya Pak, emang ribet sebenernya... 😭) "Iya Pak, memang aturan dari BPJS-nya seperti itu." 👴🏻: "Yaudah ini kalau bayar berapa?" 👨🏻‍💻: (Menyebutkan nominal tarif panoramik) 👴🏻: "Yaudah saya bayar aja, ribet banget mau pakai BPJS aja dipersulit gini!" 👨🏻‍💻: "Baik Bapak, silakan duduk dulu ya, saya proses pendaftarannya." --- Fast forward akhirnya pasien selesai saya foto, dan langsung ke kasir buat bayar. Sambil nunggu, saya cuma bisa narik napas panjang. Jujur, capek banget harus terus-terusan jadi "penjahat" di mata pasien. Bukan petugasnya yang mempersulit, tapi sistemnya memang begitu. Keresahan saya: kenapa ya dari pihak BPJS sendiri maupun karyawan2nya jarang banget kelihatan aktif di medsos buat meluruskan misinformasi atau konten-konten clickbait yang menyesatkan? Selama ini, yang mati-matian meluruskan info di X atau TikTok justru teman-teman nakes dokter, perawat, bidan, sampai rekam medis. Kami yang di lapangan yang harus "berhadapan" langsung sama pasien marah-marah gara-gara termakan konten TikTok yang infonya setengah-setengah. Yuk, teman-teman BPJS, lebih aktif lagi dong buat edukasi publik secara langsung di medsos. Kasihan masyarakatnya bingung, dan kami di lapangan juga kelelahan harus selalu klarifikasi tiap hari. Semoga kedepannya bisa lebih sinergis ya! 🫠
Akhirnya shift siang juga setelah 2 minggu masuk pagi terus. Biasanya kalo masuk siang banyak kasus "unik" Yg bisa dikulik nih 🔥
55
417
1,747
105,708
din retweeted
I’ve literally been in a public restroom where a dad knocked loudly and announced “I’m a dad bringing my 3 year old daughter in to use the restroom. Is everyone decent?” And it’s was me and a friend and we had no objections. Little girls should be allowed to go potty in a clean restroom with a trusted adult if there are no family restrooms available. That old man is a weirdo for making it a big deal and scaring those girls.
Girl dad goes viral after getting confronted after he brings his two daughters into the women bathroom 😬
339
5,475
93,431
3,996,175
din retweeted
Beneran ini malang bisa tobat sendirian dan menyatakan memberhentikan MBG? 😮
Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita, menyatakan penolakannya terhadap program Makan Bergizi Gratis. ~NJ
104
1,457
10,225
266,565
🌹: ทุกคนพูดถึงเรื่องนี้กันตลอดเลยนะ คิ้วผมหายไปใช่มั้ยล่ะ? การเป็นวิชวลของวงมันไม่ง่ายเลยนะครับ คิ้วก็หาย ผมก็ต้องเปลี่ยนตลอด แม้แต่รอยสักก็ยังต้องปกปิดอีก 🌹: ทำไมรอยสักถึงต้องถูกปิดด้วยล่ะ? ไม่ใช่ว่าผมเป็นคนอยากจะให้ปิดนะครับ ผมคิดว่าอาจจะมีการสื่อสารที่คลาดเคลื่อนกันนิดหน่อยน่ะครับ รอยสักที่ถูกปิดน่าจะอันนี้ใช่มั้ยนะที่อ้วมพูดถึง 🥺
🌹: Everyone keeps talking about it. My eyebrows are gone, right? Being the group's visual isn't easy, you know. My eyebrows are gone, my hair keeps changing, and even my tattoos have to be covered. 🌹: Why do the tattoos have to be covered? It's not like I wanted that either. I think there was probably some miscommunication. x.com/mytydiaryy/status/2067…
297
196
18,511
din retweeted
Kenapa Dubes ditemui sama Seskab? 🤨 Menteri Luar Negeri gak ada? Wakil Menteri Luar Negeri? Ada satu, dua, tiga loh wakilnya? Itu empat orang gak bisa semua?
Seskab Teddy Bertemu Dubes India, Bahas Rencana Kunjungan PM Narendra Modi inews.id/news/nasional/seska…
172
3,230
8,805
209,389
RT @Elsplstrtyong: 🛻 Promotion is the company's job! • Why is Taeyong being sent to places with no foot traffic just for promotion? • Is a…
163
din retweeted
2008 2026
hoje é aniversário de 18 anos da minha gata
182
2,397
55,140
614,601
SM이랑 스타일리스트들이 아직도 돈 벌고 있다는 게 진짜 기적 아니냐?! SM이랑 스타일링 팀이 아직도 업계에서 살아남고 있는 게 더 신기할 정도임! SM이랑 스타일리스트들은 이태용한테 당장 사과해라! @SMTOWNGLOBAL @NCTsmtown_127
5
473
1,151
112,472