AI is here to stay?
Akan berkunjung ke sebuah fest industri kreatif (internasional) dan ngecek jadwal talks/workshops. Ada bbrp sesi yg bahas ai, diisi oleh ai company, lawyer, regulator. Sesinya masih jauh lebih sedikit dari sesi non ai.
Stance saya tetap, menghindari genai. Tapi bagaimana cara berdamai dengan realitas industri? In general, di komik masih bisa dihindari karena serunya bikin komik itu ya di prosesnya.
Tapi di animasi, film, bagaimana? Fest ini cukup industry-significant. Jadi adopsinya memang tak terhindarkan.
Soal ai oleh non-industri kreatif, saya udah damai. Sok sak karepmu.